Berita Pendidikan
News Update
Loading...

3/23/2021

Buku Praktikum Maya Final 8 Untuk SMA

Buku Praktikum Maya Final 8 Untuk SMA

Bisa disebut jika Buku Praktikum Maya Final 8 Untuk SMA merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Buku Praktikum Maya Final 8 Untuk SMA
Pasalnya, pendemi yang melanda dunia, sudah ikut andil dan berdampak pada aktivitas kehidupan manusia. Tidak terkecuali pada dunia pendidikan yang terhambat.

Oleh karena itu, untuk memperbarui proses belajar mengajar di sekolah, pemerintah melakukan segala upaya untuk melanjutkan proses belajar tetap berjalan.

Salah satu yang paling gencar diterapkan ialah sistem daring (online), akan tetapi harus mengikuti panduan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah.

Nah seperti yang kita ketahui, situasi pandemi menyebabkan penutupan sementara lembaga pendidikan. Hal tersebut menjadi salah satu upaya untuk menahan penyebaran virus.

Dengan diterapkannya penutupan sekolah, maka pemerintah mengambil langkah supaya proses pembelajaran tidak tertinggal. Serta peserta didik bisa tetap menerima hak untuk mendapat ilmu, yakni dengan kebijakan belajar dari rumah.

Jika dilihat secara teknis, sistem belajar dari rumah (BDR) merupakan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta kesemuanya dilakukan secara daring.

Nah bagi anda yang penasaran dengan rincian terkait Buku Praktikum Maya Final 8 untuk SMA, bisa melihat preview dibawah ini.


Dengan melihat preview yang kami lampirkan, anda bisa membaca secara langsung, atau bisa pula dengan menunduhnya sebagai bahan untuk pembelajaran (dipelajari).

Pasalnya, pada situasi pendemi seperti sekarang ini, menyebabkan sistem pembelajaran (normal) tidak bisa dilakukan dengan cara biasa.

Dalam hal ini, proses pembelajaran harus dilakukan dengan inovasi terhadap layanan pendidikan. Sehingga, terciptalah buku praktikum maya final 8 untuk SMA ini.

Maksud dari diterbitkannya buku ini, ialah untuk memberikan petunjuk dan arahan kepada para Guru mata pelajaran Biologi, Fisika, dan  Kimia dalam melakukan pembelajaran jarak jauh.

Tidak terkecuali dalam melakukan praktikum pada laboratorium. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh, maka praktikum dilakukan secara maya dengan bantuan pemodelan serta simulasi komputer.

Sedangkan untuk pemetaan konten digiital sendiri, berdasar pada silabus dan diharap bisa membantu para guru dalam memperoleh materi praktikum maya yang diperlukan dengan mudah. Khususnya untuk mendukung pembelajaran.

Jika anda melihat dari preview yang sudah kami sediakan di atas, tentu sudah menelisik sendiri semua isi dengan melihat daftar isi dalam buku berformat pdf tersebut.

Didalamnya terdapat rincian materi pada setiap mata pelajaran yang kami sebutkan di atas. Serta beberapa poin yang menjadi pendukung dalam tahap praktikum maya yang dilakukan.

Sehingga poin akhirnya, para guru bisa melaksanakan tugas dengan mudah. Serta ilmu yang diperoleh bisa tersalurkan secara maksimal.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa menjadi salah satu referensi dan inspirasi bagi para guru beserta satuan pendidikan SMA dalam melakukan inovasi untuk memberikan layanan pendidikan secara maksimal.

3/22/2021

Syarat Dokumen Dan Jadwal Beasiswa OTS 2021

Syarat Dokumen Dan Jadwal Beasiswa OTS 2021

Sebagai pelengkap dari postingan kami sebelumnya, artikel ini merupakan lanjutan dari syarat dan tata cara pendaftaran beasiswa OTS. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak hingga selesai.

Syarat Dokumen Dan Jadwal Beasiswa OTS 2021
Seperti yang kita ketahui, beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) kembali dibuka untuk tahun akademik 2021-2022. Sehingga kesempatan ini bisa dimaksimalkan oleh kalangan siswa yang ingin melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang S1 dan S2 di Belanda.

Jika kamu memang merasa tertarik untuk mendaftarkan diri, tentu penting untuk memperhatikan universitas mana saja yang masuk pada skema beasiswa OTS 2021 ini. Agar pengetahuan anda tidak setengah-setengah, berikut nama dan batas pendaftaran universitas.

Nama universitas yang kami sebutkan dibawah ini, menerapkan batas akhir pendaftaran hingga 1 April 2021. Beberapa diantaranya ialah :

  1. Academy Theatre of Dance
  2. Amsterdam Business School, University of Amsterdam
  3. Hanze University of Applied Sciences
  4. Breda University of Applied Sciences
  5. The Hague University of Applied Sciences
  6. Fontys University of Applied Sciences
  7. Eindhoven University of Technology
  8. Institute of Housing and Urban Development (IHS)
  9. University of Groningen – Faculty of Arts
  10. Maastricht University
  11. International Institute of Social Studies (ISS)
  12. Rotterdam Business School
  13. Nyenrode Business Universiteit – BSc in Business Administration 
  14. Maastricht School of Management: Master in Business Administration (MBA)  dan Master in Management (MM)
  15. Tilburg University
  16. Saxion University of Applied Sciences
  17. University of Twente
  18. Wittenborg University of Applied Sciences
  19. TIAS School for Business and Society, Tilburg University

Ketika anda sudah paham dengan beberapa nama universitas yang bisa dituju, maka selanjutnya harus tahu juga tentang dokumen syarat untuk mengajukan beasiswa. Apa saja?

Bagi pelamar yang ingin mendaftar, hanya perlu mengirimkan beberapa dokumen persyaratan dalam bentuk softcopy. Beberapa diantaranya ialah :

  • Bekas softcopy dalam bentuk Word ataupun PDF.
  • Pada setiap file, diberi nama jelas dalam Bahasa Inggris. Contoh Admission Proof – Ananda Amalia
  • Total keseluruhan lampiran maksimal 20MB. Jangan menyatukan dokumen dalam bentuk ZIP/RAR.
  • Dokumen dikirim melalui email ke ots@nesoindonesia.or.id dengan subjek OTS 2021-2022.
  • Perlu dipastikan bahwa peserta memperoleh email konfirmasi dalam 1 hingga 2 minggu dari Nuffic Neso Indonesia.

Jadwal penting terkait dengan beasiswa OTS 2021.

Proses seleksi beasiswa OTS 2021, hanya berupa seleksi berkas. Sehingga, calon penerima beasiswa akan memperoleh pengumuman email dari perguruan tinggi pada bulan bulan Juni hingga Juli.

  • November 2021 hingga batas waktu skema (Februari/Maret/April/Mei 2021) : Penerimaan berkas serta pra-seleksi oleh Nuffic Neso Indonesia.
  • Januari hingga Mei 2021 : Review berkas pendaftaran sekaligus seleksi oleh sponsor OTS.
  • Juni hingga Juli 2021 : Pengumuman penerima beasiswa melalui email. Email tersebut akan dikirimkan pada pendaftar yang berhasil ataupun tidak lolos seleksi.

Jika masih ada pertanyaan, atau informasi yang kurang dipahami mengenai beasiswa Orange Tulis Scholarship, maka bisa mengunjungi laman https://www.nesoindonesia.or.id/

3/21/2021

Syarat Dan Tata Cara Daftar Beasiswa Orange Tulip Scholarship 2021

Syarat Dan Tata Cara Daftar Beasiswa Orange Tulip Scholarship 2021

Bagi kalangan mahasiswa yang ingin berkuliah di Belanda, dibuka kesempatan beasiswa untuk jenjang pendidikan S1 dan S2 yang bisa diraih.

Syarat Dan Tata Cara Daftar Beasiswa Orange Tulip Scholarship 2021
Pasalnya, beasiswa Orange Tulip atau yang dikenal dengan Orange Tulis Scholarship (OTS), sudah kembali dibuka untuk tahun akademik 2021-2022.

Seperti yang kami kutip dari Nuffic Neso Indonesia, beasiswa OTS ini merupakan bentuk bantuan parsial atau beasiswa tidak penuh yang ditawarkan oleh perguruan tinggi di Belanda.

Penting pula diketahui jika tidak semua universitas di Negeri Kinci Angin (Belanda) tersebut menawarkan program Orange Tulip Scholarship. Sehingga anda harus tahu daftar universitas yang menyediakan program tersebut sebelum mendaftar.

Apabila anda memang tertarik dengan tawaran beasiswa ini, maka bisa menyimak ulasan ini lebih lanjut. Sehingga tidak terjadi salah paham dan bisa dengan mudah menjalankan semua proses pendaftaran.

Manfaat atau Benefit beasiswa Orange Tulip Scholarship

Sekedar untuk tambahan informasi, penerima beasiswa OTS tahun 2021 ini akan menerima berbagai manfaat yang berbeda. Sebab tergantung dengan perguruan tinggi yang didaftar.

Dikutp dari laman Nuffic Neso, penerima beasiswa ini bisa memperoleh keringanan biaya pendiidkan. Mulai dari besaran 30% hingga 100%.

Sedangkan untuk skema yang lain, perguruan tinggi juga menawarkan tanggungan biaya hidup setiap bulan. Akan tetapi, tidak ada potongan biaya studi.

Dalam hal ini, pelamar harus memperhatikan dengan baik besaran beasiswa yang bisa didapat. Pasalnya besaran bantuan yang diperoleh berbeda pada setiap perguruan tinggi.

Biaya yang tidak tertulis pada skema, berarti harus ditanggung secara pribadi oleh penerima beasiswa. Dengan kata lain, harus ada biaya sendiri yang harus anda keluarkan.

Apa saja syarat daftar beasiswa OTS? Persyaratan untuk bisa ikut daftar dalam program beasiswa ini sangatlah sederhana. Beberapa diantaranya mencakup :

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Tidak sedang menempuh studi pendidikan di Belanda ataupun bekerja di Belanda.
  • Pelamar saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima pada salah satu universitas di Belanda peserta OTS.
  • Sudah memenuhi syarat khusus yang diperlukan oleh skema OTS yang didaftarkan.

Tata Cara Daftar Orange Tulip Scholarship 2021

Jika anda sudah benar yakin dengan syarat yang ditentukan. Maka selanjutnya bisa menuju langkah atau tata cara pendaftaran. Beberapa diantaranya ialah :

  • Mengakses Studyfinder guna mengetahui institusi pendidikan tinggi yang menawarkan program studi. Khususnya yang anda minati.
  • Lakukan pengecekan apakah institusi dan program studi yang dipilih terdaftar pada skema OTS 2021-2022.
  • Ketahui informasi terkait dengan skema beasiswa yang ingin anda daftar. Apabila sudah memenuhi persyaratan, maka segera mulai proses pendaftaran ke universitas yang dimaksud.
  • Ikuti intruksi pada situs universitas serta kirimkan berkas yang diminta ke universitas.
  • Peserta diwajibkan sudah melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke universitas tertuju supaya bisa mendaftar di OTS.
  • Nuffic Neso Indonesia tidak menyediakan jasa proses daftar ke universitas yang dituju.
  • Tunggu konfirmasi dari universitas melalui email atau sistem online aplication (OSIRIS, StudiLink, dl). Konfirmasi tertulis dari universitas yang perlu dilampirkan saat mendaftar beasiswa OTS.

Umumnya, yang perlu dipersiapkan ialah Formulir Pengajuan OTS, bukti pendaftaran ke intitusi pendidikan tinggi Belanda yang terdaftar pada skema, sekaligus Curriculum Vitae.
Pastikan kembali bahwa dokumen yang dibutuhkan saat melamar OTS.

Bagi anda yang masih penasaran, bisa klik link https://www.nesoindonesia.or.id/ untuk informasi lebih lanjut!

3/20/2021

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja

Seperti yang kita ketahui, pemerintah akan segera melakukan pengangkatan kepada pihak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja
Menurut dari sumber resmi, setidaknya ada beberapa formasi dengan beragam kebutuhan. Dalam hal ini, pengangkatan PPPK 2021 terdiri dari berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan yang lainnya.

Sekedar untuk tambahan informasi, pengangkatan PPPK 2021 akan disesuaikan dengan kebutuhan berbagai instansi yang ada.

Hal tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang No 5 Tahun 2014, PPPK mempunyai kedudukan yang sama dengan PNS lantaran sama-sama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Teruntuk para guru beserta dengan lainnya, PPPK ini akan menjadi program prioritas Merdeka Belajar 2021 Kemendikbud.

Hingga saat ini, pemerintah sendiri terus melakukan upaya dalam pematangan, yakni dengan berkoordinasi dengan beberapa kementerian terkait.

Akan tetapi, sebelum seleksi dibuka, penting pula bagi para pelamar untuk mengetahui beberapa hal yang menjadi penyebab terputusnya perjanjian kerja.

Nah, bagi anda yang penasaran, berikut beberapa poin yang menjadi penyebab berakhirnya perjanjian kerja tersebut :

1. Diberhentikan dengan hormat

Terdapat beberapa poin yang menjadi penyebab diberhentikan dengan hormat. Beberapa diantaranya mencakup :

  • Jangka waktu perjanjian kerja yang memang sudah berakhir
  • Meninggal dunia atau atas permintaan sendiri
  • Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang berdampak apda pengurangan PPPK.
  • Tidak cakap secara jasmani dan atau rohani, sehingga tidak bisa menjalankan tugas dan kewajiban sesuai perjanjian kerja.

2. Diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri

Sama halnya dengan pemberhentian dengan hormat, salah satu penyebab berakhirnya perjanjian kerja ialah diberhentikan dengan hormat.

Akan tetapi, tidak berdasar pada permintaan sendiri. Beberapa poin yang tercakup disini ialah :

  • Dihukum penjara lantaran melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun. Serta tindak pidana tersebut dilakukan dengan tidak berencana.
  • Melakukan tindakan pelanggaran disiplin yang tergolong pada tingkat berat.
  • Tidak memenuhi target kinerja yang sudah disepakati.

3. Diberhentikan tidak dengan hormat

Sedangkan untuk poin terakhir, sekaligus yang menjadi salah satu penyebab bisa membuat perjanjian kerja berhenti diantaranya :

  • Terjadi penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945
  • Dihukum penjara atau kurungan lantaran sudah melakukan tindak pidana kejahatan jabatan. Dan atau tindak pidana kejahatan yang masihterkait dengan jabatan dan atau pidana hukum.
  • Menjadi anggota atau pengurus dari partai politik
  • Dihukum penjara lantaran melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun atau lebih, serta tindak pidana tersebut memang dilakukan dengan berencana.

Saat anda suda paham dengan beberapa poin di atas, tentu bisa lebih mawas diri dan menjaga agar tidak terjadi pelanggaran sesuai perjanjian. Jika memang benar terjadi, maka konsekuensi ditanggung sendiri.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan terkait dengan info PPPK terbaru, khususnya terkait dengan penyebab berakhirnya perjanjian kerja. Semoga bisa membantu!

3/19/2021

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Dijelaskan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), mencatat kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2021) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK 2021) formasinya mencapai 189.000.

 

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Akan tetapi, jumlah tersebut masih terbagi untuk pemerintah daerah. Baik itu formasi di provinsi, kabupaten, ataupun kota.

Sedangkan selanjutnya, untuk ASN pemerintah pusat, jumlah kebutuhan mencapai sebanyak 83.000 formasi CPNS serta PPPK.

Sedangkan menurut rencana pengadaan calon ASN 2021, khususnya untuk guru PPPK. Jumlahnya mencapai 1 juta yang bisa diisi oleh tenaga honorre terdaftar dalam Dapodik Kemendikbud, guru honorer eks THK-2, serta lulusan PPG yang belum mengajar.

Dengan melihat jumlah kebutuhan tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi. Yakni melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN). Tujuannya ialah untuk mengakomodir serangkaian pendaftaran seluruh seleksi ASN.

Yang menjadi pertanyaan disini ialah, Bagaimana tahapan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021? Untuk lebih lengkapnya, yuk simak daftar berikut :

Pembuatan Akun

Langkah pertama, anda bisa membuat akun di portal https://sscn.bkn.go.id, langkahnya bisa menyimak tahap berikut :

  • Masuk atau kunjungi https://sscn.bkn.go.id
  • Isi nomor NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
  • Isi Alamat email aktif, password dan pertanyaan pengaman
  • Upload Pas foto minimal ukuran 120 kb, maksimal 200 kb
  • Cetak Kartu Informasi Akun

Jika melihat tahapan diatas, mungkin sedikit banyak anda sudah bisa paham tentang langkah yang harus dilakukan. Akan tetapi, agar anda tidak bingung, bisa simak tahap berikutnya :

  1. Login ke https://sscn.bkn.go.id menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan
  2. Upload atau unggah foto selfie. Foto selfie ini memperlihatkan KTP dan Kartu Informasi Akun untuk bisa melanjutkan pada tahap selanjutnya.
  3. Melengkapi biodata. Di isi dengan nama alamat, dll.
  4. Memilih instansi, seperti jenis formasi dan jabatan. Dalam hal ini, pelamar hanya bisa memilih 1 instansi, 1 formasi dan 1 jabatan.
  5. Mengecek Resume dengan memastikan bahwa data sudah terisi semua dengan benar. Pastikan pula instansi, formasi dan jabatan yang dipilih sudah sesuai.
  6. Mengirim data. Klik Simpan Data yang sudah di cek pada Resume. Pastikan bahwa data yang dimaksud sudah terisi lengkap dan benar. Data yang sudah dikirim tidak bisa diubah dengan alasan apapun.
  7. Cetak Kartu Pendaftaran SSCN. Selanjutnya, cetak dan simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCN. Kartu ini nantinya bisa dipergunakan sebagai bukti bahwa anda sudah menuntaskan proses pendaftaran melalui laman SSCN.

Bagaimana dengan persyaratan CPNS 2021? Untuk saat ini, syarat CPNS dan PPPK masih menunggu keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sedangkan menurut rencana, syarat dan jadwal akan dikeluarkan setelah formasi CPNS 2021 ditetapkan pada bulan Maret ini.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami buat. Semoga bisa membantu dan menjadi salah satu referensi yang memang dibutuhkan.

3/18/2021

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer

Terkait dengan Info GTK, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengumumkan bahwa pihaknya akan segera membuka pendaftaran Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru honorer.

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer
Berdasar dari penyampaian di akun Instagram resminya, informasi tersebut melampirkan kuota pendaftaran PPPK guru honorer.

Jumlah kuota yang disampaikan ialah sebanyak 1 juta orang. Komitmen tersebut juga dilakukan untuk memberikan perlindungan serta kesejahteraan pada guru honorer.

Nah bagi anda yang penasaran dengan dengan informasi GTK terkait PPPK guru honorer. Berikut rincian yang bisa dipelajari.

1. Status Guru Honorer

Seperti dijelaskan oleh Direktur Jenderal GTK, Iwan Syahril, beliau menyebut bahwa status PPPK dengan PNS ialah sama Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut tentu sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

2. Jumlah Gaji dan Tunjangan PPPK Guru Honorer

Guru Honorer yang sudah dinyatakan lolos dalam rekrutmen PPPK, akan memperoleh gaji sesuai dalam PP Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK Pasal 4 ayat 1. Pasal tersebut berbunyi :

"PPPK yang diangkat untuk melaksanakan tugas jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diberikan tunjangan sesuai dengan tunjangan Pegawai Negeri Sipil pada Instansi Pemerintah tempat PPPK bekerja."

Sedangkan untuk tunjangan PPPK, terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional, dan tunjangan lainnya.

Informasi ini disampakna oleh Menteri Keuangan Sru Mulyani beberapa waktu lalu. Ia menyebut bahwa PPPK guru honorer akan memperoleh tunjangan selayaknya ASN.

Sri Mulyani menyebut, tunjangan kinerja dan sejenisnya untuk guru, termasuk yang dalam hal ini sebesar Rp 4.060.490 bagi guru yang menikah dan memiliki 2 anak dari sisi total tunjangan kinerja.

3. Syarat Daftar PPPK Guru Honorer

Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nadiem Makarim. Beliau menyebut bahwa semua guru honorer dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), bisa ikut daftar dan mengikuti tes seleksi PPPK.

Proses pendaftaran PPPK tersebut berlaku pada sekolah negeri ataupun swasta yang sudah terdaftar di Dapodik (Data pokok pendidikan).

Tidak terkecuali juga mantan guru (eks) tenaga honorre kategori 2 (K2) yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS ataupun PPPK sebelumnya.

Terlepas dari itu, lulusan PPG yang tidak mengajar, bisa juga mengikuti seleksi yang dilakukan. Meski demikian, yang bisa diangkat menjadi PPPK pada akhirnya ialah guru yang lulus seleksi.

Untuk jadwal secara pasti, belum ditentukan karena terkendala masa pandemi seperti sekarang yang belum kondusif.

Agar anda tidak ketinggalan update, selalu pantau informasi terkait GTK. Salah satunya ialah dengan mengunnjungi blog ini secara rutin.

Demikianlah info yang bisa kamui rangkum, semoga bisa membantu!

3/14/2021

Persiapan Berkas CPNS dan PPPK 2021

Persiapan Berkas CPNS dan PPPK 2021

Bisa disebut jika pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sudah di depan mata.

Persiapan Berkas CPNS dan PPPK 2021
Seperti yang sudah kami informasikan sebelumnya, pemerintah kembali membuka pendaftaran CPNS dan PPPK untuk tahun 2021.

Jika sesuai rencana, penetapan dan rincian formasi sekaligus nama instansi yang ikut serta dalam seleksi CPNS dan PPPK 2021, akan diumumkan secara resmi pada bulan Maret depan.

Sedangkan untuk pembukaan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, direncanakan akan berlangsung dari bulan April hingga Mei 2021. Selanjutnya, tahap seleksi akan berlangsung pada bulan Juni 2021.

Jika dihitung secara total, setidaknya pemerintah sudah menentukan kebutuhan ASN pada tahun ini. Yaitu sekitar 1,3 juta yang terbagi dalam beberapa formasi dan instansi. Baik itu di pusat ataupun daerah.

Nah, bagi anda yang berminat untuk mendaftar sebagai CPNS ataupun PPPK 2021. Sudah sepatunya menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

Tujuannya, agar persiapan menjadi ASN semakin matang. Sehingga aturlah persiapan tersebut dimulai dari sekarang.

Seperti dikutip dari akun Instagram @cpnsindonesia, terdapat beberapa berkas yang bisa anda siapkan dari sekarang. Berikut daftar lengkapnya :

1. Swafoto dan Pas Foto

Swafoto dilakukan dengan memegang KTP serta dikuti dengan Surat Keterangan dan Kartu Informasi Akun. Posisi swafoto yang dilakukan landscape dengan format JPEG berukuran maksimal 200kb.

Sedangkan untuk pas foto, menggunakan foto terbaru dengan latar merah dan formarnya pun sama dengan swafoto.

2. e-KTP

e-KTP juga termasuk berkas yang wajib dalam pendaftaran CPNS. Sehingga, anda harus memindai e-KTP atau bisa juga dengan foto menggunakan ponsel. Pastikan bahwa hasilnya terlihat jelas, yakni dengan detail data diri terbaca dengan baik.

Format gambar untuk e-KTP juga sama dengan swafoto, yaitu JPEG dengan ukuran maksimal 200 kb. Jika anda belum mempunyai e-KTP, siapkan Surat Keterangan Perekaman dari Dukcapil.

3. Ijazah dan Transkrip Nilai

Berkas selanjutnya yang terbilang wajib disiapkan ialah ijazah dan transkrip nilai. Foto atau scan ijazah asli dengan format pdf berukuran maksimal 700 kb, sedangkan untuk transkrip nilai dengan format pdf berukuran maksimal 500 kb.

Terlepas dari persiapa dokumen digital, pastikan pula ijazah sudah terdaftar di SIVIL (Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik).

4. Dokumen Pendukung Sesuai Instansi

Pada setiap instansi, akan meminta dokumen pendukung tambahan. Sebagai contoh ialah :

  • Sertifikat akreditasi jurusan atau perguruan tinggi. Siapkan dokumen digital dalam bentuk pdf dengan ukuran maksimal 700 kb.
  • Format surat lamaran akan ditentukan oleh setiap instansi. Jadi lebih rajinlah mengecek di situs resmi instansi yang ditarget.
  • Bagi formasi tenaga kesehatan, umumnya akan diminta surat tanda registrasi yang masih berlaku.
  • Untuk pelamar jabatan guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik (Serdik), wajib diunggah.

Demikianlah ulasan singkat mengenai Persiapan Berkas CPNS dan PPPK 2021. Semoga bisa membantu!

3/13/2021

Tidak Ada UN, Nilai Rapor Jadi Syarat Lulus

Tidak Ada UN, Nilai Rapor Jadi Syarat Lulus

Secara resmi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan, sekaligus Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Tidak Ada UN, Nilai Rapor Jadi Syarat Lulus
Mendikbud menjelaskan, berkenaan dengan penyebaran Covid-19 yang kian meningkat. Maka dangat diperlukan langkah responsif dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Terkait dengan hal tersebut, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), menyampaikan 8 poin utama. Beberapa diantaranya berisi tentang penentu kelulusan siswa di tahun 2021 sebagai pengganti Ujian Nasional.

Pada poin ketiga Surat Edaran Mendikbud, dijelaskan 3 poin penting yang dipergunakan untuk menentukan apa siswa dinyatakan lulus dari program pendidikan.

Isi penjelasannya, peserta didik dinyatakan lulus dari satuan atau program pendidikan. Jika memenuhi beberapa poin yang dimaksud. Beberapa diantaranya ialah :

  • Siswa menyelesaikan program pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Dibuktikan dengan rapor tiap semester.
  • Siswa memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik.
  • Siswa mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Selanjutnya, ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan, sama halnya yang dimaksud pada poin 3 di atas, pelaksanaannya dalam bentuk :

  • Portofolio, yakni berupa evaluasi atas nilai rapor nilai sikap atau perilaku, serta prestasi yang diperoleh sebelumnya. Seperti halnya pernghargaan, hasil perlombaan, dan yang lainnya.
  • Penugasan
  • Tes secara luring dan daring.
  • Bentuk kegiatan yang sudah ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Terlepas dari ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan. Pada poin selanjutnya disebutkan bahwa peserta didik sekolah menengah kejuruan (SMK), juga bisa mengikuti uji kompetensi keahlian sesuai ketentuan perundang-undangan.

Secara dasar, rincian yang sudah kami jelaskan diatas hanya berupa rangkuman dari SE yang dikeluarkan oleh Mendikbud.

Dalam hal ini, ujian akhir semester yang dijadikan patokan untuk kenaikan kelas. Sehingga siswa yang sudah menjalani pembelajaran secara lengkap, bisa lulus dengan mudah.

Bagaimana dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pelaksanaan PPDB akan disesuaikan dengen Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Poin lebih lanjut, anda bisa mengunduh file di laman https://jdih.kemdikbud.go.id.

Untuk menunjang dan mendukung semua program pembelajaran, Kemdikbud menyediakan bantuan teknis untuk daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring.

Jika melihat dari beberapa poin kelulusan, kenaikan kelas, dan PPDB pada SE Mendikbud. Tidak hanya guru saja yang mempunyai tugas berat.

Melainkan semua jajaran di satuan pendidikan seperti Kepala Sekolah, tenaga pendidik, dan yang lainnya.

Nah, jika anda masih penasaran dengan beberapa informasi yang kami rangkum diatas. Maka bisa mempelajari beberapa info tambahan terkait SE Mendikbud tentang penilaian UN 2021 di https://www.kemdikbud.go.id

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Info Sertifikasi

[Info Sertifikasi][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done