81k3uqGDdFxOCqDaezmhq9nnmr231M54iNG2lEKA
Bookmark

Cara Menghitung Frekuensi Dan Periode Getaran Benda

Bagaimana Cara Menghitung Frekuensi Dan Periode Getaran Benda? Jika kalian memang belum paham dengan rumus yang digunakan, maka bisa menyimak artikel ini hingga tuntas.

Pastinya anda sudah pernah melihat jam dinding yang menggunakan bandul. Dalam hal ini, jarum jam dinding tersebut bisa bergerak akibat gerak bolak-balik bandul. Intinya, gerakan bandul jam tersebut disebut dengan getaran.

Selain itu, tentu anda juga pernah melihat atau memperhatikan buaian anak atau ayunan di taman. Apabila ayunan akan ditarik, selanjutnya dilepaskan. Maka ayunan tersebut akan bergerak bolak-balik hingga pada waktu tertentu untuk berhenti.

Begitu juga halnya ayunan yang ada pada taman hiburan. Gerakan bolak-balik yang terjadi disebut dengan getaran.

Jika dijelaskan secara singkat, maka getaran merupakan gerakan bolak-balik suatu benda terhadap titik keseimbangan.

Nah, yang menjadi pertanyaan disini ialah, berapa frekuensi dan juga periode getaran tersebut? Agar anda lebih paham akan hal ini, berikut kami berikan contoh yang mungkin akan menjawab keingintahuan anda.

Contoh Soal :

Perhatikan gambar ayunan bandul di bawah ini.

Cara Menghitung Frekuensi Dan Periode Getaran Benda
Apabila bandul bergerak dari A-B-C selama 5 detik, maka frekuensi dan periode getaran bandul adalah ...

  • A. 0,2 Hz dan 10 detik/getaran
  • B. 0,1 Hz dan 5 detik/getaran
  • C. 0,2 Hz dan 5 detik/getaran
  • D.0,1 Hz dan 10 detik/getaran

Pembahasan :

Jika bandul ditarik hingga pada titik A, kemudian dilepaskan. Maka bandul akan bergerak ke titik B- C dan kembali lagi ke titik B dan A. Gerak yang terjadi pada bandul A-B-C-B-A disebut 1 getaran penuh. Sedangkan gerak bandul A-B-C atau C-B-A, disebut ½ getaran

Jika bandul bergerak ½ getaran (A-B-C) selama 5 detik, maka frekuensi geratan adalah jumlah getaran per waktu yang dibutuhkan, atau dikenal dengan simbol f = n/t, dimana n = jumlah getaran dan t = waktu getar.

Maka dari itu, cara perhitungan yang bisa dilakukan ialah :

  • f = n/t
  • f = ½ getaran / 5 detik
  • f = 0,1 getaran / detik
  • f = 0,1 Hz

Ditekankan kembali, periode getaran merupakan waktu yang diperlukan untuk menempuh 1 getaran penuh.

Maka, periode getaran ialah waktu getar per jumlah getaran, dengan rumus T = t/n, dimana t = waktu getar, dan n = jumlah getaran.

  • T = t/n
  • T = 5 detik / ½ getaran
  • T = 10 detik / getaran

Untuk frekuensi, berbanding terbalik dengan periode getaran. Sehingga bisa ditulis f = 1/T atau T = 1/f

Kunci jawaban dari soal di atas ialah :

D. (0,1 Hz dan 10 detik / getaran)

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum, semoga bisa membantu.

Post a Comment

Post a Comment