Paling Lengkap Soal Ujian Semester Ganjil Kelas 11 SMA Kimia Beserta Pembahasan

Duduk di bangku kelas 2 SMA adalah waktu yang tepat untuk memaksimalkan pemahamanmu terhadap materi pelajaran kimia. Selain untuk memudahkanmu belajar, ketika menghadapi ujian semester ganjil nanti kamu tidak perlu lagi belajar materi dari awal, cukup mengulang rumus-rumus dan berlatih soal kelas 11 SMA kimia seperti pada pembahasan berikut ini.


1. Larutan asam lemah NH4OH 0,1 M,dan Kb = 10-5,nilai pH larutan tersebut adalah…

A. 11

B. 3

C. 9

D. 14

E. 6

Pembahasan :

 

2. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, asam didefinisikan sebagai zat yang . . . .

A. Meningkatkan [H+] bila dimasukkan kedalam H2O

B. Menurunkan [H+] bila dimaasukkan kedalam H2O

C. Meningkatkan [OH–] bila dimasukkan kedalam H2O

D. Menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya

E. Memberi 1 H+ dari pasangan reaksinya

Pembahasan:

Teori asam Brosnted-Lowry:

Asam: zat yang memberikan 1 H+ pada pasangan reaksinya.

Basa: zat yang menerima 1 H+ dari pasangan reaksinya.


3. Derajat keasaman dari larutan 100 ml H2SO4 0,02 M adalah . . . .

A. 2 – log 4

B. 2 + log 4

C. 2 + log 2

D. 12 + log 4

E. 12

Pembahasan:

H2SO4 merupakan asam kuat, bervalensi 2

[H+] = Ma x Val

        = 0,02 x 2 = 4 x 10-2

pH   = -log 4 X 10-2

        = 2-log 4


4. Larutan CH3COOH 0,01 M,Harga Ka = 1,8 x 10-5,nilai kosentrasi ion H+ larutan tersebut adalah……

A. 8 x 10-7

B. 4,2 x 10-4

C. 4,2 x 10-6

D. 2,4 x 10-4

E. 2,4 x 10-6

Pembahasan:


5. Hitunglah pH larutan jika 17,1 gram Ba(OH)2 dilarutkan dalam air sehingga volume larutan menjadi 500 mL.(Ar Ba = 137; O = 16; H = 1)

A. 13,60

B. 16,30

C. 8

D. 9,70

E. 11

Pembahasan : 


6. Menurut konsep asam-basa Bronsted-Lowry dalam reaksi

NH3 + H2O → NH4+ + OH–

Dapat ditarik kesimpulan…..

A. Air adalah asam karena dapat menerima sebuah proton

B. Amonia dan air adalah pasangan asam-basa konjugat

C. NH3 dan NH4+ adalah pasangan asam-basa konjugat

D. NH3 adalah asam karena memberi sebuah proton

E. NH4+ dan OH– adalah basa kuat

Pembahasan :

Menurut Bronsted-Lowry:

Asam adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat mendonorkan suatu proton kepada spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton donor.

Basa adalah suatu spesies kimia (molekul atau ion) yang dapat menerima suatu proton dari spesies kimia yang lain atau dengan kata lain sebagai proton akseptor.

Pernyataan A tidak tepat karena asam menurut Bronsted-Lowry adalah bertindak sebagai donor proton.

Pernyataan B tidak tepat karena pasangan asam basa yaitu NH3 – NH4+  dan H2O – OH–.

Pernyataan D tidak tepat karena yang bertindak sebagai asam adalah  H2O.

Pernyataan E tidak tepat karena tidak sesuai dengan konsep asam-basa Menurut Bronsted-Lowry.

Pernyataan yang tepat adalah yang C karena molekul H2O bertindak sebagai asam yang mendonorkan proton ke molekul  NH3 sebagai basa. Demikian pula ion  NH4+ bertindak sebagai asam yang  mendonorkan protonnya ke ion OH– sebagai basa.


7. Berapa harga Ka asam asetat jika 0,1 mol CH3COOH dalam 1 liter laerutan mengandung 0,001 M ion H+?

A. 1 x 10-7

B. 1 x 10-6

C. 1 x 105

D. 1 x 10-5

E. 1 x 106

Pembahasan :

 


8. Asam sulfat sebanyak 20 ml dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Jika ternyata diperlukan 30 ml NaOH, kemolaran larutan asam sulfat tersebut adalah…..

A. 0,075 M

B. 0,10 M

C. 0,15 M

D. 0,20 M

E. 0,30 M

Pembahasan:

V1M1   =          V2M2

M1         = V2M2 / V1

M1         =    0,15 M


9. Untuk membuat larutan penyangga yang mempunyai pH = 4, ke dalam 100 ml larutan CH3COOH 0,5 M (Ka = 10-5) harus ditambah larutan CH3COONa 0,05 M sebanyak…

A. 100 ml

B. 50 ml

C. 10 ml

D. 5 ml

E. 1 ml

Pembahasan :

10. Larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan larutan NH3 dengan NH4Cl dengan perbandingan mol 1 : 9. Jika Kb = 1,8 x 10-5, pH campuran tersebut adalah…

A. 6 – log 2

B. 6 + log 2

C. 8 – log 2

D. 8 + log 2

E. 9 + log 2

Pembahasan :

            NH3 + NH4Cl = 1 : 9

pOH    = 6 – log 2

pH       = 14 – (6 – log 2)

            = 8 + log 2


11. Larutan penyangga dengan pH 8,5 dibuat dengan mengalirkan gas NH3 ke dalam 250 ml NH4Cl 0,05 M. Jika Kb NH3 = 10-5, volume NH3 yang dialirkan (diukur pada STP) sebanyak…ml.

A. 28,5

B. 42,0

C. 56,5

D. 70,0

E. 88,5

Pembahasan :

Mol NH4Cl = 250 ml x 0,05 = 12,5 mmol

pH = 8,5

pOH = 14 – 8,5 = 5,5

            [OH–] = 10-5,5

12. Jika suatu asam lemah dengan Ka = 10-5 dilarutkan bersama-sama dengan garam natriumnya dalam perbandingan mol asam dan garamnya 1 : 10, pH larutan yang dihasilkan adalah…

A. 2

B. 3

C. 4

D. 5

E. 6

Pembahasan :

 


13. Pada kondisi normal, pH dari darah manusia dan jaringan harus dijaga antara….

A. 3 – 4

B. 7,35 – 7,45 

C. 5,56 – 5,68

D. 8,55 – 8,65

E. 1 – 2

Pembahasan:

Darah mempunyai pH yang relatif tetap disekitar 7,4. Hal ini dimungkinkan Karena adanya sistem penyangga, sehingga meskipun setiap saat darah kemasukan berbagai zat yang bersifat asam maupun basa, tetapi pengaruhnya terhadap perubahan pH dapat dinetralisir.

Jika darah kemasukan zat yang bersifat asam, maka ion dari asam tersebut akan bereaksi dengan ion. 

Darah mempunyai kisaran pH 7,0 – 7,8. Diluar nilai tersebut akan berakibat fatal terhadap tubuh. Penyakit dimana pH darah terlalu tinggi disebut alkalosis, dan bila pH darah terlalu rendah disebut asidosis.

Sehingga dari soal tersebut lebih tepat jawabannya pada pH yang relatif tetap disekitar 7,4.


14. Sebanyak 0,082 gram suatu garam ditambahkan ke dalam 10 ml larutan asam asetat 0,1 M (Ka = 10-5). pH yang terbentuk adalah 5. Massa molekul relatif garam tersebut adalah…gram/mol.

A. 66

B. 82

C. 83

D. 98

E. 99

Pembahasan :

            Mol CH3COOH = 10 ml x 0,1 M = 1 mmol

            pH = 5 → [H+] = 10-5


15. Diantara pernyataan berikut yang merupakan fungsi larutan penyangga dalam tubuh manusia, yaitu ….

A. Menjaga kesetimbangan cairan yang ada di luar dan di dalam sel

B. Menjaga pecahnya pembuluh darah

C. Menjaga pH darah agar tidak banyak berubah

D. Menjaga masuknya cairan ke dalam sel

E. Menjaga masuknya pelarut melalui selaput semipermeable

Pembahasan:

Dalam tubuh manusia terdapat sistem penyangga yang berfungsi untuk mempertahankan pH, diperlukan lingkungan reaksi dengan pH yang reatif tetap, maka diperlukannnya larutan penyangga.

Di dalam setiap cairan tubuh terdapat pasangan asam basa konjugasi yang berfungsi sebagai larutan penyangga, cairan tubuh, baik intra sel maupun ekstra sel memerlukan sistem penyangga untuk mempertahankan nilai pH kesetimbangan cairan.

Sistem penyangga ekstra sel yaitu penyangga karbonat  / dalam menjaga pH darah. Sedangkan sistem penyangga intrasel yaitu system penyangga fosfat H2PO4- / HPO42-.


16. Larutan buffer dapat di buat dengan mencampurkan larutan-larutan…

A. Asam sulfat dan natrium sulfat

B. Natrium hidroksida dan natrium nitrat

C. Ammonium hidroksida dan ammonium sianida

D. Asam asetat dan ammonium asetat

E. Asam sianida dan kalium sianida

Pembahasan:

Larutan penyagga dapat dibuat dengan cara yaitu mencampurkan asam lemah dengan garamnya atau mencampurkan asam lemah dan basa lemah dengan basa kuat atau basa kuat.


17. Gelas kimia I berisi larutan HCOOH 0,2 M dan gelas kimia II berisi larutan (HCOO)2Ba 0,3 M. Perbandingan volume gelas kimia I dan gelas kimia II untuk meghasilkan pH larutan penyangga = 5 adalah…

(Ka HCOOH = 2 x 10-4)

A. 3 : 20

B. 3 : 3

C. 4 : 3

D. 20 : 5

E. 5 : 20

Pembahasan:

pH = 5 sehingga [H+] = 10-5

jumlah mmol HCOOH = V1 x 0,2 M = 0,2 V1 mmol

jumlah mmol (HCOO)2Ba = V2 x 0,3 M = 0,3 V2 mmol

jumlah anion atau basa konjugasi, yaitu HCOO– yang diikat adalah 2 sehingga

Jadi, perbandingan volume gelas kimia I : gelas kimia II adalah 3 : 20


18. Larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah akan bersifat asam, jika . . . .

A. Ka>Kb

B. Ka<Kb

C. Kb>Ka

D. Ka = Kb

Pembahasan:

Garam dari asam lemah dan basa lemah  terhidrolisis membentuk larutan garam yang dapat bersifat asam, basa, atau netral.

Larutan garam bersifat asam (pH < 7 ) jika Ka>Kb

Larutan garam bersifat basa (pH > 7 ) jika Ka<Kb

Larutan garam bersifat netral (pH = 7) jika Ka = Kb

Ka>Kb( Asam )   Ka = Kb( Netral )

Ka<Kb ( Basa )  Kb>Ka( Basa )


19. Larutan KCN dalam air akan bersifat basa, reaksi yang menunjukkan terjadinya sifat basa tersebut adalah…

A. K+   +    OH–→   KOH

B. CN– +    H+ →   HCN

C. K+   +    H2O  →   KOH +  H+

D. CN– +    KOH  →   KCN  + OH–

E. CN– +  H2O    →   HCN + OH– 

Pembahasan :

Karena Hidrolisis yang berasal dari asam lemah menghasilkan ion  OH– . akibatnya kosentrasi ion OH– menjadi lebih tinggi dibandingkan konsentrasi ion H+. Dengan demikian, larutan garam tersebut bersifat basa dan memiliki pH > 7.


20. Perhatikan persamaan reaksi berikut!

(1) CH3COO− + H2O ⇌ CH3COOH + OH−

(2) CN− + H2O ⇌ HCN + OH−

(3) Al3+ + 3H2O ⇌ Al(OH)3 + 3H+

(4) NH4+ + H2O ⇌ NH4OH + H+

(5) S2− + 2H2O ⇌ H2S + 2OH−

Pasangan reaksi hidrolisis untuk garam yang bersifat asam adalah ….

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 2 dan 3

D. 3 dan 4

E. 4 dan 5

Pembahasan :

Reaksi hidrolisis yang bersifat asam pada reaksi di atas ditandai dengan dihasilkannya ion H+. Sedangkan reaksi hidrolisis yang bersifat basa ditandai dengan dihasilkannya ion OH−.

Dengan demikian, reaksi nomor 1, 2, dan 4 adalah reaksi hidrolisis untuk garam yang bersifat basa. Sedangkan reaksi nomor 3 dan 4 merupakan reaksi hidrolisis yang garamnya bersifat asam.


Sudah cukup paham dengan soal dan pembahasan tersebut? Jika sudah memahaminya, kamu akan merasa mudah ketika mengerjakan soal-soal kimia sejenis. Yang penting harus paham dengan rumus dasarnya. Bacalah yang diketahui dengan apa yang ditanyakan oleh soal tersebut. Diskusikan soal-soal tersebut dengan temanmu agar kalian bisa bertukar pemikiran.