Berita Pendidikan: Tips Guru
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Tips Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Guru. Tampilkan semua postingan

5/16/2021

Tips Sukses Menjadi Guru Honorer

Tips Sukses Menjadi Guru Honorer

Tips Sukses Menjadi Guru Honorer mungkin tidaklah mudah. Akan tetapi harus dilakukan dengan sabar, tawakal, dan juga berupaya menjadi lebih baik.

Tips Sukses Menjadi Guru Honorer
Meski sudah mempunya ijazah dengan jenjang tertentu, bukan suatu jaminan untuk bisa hidup mapan seperti yang diinginkan.

Bahkan tidak sedikit orang yang menganggap jika dunia ini tidaklah adil. Apalagi untuk meraih jazah sarjana, bukan suatu perkara yang mudah.

Nah, pada era yang serba modern seperti sekarang ini. Mencari pekerjaan sangatlah sulit. Hal tersebut tidak lepas dari ketatnya persaingan serta pengaruh lainnya.

Yang menjadi topik kami kali ini ialah, bagaimana tips sukses menjadi guru honorer? Daftar lengkapnya bisa anda simak pada beberapa poin di bawah ini.

Semangat dan Pantang Menyerah

Jika memang keputusan anda untuk memilih profesi guru honorer, maka tentu harus lebih tahan banting. Intinya, anda jangan mudah menyerah.

Pasalnya, setiap kesuksesan memerlukan usaha yang keras serta proses yang panjang. Intinya, kesuksesan tersebut tidak bisa diraih secara instan.

Besaran gaji yang diperoleh pun sangat jauh dari harapan. Sehingga anda dituntut untuk lebih sabar dan tetap semangat.

Tidak Lupa Bersyukur

Bersyukur atas apa yang diberikan oleh Tuhan merupakan kunci dalam memperoleh rejeki yang berkah. Meski sedikit, jika disyukuri justru rejeki tersebut akan ditambah.

Dengan gaji yang tidak seberapa, menjadi sebuah tantangan bagi guru honorer untuk bisa meraih kesuksesan.

Intinya, syukuri saja apa yang diberikan pada diri kita. Dan jangan lupa untuk yakin bahwa suatu saat akan memperoleh gaji yang lebih pantas dan layak.

Sabar Dalam Menghadapi Kenyataan

Sabar menjadi kunci sukses bagi semua orang. Khususnya saat mereka menghadapi masa-masa sulit dalam karir.

Jangan terlalu mudah menyerah dengan apa yang terjadi pada diri kita. Meski hal tersebut berada jauh dari harapan.

Apabila kita tidak sabar, maka sudah pasti akan kehilangan langkah dalam meraih kesuksesan menjadi guru honorer.

Selalu Fokus Pada Tujuan

Mungkin sangat sulit untuk tetap fokus menjadi guru honorer yang sukses. Pasalnya akan banyak hambatan dan cobaan yang akan dihadapi.

Khususnya pada masa awal karir, tepatnya di 1 hingga 2 tahun pertama. Pasti ada keinginan untuk berhenti menjadi guru atau pindah profesi yang lebih menjanjikan.

Meningkatkan Skill

Gaji bukan suatu hal yang bisa anda terlalu pikirkan, khususnya saat masih baru mengabdi menjadi guru honorer.

Anggap saja masa-masa sulit yang dihadapi sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan. Sehingga anda bisa lebih paham dalam mengajar murid dengan berbagai karakter.

Coba cari referensi tentang bagaimana cara mengajar yang baik. Baik itu referensi yang diperoleh secara online, media cetak, atau konsultasi langsung dengan guru honorer yang lain.

Jangan Lupa Berdo’a

Poin terakhir yang bisa kami sampaikan ialah dengan lebih rajin berdoa. Tujuannya agar bisa memperoleh sesuatu yang sesuai dengan harapan.

Pasalnya, kerja keras tidak akan cukup untuk meraih kesuksesan. Butuh pelengkap berbentuk doa agar lebih sabar dan menerima apa yang anda jalani.

5/13/2021

Tips Mendikbud Untuk Guru Dan Orang Tua Saat PPJ

Tips Mendikbud Untuk Guru Dan Orang Tua Saat PPJ

Tips Mendikbud Untuk Guru Dan Orang Tua Saat PPJ ini kami rangkum dari beberapa sumber yang ada di internet. Mungkin poin yang dijelaskan sama, namun tidak semuanya memberikan poin yang mudah dipahami.

Tips Mendikbud Untuk Guru Dan Orang Tua Saat PPJ
Seperti yang kita ketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim berbagi tips untuk kalangan guru dan orang tua. Tips tersebut ialah menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) agar lebih optimal.

Apa saja tips yang dimaksud? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak daftar berikut :

Mengelola Stres

Pada tips yang pertama, Mendikbud menyebut bahwa seorang guru harus bisa mengelola stres. Khususnya pada masa adaptasi seperti sekarang ini.

Adaptasi yang dimaksud ialah adopsi teknologi serta mencari metode yang lebih baik dalam menerapkan proses belajar mengajar keseharian.

Mungkin tahap ini terbilang tidak mudah, bahkan bisa disebut penuh kebingungan dan ketidakpastian. Akan tetapi kondisi tersebut normal, dan harus cari cara keluar dari zona nyaman.

Bagi Kelas Dalam Beberapa Kelompok

Untuk tips yang kedua, ialah membagi kelas siswa dalam kelompok belajar yang kecil. Namun belajar dari kompetensi yang sama.

Contoh sederhananya ialah membagi waktu menjadi kelompok yang lebih kecil. Akan tetapi masing-masing mempunyai porsi yang sama.

Dalam hal ini, setiap kelompok harus fokus pada topik yang menyulitkan mereka, atau bahkan topik yang dianggap paling menarik.

Project Base Learning

Mendikbud juga menyarankan guru untuk melakukan project base learning, yaitu mengarahkan siswa untuk bisa bekerja sama dalam menyelesaikan tugas, serta sebagai tantangan tersendiri bagi siswa.

Tujuan dari tips ini ialah untuk melatih siswa sekaligus kemampuan dalam mendorong keinginan kerjasama antar murid.

Dengan demikian, secara otomatis akan menumbuhkan rasa gotong royong antar siswa.

Alokasikan Waktu

Guru harus bisa mengalokasikan waktu yang lebih banyak bagi murid yang tertinggal. Langkah ini merupakan kesempatan utnuk memberikan fokus bagi kebanyakan murid yang tertinggal kelas.

Selain bisa membantu murid yang kurang paham dengan materi yang diajarkan. Tentu mereka pun akan lebih percaya diri lantaran sudah yakin tidak tertinggal.

Prioritaskan Bahan Ajaran

Guru dituntut untuk bisa memprioritaskan bahan mengajar serta tidak semua materi mengajar dipaksakan untuk selesai.

Poin ini mungkin kesempatan yang baik dalam menguatkan konsep fundamental. Khususnya yang mendasari peserta didik untuk sukses pada semua mata pelajaran.

Berbagi Sesama Guru

Mendikbud juga menyarankan guru untuk saling menyontek. Artinya, dalam hal ini guru bisa saling belajar untuk melakukan inovasi.

Tidak sedikit guru yang berinovasi dengan metode belajar online. Meski pada dasarnya ada guru yang lambar dan lebih cepat dalam beradaptasi dengan teknologi.

Membawa Perasaan Senang

Poin terakhir pada tips ini ialah membawa perasaan senang dalam mengajar. Bahkan guru harus menciptakan suasana PPJ tidak membosankan.

Cobalah hal baru untuk para murid, yakni dengan mendengarkan insting. Seperti halnya murid, kondisi ini merupakan waktu untuk guru dan orang tua dalam berinovasi melakukan banyak tanya, banyak coba, dan banyak karya.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga bisa membantu.

5/12/2021

Tips Dan Trik Menjadi Guru Teladan

Tips Dan Trik Menjadi Guru Teladan

Pada dasarnya, Tips Dan Trik Menjadi Guru Teladan sangatlah mudah. Yang terpenting anda lebih kreatif dan bisa melihat kondisi sekolah dan murid.

Tips Dan Trik Menjadi Guru Teladan
Seperti yang kita ketahui, menjadi guru merupakan sebuah profesi yang sangat mulia. Sebab guru berbagi serta mengajarkan ilmu yang bermanfaat bagi peserta didiknya.

Bahkan hingga ada ungkapan yang menyebut bahwa “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Maka seorang guru haruslah menjadi teladan atau contoh yang baik bagi para muridnya.

Yang menjadi pertanyaan disini ialah, bagaimana tips dan trik menjadi guru teladan yang baik? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak daftar sederhana di bawah ini.

Mempersiapkan Mental

Ketika anda hendak mengajar, maka mental menjadi kunci penting untuk diperhatikan. Dalam hal ini, perlu memperhatikan apa saja yang sudah disiapkan.

Pasanya semua akan sia-sia ketika anda menyampaikannya dengan gugup. Jadi, coba tanamkan dalam hati rasa percaya diri yang tinggi. Khususnya saat anda berada dalam kelas.

Penuhi Harapan Peserta Didik

Anak didik atau siswa sangat berharap mempunyai guru yang sesuai. Sebab mereka menganggap jika guru merupakan sumber ilmu.

Apa saja yang belum mereka ketahui atau pahami, pasti akan bertanya pada guru. Sehinggga, anda dituntut untuk lebih banyak belajar tentang informasi terkait materi yang diajarkan kepada murid.

Punya Peran Sebagai Orang Tua

Tidak hanya sebagai fasilitaor ilmu, namun guru juga dituntut untuk menjadi orang tua kedua bagi siswa. Bahkan sudah menjadi tugas seorang guru.

Dalam hal ini, guru harus lebih siap dalam menghadapi kemanjaan serta kenakalan siswa. Intinya, hadapi mereka seperti halnya merawat anak kandung sendiri.

Buat Peraturan Dalam Kelas

Tujuan dari dibuatnya peraturan ialah sebagai batasan atau rambut yang harus dipatuhi ileh semua siswa.

Akan lebih baik jika peraturan tersebut dibuat berdasar musyawarah antara guru dan sisiwa. Sehingga nantinya tidak terjadi kesalahpahaman.

Tetapkan Sanksi Indisipliner

Tidak hanya terkait dengan peraturan, melainkan sanksi yang diberlakukan bagi pelanggar juga harus didiskusikan dan disepakati sebelumnya antara murid dan guru.

Sehingga saat mereka melakukan pelanggaran (indisipliner), sudah diketahui sanksi yang akan mereka terima.

Hindari Tegang dan Selingi Humor

Humor menjadi salah satu cara yang paling efektif bagi guru untuk mencairkan suasana yang tegang di dalam kelas.

Khususnya pada saat menjalani proses belajar mengajar. Humor disini sangat ampuh untuk menetralisir situasi.

Komunikasi Dengan Semua

Adanya komunikasi antara guru dan murid sangatlah penting. Sebab bermula dari sini, seorang guru bisa mengetahui karakter peserta didik.

Bahkan perlu juga diadakan komunikasi dengan orang tua atau wali murid.Sehingga proses belajar mengajar berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, guru juga harus bisa berkomunikasi dengan guru lain atau semua pihak di sekolah.

5/11/2021

4 Pertimbangan Memilih Metode Pembelajaran

4 Pertimbangan Memilih Metode Pembelajaran

Setidaknya ada 4 Pertimbangan Memilih Metode Pembelajaran. Sehingga proses belajar mengajar di kelas bisa berjalan sebagaimana mestinya.

4 Pertimbangan Memilih Metode Pembelajaran
Apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran? Dirangkum dari beberapa sumber, metode pembelajaran merupakan teknik atau cara yang dipakai oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran siswa di dalam kelas.

Bisa disebut jika teknik atau cara penyampaian yang digunakan oleh guru, akan sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran.

Secara dasar, mungkin guru sudah tidak merasa asing dengan metode pembelajaran, khususnya yang ada dalam dunia pendidikan Indonesia.

Pasalnya ada begitu banyak metode yang sudah diketahui atau bahkan dilaksanakan oleh guru dalam menunaikan tugas mereka.

Sebagai contoh ialah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, eksperimen, demonstrasi, resitasi, pemberian tugas, dan lain sebagainya.

Untuk saat ini metode yang paling populer di kalangan guru ialah metode ceramah. Akan tetapi, ada sebagian guru yang menganggap bahwa mtode tersebut kurang baik.

Sebab guru dianggap lebih mendominasi pembelajaran dibanding siswa, serta mengurangi kadar aktivitas siswa dalam belajar.

Sedangkan metode pembelajaran yang paling banyak disukai ialah eksperimen. Namun tidak sedikit pula yang lebih memilih demonstrasi lantaran keterbatasan alat praktikum.

Berdasar pada sejumlah uraian di atas, maka setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih suatu metode pembelajaran. Beberapa diantaranya ialah :

Karakter Materi Pelajaran

Sangat sulit menyampaikan kepada siswa dengan menerapkan metode tertentu, pasalnya setiap mata pelajaran mempunyai karakteristik yang berbeda.

Tidak terkecuali juga tujuan pembelajaran yang akan dicapai dari materi tersebut. Sebagau contoh ialah mata pelajaran yang mempunyai sifat eksakta, maka lebih tepat menggunakan metode eksperimen atau demonstrasi.

Ketersediaan Sarana Belajar

Adanya alat, sarana, atau media yang tersedia di sekolah juga sangat berpengaruh pada penggunaan metode pembelajaran.

Bahkan metode eksperimen atau demonstrasi tidak mungkin digunakan apabila penunjang metode tersebut tidak tersedia.

Kemampuan Dasar Siswa

Dikarenakan kemampuan dasar siswa di sekolah pedesaan dan perkotaan berbeda. Maka guru patut mempertimbangkan pemilihan metode yang tepat.

Sebagai contoh menggunakan metode resitasi dan tugas, maka akan berjalan baik jika kemampuan dasar siswa cukup memadai untuk berdiskusi. Bahkan keterampilan berbicara siswa juga berpengaruh.

Alokasi Waktu Pembelajaran

Guru perlu mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia serta tercantum dalam kurikulum. Apabila waktu yang tersedia terbatas, maka guru bisa memilih metode yang lebih sederhana, yakni ceramah, tanya jawab atau diskusi.

Pasalnya sangat tidak dimungkinkan untuk memilih metode eksperimen ataupun resitasi, yakni dengan waktu yang tidak cukup.

Sebagai informasi tambahan, tentu semua metode yang kami jelaskan di atas mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga memerlukan pertimbangan secara khusus.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu.

5/10/2021

Tips Menghadapi Murid Yang Hiperaktif

Tips Menghadapi Murid Yang Hiperaktif

Merangkum dari beberapa sumber, Tips Menghadapi Murid Yang Hiperaktif yang bisa anda terapkan sangatlah mudah. Yang terpenting lebih percaya diri dan mengenal karakter murid dengan baik.

Tips Menghadapi Murid Yang Hiperaktif
Nah sebagai seorang guru, tentu mempunyai harapan semua murid tetap diam dan memperhatikan semua pembelajaran yang diberikan, khususnya saat berada di dalam kelas.

Akan tetapi pada kenyataannya, harapan tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan. Sebab pastinya didalam kelas ada beberapa murid yang hiperaktif.

Pada kondisi yang demikian, umumnya murid yang hiperaktif lebih sulit untuk diberitahu. Sehingga memerlukan tips agar mereka mendengar ucapan kita.

Terlebih lagi, adapula beberapa dari mereka yang justru memancing teman-temannya untuk membuat kegaduhan. Sehingga sebagai guru, kita akan dibuat pusing saat henda menyampaikan pembelajaran.

Nah jika anda penasaran, berikut beberapa Tips Menghadapi Murid Yang Hiperaktif di kelas. Apa saja?

Mengatur Posisi Duduk

Apabila siswa tampak hiperaktif, maka perlu dipindah tempat duduk yang lebih dekat dengan anda. Serta posisikan mereka dengan anak yang tenang dan fokus pada pembelajaran yang disampaikan.

Secara tidak langsung, kondisi tersebut bisa mengubah pola pikir anak yang hiperaktif. Sehinga, anda pun bisa mengawasi anak tersebut serta memberikan nasihat bari mereka.

Memanggil Atau Menepuk Pundaknya

Saat anda memberikan pembelajaran bagi para murid, serta salah satu murid yang hiperaktif tampak berbicara sendiri, maka panggil namanya atau bisa pula dengan menepuk pundaknya.

Tujuan dari langkah ini ialah agar dia bisa kembali fokus pada pembelajaran. Lakukan secara terus menerus, khususnya jika mereka mengulang perilaku yang sama.

Dengan demikian, meraka akan lebih paham jika perilaku tersebut bukan hal yang baik. Khususnya saat sedang berada dalam kelas.

Bantu Kendalikan Emosi

Secara tiba-tiba, bisa saja anak yang hiperaktif menunjukkan perilaku diluar kontrol. Bahkan bisa tiba-tiba marah, menangis, atau berteriak.

Dalam hal ini, anda bisa memberikan pengertian yang bisa dipahami oleh anak. Serta bantu dia mengatur emosi, yakni dengan mengambil dan mendorong nafas dalam-dalam.

Tujuannya agar anak tersebut bisa lebih tenang. Bahkan bisa pula diberikan pujian, khususnya saat dia mau mendengarkan arahan dari anda.

Beri Pengertian Pada Temannya

Umumnya anak yang hiperaktif akan melakukan sesuatu yang tidak senangi oleh teman-temannya. Dalam hal ini, anda bisa memberikan pemahaman bagi mereka, yakni dengan lebih sabar menghadapi teman yang hiperaktif tersebut.

Selain tidak menjauhi, mereka pun bisa berperan untuk membantu temannya menenangkan diri.

Bekerjasama Dengan Orang Tua

Anda perlu bekerjasama dengan orang tua mereka dalam hal edukasi akan pentingnya asupan gizi. Dalam beberapa kasus anak hiperaktif, mereka mempunyai perilaku sangat aktif. Khususnya saat mengkonsumsi makanan tertentu.

Oleh karena itu, koordinasikan dengan orang tua untuk tidak memberikan makanan yang mengandung banyak gula, pemanis, pengawet, ataupun makanan atau minuman dingin.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum, semoga bisa membantu.

5/08/2021

Tips Menjalankan AN Untuk Guru dan Sekolah

Tips Menjalankan AN Untuk Guru dan Sekolah

Ada begitu banyak Tips Menjalankan AN Untuk Guru dan Sekolah yang bisa kalian pelajari. Khususnya pada artikel yang akan kami bahas kali ini.

Tips Menjalankan AN Untuk Guru dan Sekolah
Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Asesmen Nasional (AN) mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Akan tetapi, hal tersebut tentunya diperlukan upaya yang harus diterapkan guna mencapai target yang diinginkan oleh sekolah ataupun madrasah.

Dalam hal ini, seorang guru dan pihak sekolah perlu melakukan analisis terhadap tujuan pembelajaran. Sehingga poin yang dimasud dalam AN bisa terlaksana.

Intinya, kegiatan dan konten pembelajaran yang diajarkan, haruslah mempunyai potensi untuk mengembangkan kompetensi literasi, numerisasi dan juga karakter.

Setidaknya ada beberapa poin supaya Asesmen Nasional berjalan sebagaimana mestinya. Beberapaa poin yang dimaksud ialah :

Lakukan Analisis Kontribusi

Untuk poin yang pertama, guru dan sekolah harus paham tentang metode mana yang paling dekat dengan kompetensi yang dimaksud.

Intinya, masing-masing guru perlu tau mana yang bisa memberikan kontribusi terbesar. Sehingga langkah berikutnya bisa diterakan metode yang lebih tepat dan mengenai sasaran.

Terapkan Perencanaan

Lanjut pada tahap atau poin kedua, ialah dengan melakukan perencanaan pembelajaran kolaboratif berbasis pada murid yang diajar.

Sehingga kolaborasi tersebut tidak hanya guru berbasis mata pelajaran. Namun juga secara keseluruhan guru pada tingkat kelasnya masing-masing.

Poin ini sangat terkait dengan kolaborasi, diskusi, dan analisis pencapaian pembelajaran. Sehingga guru bisa paham dengan tujuan bersama atau analisis beban tugas para murid.

Sebagai contoh, kelas berbeda namun masih dalam kelas 7, semua mata pelajaran guru harus berkumpul dan merancang pengalaman belajar murid.

Selain itu, guru juga harus memperbanyak forum berbagi praktik. Baik itu dalam pembelajaran berbasis kompetensi atau yang lainnya.

Lakukan Secara Realistis

Pada poin ketiga, setidaknya harus dilakukan secara realistis, sehingga guru bisa lebih sensitif dan peka dalam memanfaatkan hasil level AN pada lingkup sekolah.

Secara dasar, para guru harus melakukan hal yang sama. Yakni memulai asesmen pada awal pembelajaran.

Tujuannya ialah untuk memahami kompetensi awal murid sebagai dasar penyusunan perencanaan pembelajaran masa akan datang.

Dengan memperbanyak forum diskusi dan berbagi, maka guru dan sekolah diyakini akan mampu menyusun asesmen numerisasi, literasi dan karakter.

Meski tidak harus sempurna, namun setidaknya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dan pada akhirnya pun harus dilakukan revisi agar lebih baik lagi.

Mengurangi Tugas Para Murid

Poin terakhir yang tidak kalah penting ialah mengurangi tugas untuk para murid. Sehingga waktu untuk meningkatkan kualitas soal akan menjadi lebih banyak.

Bukan tanpa alasan, pengurangan tugas tersebut sangat terkait dengan peningkatan kemampuan peserta didik.

Sehingga kualitas tugas akan lebih baik tanpa harus menguras dan membuang banyak energi. Beri murid dengan tugas yang lebih sedikit, namun kualitasnya lebih baik dan tepat sasaran.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum, semoga bisa membantu dan menjadi tambahan referensi bagi yang membutuhkan.

5/06/2021

Tips Menjadi Guru Kreatif

Tips Menjadi Guru Kreatif

Ada begitu banyak Tips Menjadi Guru Kreatif yang tersebar di internet. Bahkan kesemuanya memberikan saran yang bisa dianggap sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah.

Tips Menjadi Guru Kreatif
Tidak bisa kita pungkiri jika menjadi guru kreatif merupakan salah satu tuntutan yang harus dipenuhi oleh seorang guru.

Akan tetapi, dalam hal ini tidak sedikit pula kalangan guru yang masing bingung dalam menentukan dan melakukan cara untuk menjadi seorang guru yang kreatif.

Nah, bagi anda yang memang merasa kemampuan diri masih kurang. Atau ingin meningkatkan kreatifitas menjadi lebih baik. Maka bisa menyimak tips sederhana di bawah ini.

Memperluas Wawasan

Masih dalam masa pandemi seperti sekarang, tentu anda sebagai guru bisa memperlua wasan dengan mengikuti beberapa webinar atau pelatihan online.

Akan tetapi, anda pun bisa belajar beberapa hal baru sesuai dengan perkembangan zaman. Khususnya dengan memanfaatkan berbagai media pembelajaran.

Sebagai contoh ialah, belajar dari lagu yang sedang hits, atau bisa pula dengan memanfaatkan media daring yang saat ini sudah berkembang.

Bisa disebut jika cara ini sangat disukai oleh para murid, bahkan dianggap lebih menyenangkan dan mudah diingat oleh para siswa.

Mengumpulkan dan Mencatat Ide Kreatif

Sebagai seorang guru, akan lebih baik selalu mengumpulkan dan mencatat beberapa ide kreatif yang sudah diperoleh dari berbagai sumber.

Baik itu melalui buku, webinar, ataupun dari pengalaman guru yang lain. Catatan ini bisa anda buat selengkap dan sedetail mungkin.

Sehingga nantinya, catatan tersebut bisa dipergunakan sebagai pedoman saat merealisasikan beberapa ide yang sudah dicatat.

Berbagi dan Berdiskusi dengan Guru Lainnya

Sangat dianjurkan bagi guru untuk saling berdiskusi serta berbagi pengalaman dengan guru yang lain. Dengan demikian, guru bisa menemukan ilmu baru atau inspirasi dari pengalaman yang dialami oleh sesama guru.

Terlepas dari itu, guru juga bisa saling membantu serta saling memberikan masukan. Dengan adanya komunikasi yang baik, maka akan tercipta ide kreatif baru yang belum pernah ditemukan.

Melatih Kreatifitas Diri

Meski terbilang sederhana, namun nyatanya kreatifitas juga perlu dilatih. Tujuannya ialah supaya anda sebagai guru bisa lebih berkembang.

Langkah melatih kreatifitas bisa dilakukan dengan cara memainkan beberapa permainan yang membutuhkan konsentrasi serta kreatifitas berpikir. Contoh sederhananya ialah sudoku, scrabble, dan juga puzzle.

Terlepas dari itu, guru juga bisa melatih kreatifitas dengan terbiasa berpikir kritis dan menemukan solusi yang lebih efektif. Khususnya pada saat menemukan berbagai permasalahan.

Mulai Bereksperimen

Menerapkan metode belajar yang sama secara terus menerus akan membuat siswa merasa bosan. Bahkan berdampak pada mood guru itu sendiri.

Jika sudah merasa bosan dengan satu metode, maka tentunya bisa bereksperimen dengan metode yang baru.

Jangan pernah berpikiran untuk takut gagal, sebab dengan begitu seorang guru justru akan bisa melakukan evaluasi untuk perbaikan di masa akan datang.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum, semoga bisa membantu.

5/04/2021

Tips Cepat Naik Pangkat Dan Golongan PNS Untuk Guru

Tips Cepat Naik Pangkat Dan Golongan PNS Untuk Guru

Ada beberapa Tips Cepat Naik Pangkat Dan Golongan PNS Untuk Guru. Beberapa diantaranya bisa dilakukan dengan mudah dan terbilang menyenangkan.

Tips Cepat Naik Pangkat Dan Golongan PNS Untuk Guru
Tidak bisa dipungkiri jika setiap guru mempunyai keinginan untuk idup lebih sejahtera. Meski profesi ini menjadi suatu bentuk pengabdian, namun menjadi guru meruapakan suatu pekerjaan profesional.
Salah satu yang diupayakan untuk dilakukan ialah mengejar kenaikan pangkat, sekaligus golongan PNS.

Bisa disebut jika memperoleh kenaikan pangkat bagi guru dengan status PNS bukan masalah mudah. Agar bisa mencapai keinginan tersebut, guru harus memenuhi syarat dan prosedur yang sudah ditetapkan pemerintah.

Jika anda penasaran dengan tips yang kami maksud, berikut beberapa poin yang bisa anda pelajari. Apa saja?

Paham Akan Dasar Hukum

Peraturan yang menjadi dasar dalam kenaikan pangkat PNS guru diatur pemerintah secara resmi. Pada setiap prosedur, alur, syarat, dan informasi. Mmepunyai dasar hukum tertentu.

Pada poin ini, anda harus paham dengan dasar hukum yang diberlakukan. Beberapa poin yang termaktup ialah :

  • Permenpan RB No 16 Tahun 2009. Berisi tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit
  • Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010. Berisi Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit

Dasar hukum yang dimaksud, akan membantu dalam mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan. Khususnya dalam upaya mengejar kenaikan pangkat.

Berencana Dan Patuh Akan Syarat

Dalam hal mengajukan permohonan kenaikan pangkat, terdapat beberapa syarat dokumen dan penilaian Angka Kredit guru. Agar angkat kredit bisa tercapai, maka anda harus bisa menyusun rencana yang tepat.

Beberapa instrumen penilaian yang diperlukan mencakup : Angka Kredit Kumulatif (AKK), Angka Kredit Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (AKPKB), dan Angka Kredit Penunjang (AKP).

Pada setiap jabatan, mempunyai standar nilai yang berbeda. Dalam hal ini, anda bisa memetakan posisi serta butuh berapa poin agar bisa naik jabatan.

Untuk melihat angka kredit, tentu anda harus mengurus Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK). Sehingga bisa mendapat Penetapan Angka Kredit (PAK) Tahunan sekaligus bisa melihat seluruh poin yang didapat.

Membuat Karya Dan Rutin Mengikuti Diklat

Unsur penting dalam PKB ada tiga poin, yakni pengembangan diri, pebulikasi ilmiah, serta karya inovatif.

Pengembangan diri bisa anda tingkatkan dengan secara rutin mengikuti diklat, seminar, serta terlibat dalam kegiatan kolektif dan yang lainnya.

Terlebih lagi, anda juga harus berani dalam memulai pembuatan publikasi ilmiah dan karya inovatif. Apa saja bentuknya, yang terpenting sudah dibuat. Apabila hasilnya dirasa kurang memuaskan, maka masih bisa dikembangkan lagi.

Meningkatkan Gelar Pendidikan

Proses peningkatan kualifikasi pendidikan akan lebih mempermudah dalam mengejar kenaikan pangkat. Intinya, sebelum berkuliah lagi, tentu anda perlu memastikan mengurus Surat Izin Belajar Guru terlebih dahulu.

Langkah pendidikan lanjutan ini bukan berarti meninggalkan tanggung jawab sebagai seorang guru. Namun anda bisa mengambil kelas karyawan agar tidak terjadi bentrok waktu kuliah dengan tanggung jawab pekerjaan.

Tanya Pada Yang Berpengalaman

Mengurus kenaikan pangkat guru terbilang rumit serta harus disesuaikan dengan brikorasi yang sudah ditetapkan. Tidak sedikit guru yang merasa kesulitan atau bahkan bingung mengurus kenaikan pangkat. 

Pada poin ini, tentu anda tidak harus malu bertanya pada pihak yang sudah paham. Minta penjelasan secara rinci tentang langkah yang harus diakukan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga bisa membantu.

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Karya Ilmiah

[karyailmiah][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done