Berita Pendidikan: Wawasan Umum
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Wawasan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wawasan Umum. Tampilkan semua postingan

6/13/2021

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Membuat Peta

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Membuat Peta

Cadiakid - Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Peta - Dalam mengenal wilayah tertentu tentu kita pasti memerlukan yang namanya peta. Di dalam peta akan tergambar bagaimana nantinya betuk geografis suatu wilayah yang akan kita diami atau kita tuju. Gambaran geografis ini tentu memiliki manfaat untuk kita dalam menentukan suatu langkah, karena dengan gambaran geografis tersebut akan tergambar penanganan yang tepat di wilayah tersebut. Maka dari itu kita perlu pahami mengenai apa itu peta.

Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Membuat Peta

Pengertian Peta Secara Umum

Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi baik sebagian atau seluruhnya, pada bidang datar yang diperkecil dengan skala dan dilihat dari atas dengan tulisan tertentu sebagai tanda. Peta juga memuat berbagai penampakan, baik nyata maupun abstrak. Ketampakan-ketampakan nyata di permukaan bumi contohnya seperti pegunungan, lembah, sawah, hutan, danau, laut, atau jalan. Sedangkan ketampakan abstrak di bumi yaitu lintang bujur, batas wilayah, iklim, cuaca, garis ekuator, dan masih banyak lagi. Perlu diketahui, peta tidak mungkin menggambarkan semua ketampakan yang ada di bumi. Tentu ada proses seleksi, hal yang digabung, disederhanakan, atau mungkin diperbesar untuk ketampakan tertentu yang penting.

Bagaimana arti peta secara bahasa?

Peta berasal dari terjemahan bahasa Inggris 'Map' yang artinya peta. Map sendiri berasal dari kata 'Mappa' yang dalam bahasa Yunani diartikan sebagai kain penutup atau taplak.

Ilmu yang mempelajari peta dinamakan kartografi, sedangkan orang yang ahli dalam bidang perpetaan disebut sebagai kartograf.

Pengertian Peta Menurut Para Ahli

Menurut ICA (International Cartographic Association), peta adalah suatu gambaran yang berskala pada medium yang datar. Memiliki kenampakan nyata dan abstrak yang telah dipilih sebelumnya, dan berada dalam hubungan dengan permukaan bumi atau benda langit yang lain.

Erwin Raisz seorang Kartografer Amerika, menyatakan bahwa peta merupakan gambaran konvensional dari permukaan bumi yang diperkecil sebagai kenampakan jika dilihat dari atas, dengan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal.

Selanjutnya, ada pengertian peta menurut Bakosurtanal atau Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional. Peta merupakan wahana bagi penyimpanan dan penyajian data kondisi lingkungan, menjadi sumber informasi bagi para perencana dan pengambilan keputusan pada tahapan dan tingkatan pembangunan.

Ada juga pengertian peta menurut Aryono Prihandito, ahli kartografi di Indonesia yang telah menghasilkan banyak sekali peta. Menurutnya, peta adalah gambaran permukaan bumi dengan skala tertentu, dan digambarkan pada bidang datar dengan sistem proyeksi tertentu.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), peta diartikan sebagai suatu gambar atau lukisan pada kertas yang menunjukkan letak tanah, laut, sungai, gunung, dan lain sebagainya. Peta juga menjadi representasi melalui gambar suatu daerah yang menyatakan sifat, seperti batas daerah, sifat permukiman, dan denah.

Fungsi Pembuatan Peta

  1. Menunjukan informasi tentang posisi atau lokasi suatu wilayah di muka bumi.
  2. Menggambarkan kondisi fisik dan non fisik suatu daerah misalnya kepadatan, jumlah penduduk, persebaran, dan lain-lain.
  3. Memperlihatkan ukuran, luas daerah, dan jarak di permukaan bumi.
  4. Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
  5. Sebagai alat bantu dalam penelitian lapangan, operasi militer, perencanaan wilayah, dan masih banyak lagi.

Tujuan Pembuatan Peta

  1. Menyimpan dan mengkomunikasikan informasi spasial/keruangan.
  2. Membantu suatu pekerjaan misalnya membuat jalan, saluran irigasi, dan navigasi 
  3. Membantu dalam pembuatan suatu desain wilayah misalnya perencanaan komplek pemukiman, jalur hijau, dan kompleks perniagaan.
  4. Membantu analisis data spasial misalnya menghitung volume debit air, dan lain-lain.

Intinya, dapat diambil kesimpulan bahwa peta adalah ketampakan sebagian atau seluruh permukaan bumi yang digambarkan pada bidang datar.

Di dalam peta, ada beberapa komponen penunjang yang dapat memberikan informasi penjelas. Komponennya seperti judul, skala, garis tepi, orientasi, garis astronomis, warna, simbol, legenda, inset, dan lainnya. Peta juga terbagi menjadi beberapa jenis. Peta berdasarkan isinya dibedakan menjadi dua yakni peta umum dan peta khusus. Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi tiga, yaitu peta datar, peta timbul, dan peta digital.

Kemudian berdasarkan skala, peta dibedakan menjadi empat yaitu peta kadaster, besar, menengah, dan peta kecil. Berdasarkan sumber datanya, peta dibedakan menjadi dua, yaitu peta induk dan peta turunan. Lalu menurut keadaan objeknya, peta dibedakan menjadi dua yaitu peta dinamik dan peta stasioner. Terakhir, peta berdasarkan statistiknya dibedakan menjadi dua. Kedua peta ini adalah peta statistik distribusi kualitatif dan peta statistik distribusi kuantitatif.

Nah gimana ni gengs sudah faham mengenai peta apa belum ni kira-kira ? ini bisa sebagai pengetahuan baru buat kalian loh.

6/12/2021

Pengertian dan Tugas Dosen Lengkap!

Pengertian dan Tugas Dosen Lengkap!

Cadiakid - Pengertian dan Tugas Dosen Lengkap! - Dosen merupakan salah satu pondasi penting dalam berdirinya suatu negara. Tanpa adanya dosen mungkin suatu negara akan terseok-seok karena dosen memiliki peran penting dalam menciptakan SDM unggul dan bermanfaat yang nantinya akan melahirkan calon-calon penerus bangsa. Dosen tidak hanya memberikan suatu pengajaran saja melainkan juga harus menghasilkan tulisan-tulisan ilmiah yang bermanfaat untuk berlangsungnya suatu negara. Sebelum lebih lanjut kita perlu pahami terlebih dahulu mengenai dosen secara lebih terperinci dan jelas.

Pengertian dan Tugas Dosen Lengkap!

Pengertian Dosen

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen memiliki tugas mengajar dan membimbing mahasiswa agar yang bersangkutan memiliki kompetensi yang relevan dengan keahliannya dan memiliki tanggung jawab pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian yang semestinya dilakukan secara terus menerus. 

Tugas Dosen

  • Menciptakan suasana atau iklim proses pembelajaran yang dapat memotivasi 
  • Memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan, dan bidang kemasyarakatan. 
  • Tugas umum dosen sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. 
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. 
  • Merencanakan dan melaksanakan pengajaran 
  • Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat 
  • Merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran 
  • Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 

Tugas Umum Dosen

  • Tugas pokok seorang dosen adalah mengajar dan mendidik yang meliputi memberi kuliah, praktikum, tutorial, pelatihan, dan evaluasi atau ujian, serta tugas pembelajaran lainnya kepada mahasiswa, sesuai dengan jenjang jabatan akademik dosen yang bersangkutan. Di samping tugas mengajar dan mendidik, tugas lain seorang dosen adalah melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 
  • Menerima dan memberikan penjelasan kepada mahasiswa tentang cara belajar di Perusahaan. 
  • Mengidentifikasi masalah yang dihadapi mahasiswa tentang kesulitan atau kebutuhan dalam menggunakan sarana akademik. 
  • Memberikan pengarahan tentang pentingnya studi kelompok diskusi dan melatih diri untuk berfikir secara analitis serta mengadakan pengawasan. 
  • Memberikan penjelasan tentang administrasi pendidikan (aturan akademik, pengertian sks, strategi belajar, strategi dalam memperbaiki IP dan mempercepat kelulusan, pengisian KRS. 
  • Dosen dilarang untuk memodifikasi nilai atau bernegosiasi nilai dengan mahasiswa. 
  • Dosen dilarang membocorkan soal-soal ujian, baik soal mata kuliah sendiri maupun dosen lainnya atau memberikan kesempatan untuk itu. 
  • Dosen dilarang membantu mahasiswa mengerjakan soal-soal dalam ujian atau memberikan peluang untuk itu. 
  • Dosen dilarang menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari pihak lain yang terkait dengan dan mempengaruhi nilai mahasiswa atau kewajiban dosen terhadap mahasiswa tertentu. 
  • Dosen dilarang memperlakukan mahasiswa di luar kepatutan, seperti mempersulit mahasiswa dalam kegiatan akademik, memperlakukan mahasiswa tidak adil. Menerima pesanan mahasiswa untuk menyusun proposal skripsi atau tugas akhir lainnya, mensyaratkan mahasiswa membeli diktat atau sejenisnya dari dosen, dan hal-hal lain yang kurang pantas. 
  • Dosen wajib menyusun SAP dan GBPP atau RPKPS. 
  • Dosen wajib hadir mengawas ujian UTS dan UAS sesuai dengan yang ditugaskan Dekan. 
  • Dosen berkewajiban memenuhi jadual kuliah, ujian dan memasukkan nilai akhir mahasiswa tepat waktu. 
  • Menjadi mentor (pembimbing). Seorang dosen dalam kaitannya dengan keberlanjutan penyampaian ilmunya, perlu mengembangkan model pembimbingan kepada kolega dan mahasiswa baik secara formal maupun secara informal. Dosen (senior) membimbing kolega dan mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi serta moralitas secara seimbang. Disini peran dosen (senior) lebih ditekankan kepada mendidik kolega dan mahasiswa sehingga mereka nantinya bisa berprestasi yang tinggi sebagaimana dirinya. 
  • Menemukan sesuatu yang baru. Tugas dosen yang lainnya adalah meneliti terkhusus dosen senior (lektor kepala & guru besar). Secara logis, seharusnya ada korelasi positif antara jumlah guru besar dengan jumlah penelitian yang bermutu tinggi. Jadi, sangat janggal jika suatu perguruan tinggi mempunyai jumlah guru besar yang banyak namun miskin akan temuan IPTEKS.
  • Menulis dan menerbitkan publikasi ilmiah, yang dapat berupa buku ilmiah, artikel ilmiah, seminar ilmiah atau yang sejenisnya. Prestasi suatu perguruan tinggi sangat ditentukan oleh temuan hasil pengembangan dan terlaksananya proses diseminasi IPTEKS. Kampus tanpa publikasi ilmiah adalah seperti bumi yang mati dan gersang. 
  • Menyebarluaskan kebenaran. Hakikat dunia kampus adalah benteng IPTEKS yang objektif. Oleh karena itu, menemukan dan menyebarluaskan kebenaran tersebut untuk kepentingan masyarakat adalah merupakan tugas seorang dosen. Tapi sayangnya di banyak perguruan tinggi, nuansa politik praktis lebih kental daripada suasana akademik. 
  • Menerima laporan yang menyangkut kesulitan-kesulitan dalam mengikuti kegiatan akademik. 
  • Mendorong mahasiswa senang dan gemar berdiskusi, seminar atau penulisan ilmiah. 

Tugas Khusus Dosen

  • Menjadwal kegiatan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya. 
  • Mengadakan pertemuan berkala dengan mahasiswa yang dibimbingnya sesuai dengan jadwal yang telah dibuat dan disepakati mahasiswa yang dibimbingnya. 
  • Menerima keluhan dan laporan tentang kemajuan belajar mahasiswa, baik saat pertemuan terjadwal maupun di luar acara pertemuan. 
  • Memberi pengarahan kepada mahasiswa yang dibimbingnya tentang berbagai keluhan dan laporan yang disampaikannya tentang masalah-masalah akademik atau masalah masalah yang dapat menganggu proses belajar mahasiswa. 
  • Secara berkala mengadakan pertemuan antar dosen PA, Ketua Program Studi di bawah koordinasi Bidang Kemahasiswaan. 
  • Memberikan laporan tertulis pada setiap akhir semester tentang kemajuan belajar mahasiswa yang dibimbingnya atau hal-hal khusus lainnya tentang mahasiswa yang dibimbingnya kepada Ketua Program Studi yg akan meneruskannya kepada Pembantu Wakil Ketua Bidang Akademik. 
  • Menerima salinan (KHS) mahasiswa yang dibimbingnya pada setiap akhir semester dan meneliti kembali keberhasilan studi mahasiswa melalui KHS tersebut. 
  • Menandatangani KRS, KPRS, kartu pembatalan mata kuliah, surat permohonan cuti akademik, Kartu Kendali, surat permohonan pindah, surat ijin tidak mengikuti perkuliahan atau praktikum karena sebab yang penting di luar sakit atau musibah, permohonan untuk mengikuti kuliah lintas Prodi, kartu rencana studi untuk mengikuti kuliah dalam SP, dan surat permohonan mengikuti ujian susulan diluar sakit atau musibah, serta surat lainnya yang belum diatur dalam aturan ini. 
  • Menerima pemberitahuan dari Prodi atau Wakil Bidang Akademik tentang masalah administrasi akademik penting (seperti pelanggaran akademik, tidak daftar ulang, cuti akademik, pindah dan lain sebagainya) untuk mahasiswa yang dibimbingnya. 
  • Bila dipandang perlu, Dosen Penasehat Akademik dapat berkonsultasi kepada pimpinan Prodi, dan bahkan dapat menghubungi orang tua dari mahasiswa bimbingannya untuk penyelesaian masalah akademiknya. 

Tanggung Jawab Dosen

  • Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat 
  • Merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran 
  • Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni 
  • Bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar pertimbangan jenis kelamin, agama, suku, ras, kondisi fisik tertentu, atau latar belakang sosioekonomi peserta didik dalam pembelajaran 
  • Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik, serta nilai-nilai agama dan etika; dan 
  • Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa. 

Keahlian yang dibutuhkan seorang dosen

Profesi dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan prinsip dan keahlian sebagai berikut: 

  • Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme 
  • Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia 
  • Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas 
  • Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas 
  • Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan

Pada masa sekarang ini banyak dosen yang hanya mengejar angka kumulatif untuk administrasi jabatan fungsional, tidak banyak memberi manfaat bagi masyarakat. Menjadi dosen seperti ini harus dihindari. Jadilah dosen yang mengikat keilmuannya dengan menulis buku. Dosen yang menulis buku telah mencatat sejarah bagi perkembangan ilmu mpengetahuan.

Dr. Hayat menyampaikan hal itu pada webinar “Penulisan Buku” yang diselenggarakan Aspikom Jabar, Rabu 23 Maret 2021.

Penulis 50 judul buku ini mengatakan, dosen seharusnya bekerja untuk membangun peradaban dan karenanya tidak boleh sekedar menjalankan tugas administratifnya. “Menulis buku itu bekerja untuk peradaban dan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” demikian menurut Hayat, yang juga menjabat sebagai Direktur Unisma Press. Webinar yang diikuti sekira 700 peserta dengan menggunakan juga kanal Youtube ini, dibuka oleh Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Korwil Jawa Barat, Dr. Ani Yuningsih. Ani mengatakan, buku merupakan karya warisan ilmu untuk generasi penerus yang tidak lekang oleh waktu. Buku juga merupakan tonggak pengembangan ilmu yang bermanfaat sebagai rujukan berbagai kepentingan. Contohnya, kata Ani, Ilmu Komunikasi. Kalau tidak ada para penulis yang mencatatkan pengembangan Ilmu Komunikasi, maka tidak akan ada pengembangan Ilmu Komunikasi yang terus dipelajari sampai sekarang.

Oleh karena itu, kata dia, Aspikom sangat berkepentingan untuk memberikan pembinaan dan pendampingan penulisan buku kepada anggotanya agar lahir karya-karya buku terbaru sebagai tonggak pengembangan ilmu. Webinar Penulisan Buku diselenggarakan oleh Departemen Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Aspikom Jabar, diselenggarakan secara daring melalui fasilitas webinar Pikiran Rakyat Media, dengan peserta dari seluruh Indonesia. Ketua Panitia Acara, Dr. Rismawaty, mengatakan, webinar ini merupakan kegiatan perdana dari divisinya sejak dilantik. Rismawaty mengutip kalimat Pramoedya Ananta Toer, “Siapa yang tidak menulis, akan menghilang dari sejarah.” Selain itu, webinar ini dimaksudkan untuk mendorong dosen ilmu komunikasi untuk terus memperbaiki kemampuan dalam menulis buku yang bermutu.

Target webinar ini adalah para peserta yang telah terdaftar dalam pelatihan pembuatan buku, berhasil membuahkan karya berupa monograf, buku ajar maupun buku referensi dalam 6 bulan ke depan dan sudah ada penerbit yang siap membantu. Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang No.14 tahun 2009 tentang guru dan dosen pasal 45 mengenai tugas dan kewajiban dosen, yakni melaksanakan pendidikan dan pengajaran, melaksanakan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Diharapkan untuk kedepan dosen-dosen bisa melaksanakan tugas serta wewenang sebagaimana mestinya, tidak hanya untuk memenuhi persyaratan administrasi dll semata. Karena untuk menciptakan SDM yang unggul serta bermanfaat peran dosen sangat berpengaruh dalam hal tersebut.

6/11/2021

Sejarah dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Sejarah dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Cadiakid - Sejarah dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan - Pendidikan Kewarganegaraan  merupakan salah satu ilmu pengetahuan wajib yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini mulai dari bangku sekolah hinggake jenjang universitas. Dengan adanya pendidikan kewarganegaraan diharapkan civics inteliegence dapat tumbuh di setiap orang. Tidak hanya menguatkan moral untuk berbangsa dan bernegara. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mampu meningkatkan kecerdasan dalam kewarganegaraan secara intelektual, sosial, dan emosional serta kecerdasan kewargaan secara spiritual.

Sejarah dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Di Indonesia, istilah Pendidikan Kewarganegaraan diresmikan pada tahun 1968. Asal mula istilahnya berasal dari bahasa Inggris, Civic Education. Awal ditemukan di Amerika Serikat tahun 1970, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk lebih mengenal bangsa sendiri.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

1. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan.

2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti korupsi.

3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.

4. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (Permendiknas No. 22 Tahun 2006).

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Menurut Branson

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk partisipasi yang bermutu serta bertanggung jawab di dalam kehidupan berpolitik dan bermasyarakat baik di tingkat lokal, negara bagian, maupun nasional.

Menurut Djahiri

1. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah membina moral yang diharapkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu perilaku yang memancarkan iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai golongan agama,

2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang memiliki sifat kemanusiaan yang adil dan beradab,

3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perseorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran pendapat ataupun kepentingan diatasi melalui musyawarah mufakat, serta

4. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan sosial seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Maftuh dan Sapriya

Maftuh dan Sapriya (2005:30) berpendapat bahwa, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah supaya setiap warga negara menjadi seorang warga negara yang baik (to be good citizens).

Dapat diartikan sebagai seorang warga negara yang mempunyai civics inteliegence yakni kecerdasan dalam kewarganegaraan secara intelektual, sosial dan emosional serta kecerdasan kewargaan secara spiritual.

Tentunya mempunyai civics responsibility; yakni rasa bangga serta bertanggung jawab dalam bernegara serta  mampu ikutserta di dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Somantri

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah demi mendidik warga negara supaya menjadi seorang warga negara yang baik. Yang dapat Terlukis dengan “warga negara yang patriotik, toleran, setia terhadap bangsa dan negara, beragama, demokratis, dan Pancasila sejati.”

Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan

Berkembangnya Pendidikan Kewarganegaraan pertama kali adalah di Amerika Serikat tahun 1790. Indonesia mengenal Pendidikan Kewarganegaraan tahun 1957.

Awal mulanya adalah civic education yang diterjemahkan menjadi kewarganegaraan tahun 1962. Resmi disebut sebagai Pendidikan Kewarganegaraan pada tahun 1968.

Menurut Azra dan Tim ICCE (Indonesian Center for Civic Education) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Pendidikan Kewarganegaraan adalah pengembang Civic Education pertama di tingkat perguruan tinggi.

Bila ditelaah secara harfiahnya, Pendidikan Kewarganegaraan berasal dari istilah berbahasa Inggris Civic Education. Artinya adalah Pendidikan Kewargaan dan Pendidikan Kewarganegaraan.

6/10/2021

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Cadiakid - Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli -  Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu ilmu pengetahuan wajib yang sangat penting untuk ditanamkan sejak dini mulai dari bangku sekolah hinggake jenjang universitas. Dengan adanya pendidikan kewarganegaraan diharapkan civics inteliegence dapat tumbuh di setiap orang. Tidak hanya menguatkan moral untuk berbangsa dan bernegara. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mampu meningkatkan kecerdasan dalam kewarganegaraan secara intelektual, sosial, dan emosional serta kecerdasan kewargaan secara spiritual.
Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

PENGERTIAN Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Merphin Panjaitan

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah pendidikan demokrasi, yang memiliki sebuah tujuan dalam mendidik generasi penerus supaya jadi warga negara yang memiliki jiwa yang demokratis serta partisipatif melalui pendidikan yang berbasis dialogial.

Azyumardi Azra

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah mempelajari dan juga mengkaji serta membahas segala sesuatu mengenai pemerintahan, lembaga-lembaga demokrasi, konstitusi, rule of law, hak dan kewajiban warga negara serta demokrasi. Secara substantif, pendidikan kewarganegaraan memiliki tujuan guna membangun karakter bangsa dalam perkembangan di era globalisasi.

Azis Wahab

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah sarana untuk meng-Indonesiakan para warga negara khususnya melalui siswa di sekolah dengan sadar, cerdas, serta penuh tanggung jawab.

Cholishin

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah program yang berisi beberapa konsep secara umum mengenai ketatanegaraan, politik serta hukum negara, maupun teori umum lainnya berkenaan dengan kewarganegaraan.

Soedijarto

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah pendidikan politik yang bertujuan demi  membantu peserta didik agar mejadi seorang warga negara yang memiliki pengetahuan politik secara dewasa serta mampu berpartisipasi dalam membangun sistem politik yang demokratis.

Henry Rendall Waite

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan manusia di dalam berbagai perkumpulan yang terorganisasi baik dalam organisasi sosial, ekonomi, politik serta hubungan negara dengan warga negara.

Kerr

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah melingkupi tahapan penyiapan generasi penerus bangsa yang memiliki peran serta tanggung jawab sebagai seorang warga negara. Dalam arti khusus, pendidikan kewargganegaraan merupakan segala materi yang ada dalam persekolahan, pengajaran dan belajar, sebagai bagian dari proses mempersiapkan warga negara.

Demikian, ulasan Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli.  Diharapkan dengan telah mengerti bagaimana seluk beluk pendidikan kewarganegaraan kita bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari - hari.

 

6/09/2021

LENGKAP! TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN DI INDONESIA

LENGKAP! TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN DI INDONESIA

Cadiakid - LENGKAP! TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN DI INDONESIA -  Pendidikan merupakan upaya untuk membantu jiwa anak-anak didik baik lahir maupun batin, dari sifat kodratinya menuju kearah peradaban manusiawi dan lebih baik. Sebagai contoh dapat dikemukakan ; anjuran atau arahan untuk anak duduk lebih baik, tidak berteriak-teriak agar tidak mengganggu orang lain, bersih badan, rapi pakaian, hormat pada orang yang lebih tua dan menyayangi yang muda, saling peduli dan lain sebagainya merupakan salah satu contoh proses pendidikan.

LENGKAP! TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN DI INDONESIA

Pendidikan sangat penting bagi generasi selanjutnya. Ilmu pengetahuan harus selalu dicari dimanapun berada. Karena dengan pendidikan, semuanya akan berjalan menuju ke suatu hal yang lebih baik. Dengan ilmu pengetahuan, kita mengerti segala macam yang kita hadapi. Namun sesungguhnya pendidikan tidak hanya melulu masalah ilmu pengetahuan secara teori saja, akan tetapi nilai pendidikan lebih dari itu. Sebetulnya proses dari pendidikan perlu juga ditekankan pada latihan, memahami, sampai mendewasakan dalam diri seseorang. Jika perilakunya baik, maka itu artinya dia mendapatkan pendidikan yang baik dan berhasil menerapkannya di kehidupan nyatanya. Sebaliknya, jika perilakunya buruk, itu artinya dia tidak mendapatkan pendidikan yang baik dan jika dia mendapatkan pengetahuan dirinya tidak mau mengamalkan utk hal yang baik.

Tujuan Pendidikan

Pendidikan juga memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing. Pemahaman tentang pengertian pendidikan dan tujuannya yang paling utama, tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, memiliki budi pekerti luhur, dan menjadi pribadi yang demokratis serta bertanggung jawab.

Fungsi Pendidikan

Selain itu, pendidikan juga memiliki fungsi. Fungsi pendidikan adalah menghilangkan segala sumber penderitaan rakyat dari kebodohan dan ketertinggalan serta fungsi pendidikan Indonesia menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Dari fungsi yang diurakan tersebut menunjukan bahwa pendidikan nasional Indonesi lebih mengedepankan akan pembangunan sikap, karakater, dan transpormasi nilai-nilai filosopis negara Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme serta mampu bersaing di kancah internasional.

Setelah melihat beberapa tujuan dan fungsi dari pendidikan tersebut, maka dapat dipahami bahwa pendidikan Indonesia lebih cenderung mengutamakan pembangunan sikap sosial dan religius dalam pelaksanaan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan Pancasila sila kesatu yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, didakan sila tersebut menujukan bahwa Indonesia sangat mengedepakan sikap spiritual dan pengakuan terhadap keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga tidaklah diragukan bahwa negara Indonesia dapat dikatakan negara yang paling religius setelah negara Pakistan.

LENGKAP! TUJUAN DAN FUNGSI PENDIDIKAN DI INDONESIA - Pendidikan tidak hanya diajarkan di sekolahan, kampus maupun kelas saja. Sebenarnya sekolahan, kampus maupun kelas hanya mengajarkan pendidikan atau pengetahuan sebatas teori dan pelajaran. Sedangkan pendidikan juga dapat diperoleh di luar sekolah, luar kampus dan luar kelas. Kita mempelajari lingkungan di sekitar kita juga merupakan sebuah pendidikan. Kita berinteraksi dengan orang lain juga termasuk penerapan pendidikan yang kita dapatkan di dalam kelas. Bahkan sikap baik kita kepada makhluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan, juga merupakan penerapan ilmu pengetahuan yang kita dapatkan.

6/07/2021

Pengertian, Peran, dan Tujuan Koperasi Sekolah

Pengertian, Peran, dan Tujuan Koperasi Sekolah

Cadiak.id – di Indonesia terdapat berbagai jenis koperasi, salah satunya koperasi sekolah. Perlu kita ketahui lebih lanjut seperti apa pengertian, anggota, jenis usaha, sumber modal, dan tujuan didirikannya koperasi sekolah.

Peran koperasi di Indonesia cukup kuat dalam memperkokoh perekonomian nasional. Hal ini menjadi salah satu dasar pembentukan koperasi sekolah, agar generasi muda bisa belajar mandiri sejak dini.

Pengertian, Peran, dan Tujuan Koperasi Sekolah

Pengertian Koperasi Sekolah

Koperasi sekolah adalah koperasi yang dibentuk di lingkungan sekolah, baik lembaga pendidikan formal maupun non formal. Anggota koperasi sekolah terdiri atas para siswa di sekolah tersebut. Pada dasarnya, koperasi ini tidak berbadan hukum seperti koperasi lainnya. Hal ini sesuai dengan SK Mentranskop No. 639/SKPTS/MEN/1974 yaitu "Koperasi siswa adalah koperasi yang anggota-anggotanya adalah murid-murid/siswa-siswa Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Pertama, Sekolah Lanjutan Atas, dan sekolah-sekolah atau tempat-tempat pendidikan lain yang setara".  Struktur organisasi koperasi sekolah biasanya terdiri dari anggota, pengurus, badan pemeriksa, pembina dan pengawas, serta badan penasihat. Koperasi sekolah juga memiliki Rapat Anggota Tahunan (RAT) sekurang-kurangnya 6 bulan sekali.

Tujuan Koperasi Sekolah

Ada beberapa tujuan didirikannya koperasi sekolah, diantaranya adalah:

  1. Meningkatkan kesadaran siswa tentang fungsi dan peranan koperasi sebagai salah satu wadah utama perekonomian rakyat
  2. Menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, setia kawan, dan jiwa demokratis
  3. Meningkatkan upaya pembinaan kelembagaan koperasi secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan
  4. Memberikan siswa keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman praktis dalam hal pengelolaan koperasi sekolah melalui latihan serta praktek kerja nyata
  5. Menanamkan rasa tanggung jawab siswa dalam gotong royong di masyarakat
  6. Menunjang program pembangunan pemerintah di sektor koperasi melalui program pendidikan sekolah
  7. Menunjang pendidikan sekolah ke arah kegiatan praktis, untuk memenuhi kebutuhan siswa
  8. Menumbuhkan aspirasi dan partisipasi masyarakat sekolah terhadap koperasi, dan untuk menanamkan jiwa semangat dan sikap berkoperasi

Jenis Usaha Koperasi Sekolah

Keanggotaan koperasi sekolah bersifat terbuka bagi seluruh siswa-siswi, dan keanggotaannya akan berakhir saat sudah lulus. Ada beberapa macam jenis usaha yang dijalankan koperasi sekolah agar dapat menunjang kebutuhan siswa, diantaranya seperti:

  1. Unit usaha pertokoan, biasanya menjual berbagai keperluan siswa seperti alat tulis, buku pelajaran, makanan, atau perlengkapan sekolah dengan harga yang lebih murah dibanding toko-toko biasa
  2. Unit usaha simpan pinjam, bertujuan melayani penyimpanan dan peminjaman uang secara sederhana dan cepat. Usaha ini bisa membantu siswa untuk menabung dan mengatasi jika ada masalah keuangan
  3. Unit usaha kafetaria, biasanya menjual aneka makanan dan minuman bagi siswa, dan mungkin saja menjalin kerjasama dengan produsen makanan atau minuman
  4. Unit usaha pelayanan/jasa, berupa usaha fotokopi, pengetikan, penjilidan makalah, warnet, wartel, dan sejenisnya. Di beberapa sekolah kejuruan juga biasanya membuka usaha jasa sesuai dengan bidang keahlian siswa seperti usaha bengkel sepeda motor, salon, bengkel mobil, atau penjahitan baju

Dari sisi modal, koperasi sekolah bisa mendapatkan modal utama dari pembayaran iuran, simpanan wajib, simpanan sukarela, maupun sisa hasil usaha (SHU). Kemudian ada juga sumber modal kedua yang berasal dari pinjaman seperti hibah, pinjaman dari koperasi sekolah lain, bantuan komite sekolah, bantuan instansi pemerintah, atau sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat.

Dengan keberadaan koperasi sekolah, siswa dapat berlatih berwirausaha, mandiri, dan bertanggung jawab sehingga nantinya dapat membangun perekonomian bangsa.

Apakah sekolah kalian punya koperasi? Dan apakah setelah tahu tujuan didirikannya koperasi sekolah kalian berminat untuk bergabung?

6/06/2021

Apa Itu Pendidikan D2

Apa Itu Pendidikan D2

Cadiak.id - Apa Itu Pendidikan D2 - SMK merupakan salah satu Lembaga Pendidikan yang menjanjikan bagi para calon pendaftar. Berbagai kelebihan ditawarkan seperti bisa langsung kerja setelah lulus dan banyak prakteknya disbanding akademiknya membuat SMK tidak bisa dipandang sebelah mata sehingga banyak peminat yang ingin melanjutkan Pendidikan di SMK. Apalagi sekarang akan ada program baru di SMK yaitu Program SMK D2 Jalur Cepat.

Apa Itu Pendidikan D2

Program SMK D2 jalur cepat rencananya akan mulai diimplementasikan di Jawa Barat tahun 2021 ini. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah, untuk menguatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jabar dan Indonesia secara umum.  Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Wikan Sakarinto mengatakan pada tahun ini, pihaknya mengalokasikan dana Rp1,5 triliun untuk program SMK Pusat Keunggulan.  Dana tersebut diperuntukkan bagi 900 SMK, termasuk SMK di Jabar yang pada saat ini dikhususkan untuk SMK di wilayah Rebana. “SMK Eksisting diperkuat tidak hanya fisik infrastruktur tapi juga manusianya, kurikulum industrinya sehingga benar-benar akan membuat lulusan SMK yang unggul dan menonjolkan kehebatan Rebana,” katanya di sela Penandatanganan nota kesepakatan pendirian dan penyelenggaraan Kampus II Politeknik Manufaktur di Kabupaten Majalengka, di Bandung, Kamis, 25 Maret 2021.

Wikan menjelaskan SMK D2 jalur cepat tersebut termasuk dalam upaya jangka pendek untuk menghasilkan SDM unggul.  Pihaknya belum lama ini telah berkomunikasi dengan komite pemulihan ekonomi Jabar termasuk Kadin Jabar, sudah merancang pendirian program SMK D2 fast track, untuk Majalengka dan sekitarnya yang direncanakan akan dimulai tahun ini. “Selain pembangunan kampus tersebut, beberapa SMK dinikahkan dengan Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung. Jadi SMK 3 tahun ditambah 1,5 semester akan sudah D2. Cukup kuliah satu semester, sisanya akan magang langsung industri di daerah Rebana. Sejak awal itu adalah pernikahan segitiga yakni SMK, Polman, dan industri,” katanya. Direktur Polman Muhammad Nurdin mengatakan terdapat 16 SMK yang telah mendaftar. Rencananya pada tahap awal yang dibuka merupakan fast track untuk program kriya. Hal tersebut sesuai koordinasi dengan Pemprov Jabar, sejalan potensi Majalengka, dan Polman pun memiliki jurusan pengecoran logam dan pattern making. Terkait dengan pembangunan kampus 2, Nurdin mengatakan, Polman Bandung sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi, mempunyai peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan relevan terhadap kebutuhan akan tenaga kerja terampil khususnya di bidang manufaktur.  

Perkembangan teknologi dan industri manufaktur di Kawasan Metropolitan Rebana akan menjadi pusat pertumbuhan, sehingga tuntutan bidang pekerjaan yang akan dihadapi oleh masyarakat sekitar sangatlah tinggi, dan hal tersebut harus dipersiapkan secara baik. “Dengan adanya Kampus-II Polman Bdg di Kabupaten Majalengka, kiranya ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat di Kabupaten Majalengka dalam pengembangan industri manufaktur maupun non-manufaktur dengan teknologi manufaktur yang dikuasai,” katanya. Bupati Majalengka Karna Sobahi menyambut baik pembangunan kampus 2 Polman di daerahnya. Kehadiran Polman Bandung di Majalengka diyakini akan mampu meningkatkan ekosistem akademik.  Apalagi saat ini Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Majalengka masih sangat rendah, yakni sekitar 13,9 persen. "Kita ada delapan perguruan tinggi di Majalengka, semuanya masih belum bisa keluar untuk berkembang, hanya Universitas Majalengka yang bisa mulai keluar dengan menjalin banyak kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya," katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya fokus mengembangkan dan menguatkan SDM di wilayah Cirebon Indramayu Majalengka Kuningan (Ciayumajakuning). Hal tersebut agar peluang yang timbul dengan hadirnya Metropolitan Rebana bisa dioptimalkan dan masyarakat di “Kami sangat peduli dengan pengembangan SDM di Ciayumajakuning. Fokusnya ada dua, pertama menguatkan puluhan SMK Pusat Keunggulan di wilayah tersebut dengan link and match dengan teknologi, industri dan lainnya. Kemudian ITB Cirebon sudah berjalan akan panen hasilnya di waktu yang tepat, hari ini diikuti pembangunan kampus II Polman Bandung di Majalengka,” katanya.

Diharapkan kedepan dengan adanya program baru ini akan dapat meningkatkan lebih kualitas dari SMK dan meningkatkan daya masyarakat untuk melanjutkan Pendidikan di SMK sehingga akan semakin banyak SDM yang berkualitas dari berbagai bidang keahlian.

3 Top Lagu Daerah Sumatera Utara

3 Top Lagu Daerah Sumatera Utara

Cadiak.id – 3 Top Lagu Daerah Sumatera Utara - Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Mulai dari bahasa, pakaian adat, alat musik, lagu, bahkan makanan khasnya. Namun sangat disayangkan, budaya kita perlahan mulai terkikis zaman. Budaya merupakan cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang, dan diwariskan turun temurun untuk generasi ke generasi.

3 Top Lagu Daerah Sumatera Utara

Banyak orang baik dari negara sendiri yakni Indonesia maupun warga negara luar negeri mengatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu surganya bumi, hal ini tergambar dari kayanya Indonesia akan budaya, alam serta kekayaan-kekayaan lain yang terkandung didalamnya. Beragam budaya contohnya, di Indonesia budaya merupakan hal yang sudah melekat pada diri masyarakat masing-masing. Budaya di Indonesia merupakan salah satu identitas dari jati diri bangsa, mulai dari Bahasa, tari adat dan lain sebagainya merupakan salah satu bentuk budaya di Indonesia.

Budaya terdiri dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, bahasa, adat istiadat, bangunan, alat, pakaian, dan karya seni. Bahasa, serta budaya, merupakan bagian integral dari manusia yang banyak orang cenderung menganggap itu diwariskan secara genetik. Ketika seseorang mencoba untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda, dan menyesuaikan perbedaan, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya adalah gaya hidup holistik. budaya juga bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya bantuan menentukan perilaku komunikatif. Unsur penyebaran sosial budaya, dan mencakup banyak kegiatan sosial manusia.

Salah satu budaya yang harus selalu kita lestarikan yakni lagu-lagu tradisional. Jaman boleh semakin maju, lagu-lagu juga boleh semakin beraneka ragam genre yang terlahir. Namun, lagu tradisional haruslah tetap dipelajari dan diingat oleh setiap warga termasuk para pelajar agar tetap lestari budaya dari masing-masing daerah di tanah air ini. Salah satunya yaitu ada di Sumatera Utara. Sumatera Utara memiliki beragam suku di dalamnya, seperti Suku Batak, Melayu, dan Nias. Seiring perkembangan zaman dan banyaknya suku lain yang masuk ke Sumatera Utara, kebudayaan yang ada juga cukup berkembang.  Sumatera Utara memiliki lebih dari 20 lagu daerah. Berikut empat lagu daerah berserta makna di dalam liriknya: 

Lagu Butet

Liriknya :

Butet dipangungsian do amangmu ale butet

Da margurilla da mardarurat ale butet (2x)

Butet sotung ngol-ngolan rohamuna ale butet

Dai ma tona manang surat ale butet (2x)

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge (2x)

Butet sotung ngol-ngolan rohamuna ale butet

Musun ta ikkon saut do talu ale butet

Butet haru patibu ma magondang ale butet

Asa adong da palang merah ale butet

Dapalang merah ni negara ale butet

I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge (4x)

Makna lagu tersebut :

Lagu Butet adalah lagu rapatan yang berasal dari Suku Batak Toba pada masa kolonialisme Belanda. Harvina dalam jurnal berjudul Kandungan Nilai Perjuangan pada Nyanyian Rakyat Butet Sumatera Utara (2018), menyebutkan Lagu Butet memiliki makna perjuangan. Pertama kali disenandungkan oleh seorang ibu pada anaknya di gua perjuangan hutan Naga Timbul saat para wanita dan anaknya bersembunyi. Sedangkan para lelaki bergeriliya melawan Belanda. Lagu Butet dinyanyikan oleh seorang wanita bermarga Tobing yang tidak tau siapa nama aslinya kepada seorang anaknya. Lagu tersebut menceritakan bahwa si Ayah sedang bergeriliya melawan penjajahan, sedangkan mereka di anak tersebut di pengungsian menunggu kabar dari sang ayah. Lagu Butet juga berisikan semangat patriotism jika kelak besar nanti anak-anak tumbuh besar menjadi palang merah ataupun prajurit dan bisa meneruskan perjuangan sang ayah.

Lagu SInanggar Tulo

Liriknya :

Sinanggar tullo tullo a tullo (6x)

Tu di ama luluan

Da gorng goring bahen soban

Sai tu di ama luluan

Da boru to bing bahen dongan

Sinanggar tullo tullo a tullo (6x)

Bidang bulung ni rimbang

Da bidangan balung ni dulang

Sai pandokonni da inang

Daikkondo marboru tulang

Sinanggar tullo tullo a tullo

Makna lagu tersebut :

Sinanggar Tullo adalah lagu daerah Sumatera Utara tepatnya di Tapanuli Batak. Sinanggar Tullo merupakan lagu pendidikan orang tua terhadap anak lelakinya dalam mencari calon istri. Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, lagu sinanggar tullo bermakna kebingungan seorang perjaka dalam mencari gadis yang sesuai dengan keinginan ibunya. Dalam satu sisi si perjaka harus menuruti ibunya, di sisi lain sangat sulit untuk menemukan gadis yang diinginkan ibunya tersebut. Terlebih lagi perkawinan dengan marga yang sama dilarang, sehingga si perjaka mencari gadis yang bukan saudara.

Lagu Dago Inang Sarge

Liriknya :

Dago inang sarge, dago inang sarge

Dago inang sarge, da songgoni do ho hape

Bidang bulung ni rimbang

Umbidangan bulung ni dulang

Pondok kon ni dainang

Daingkon marboru ni tulang

Dago inang sarge, dago inang sarge

Dago inang sarge, dasongoni do ho hape

Mandurung ho di pahu

Dua dua insor tu batu

Pondok kon ni bagian

Dua dua ilu madabu

Dago inang sarge, dago inang sarge

Dago inang sarge, dasongoni do ho hape

Makna lagu tersebut :

Lagu dago inang sarge adalah lagu daerah Tapanuli Sumatera Utara. Lagu dago inang sarge berisikan cerita sepasang kekasih yang saling mencintai namun hubungan tersebut tidak direstui oleh orang tua. Sehingga lagu tersebut sarat akan kesedihan dan tangisan juga dinyanyikan dengan nada yang menyedihkan.

Itulah 3 lagu tradisional yang sangat terkenal dan harus selalu kita lestarikan dan kita jaga. Bagi para siswa, kalian boleh untuk mengetahui banyak lagu yang ada dan muncul di era modern saat ini, namun, kalian haruslah mengetahui dan selalu berusaha untuk menjaga dan melestarikan budaya tradisional yang sudah ada sejak zaman dahulu kala agar bdaya kita tidak pernah punah dan tidak pernah diambil oleh orang lain.

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Karya Ilmiah

[karyailmiah][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done