Berita Pendidikan: SNMPTN
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label SNMPTN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SNMPTN. Tampilkan semua postingan

5/09/2021

Tips Menjadi Guru Kesayangan Murid

Tips Menjadi Guru Kesayangan Murid

Dijaman serba teknologi seperti sekarang, mencari informasi tentang Tips Menjadi Guru Kesayangan Murid tidaklah susah. Sebab hanya memerlukan gadget yang tersambung dengan internet.

Tips Menjadi Guru Kesayangan Murid
Dalam tugasnya, guru tidak hanya berperan sebagai orang yang menstransfer ilmu dari dirinya ke peserta didik. Namun masih banyak peran lain yang harus dipelajari.

Guru pada jaman seperti sekarang, tidak lagi harus mendominasi kelas. Namun sekaligus sebagai fasilitator yang menjalankan alur kegiatan di kelas.

Teruntuk guru yang masih pemula, bagaimana sih cara supaya bisa disayangi dan disukai oleh siswa? Tips selengkapnya bisa anda simak pada daftar berikut :

Gunakan Humor

Murid tidak suka dengan kondisi yang tegang dan kurang bersahabat. Dalam hal ini, humor bisa menjadi peran untuk memecah kebekuan di dalam kelas.

Humor yang dimaksud disini tidak hanya berlaku seperti jokes-jokes alam komedian. Namun hanya sekedar menertawakan diri sendiri kerika melakukan kesalahan.

Apalagi sampai bisa tertawa bersama dengan siswa. Sehingga secara tidak langsung bisa menghilangkan sekat antara guru dan murid.

Lebih Ramah

Sebagi guru, anda perlu memastikan bahwa siswa bisa diterima dengan baik dan merasa nyaman di kelas. Perlu belajar lebih baik untuk menghafal nama siswa, sebab mereka pun akan sangat senang mendengarnya.

Poin lainnya, anda juga perlu meluangkan waktu untuk siswa. Contoh sederhananya ialah dengan kelas tambahan bagi siswa yang belum paham.

Peduli dan Peka Terhadap Siswa

Bukan hanya sebatas peserta didik, namun anda juga harus peduli pada siswa dengan memahami latar belakang mereka.

Dalam hal ini, tentu perlu mencari informasi mengenai hobi, budaya, dan bagaimana mereka menghabiskan waktu.

Selain itu, anda juga harus peka terhadap masalah pribadi siswa. Sebab tidak semua siswa masuk kelas dalam keadaan hati yang baik-baik saja.

Sudah menjadi tugas seorang guru utnuk lebih paham dengan kondisi mental siswa, khususnya saat mereka mempunyai masalah pribadi di rumah.

Lakukan Kolaborasi

Poin lanjutan agar anda lebih disukai murid ualah dengan melakukan kolaborasi siswa agar bisa bekerja sama. Bagi siswa yang mempunyai komunikasi baik antar sesama teman kelasnya, sangat kecil kemungkinan mereka mempunyai masalah sosial.

Dalam hal ini, anda bisa membuat pembelajaran yang mudah agar siswa lebih mudah berinteraksi. Dengan kata lain, mereka pun akan lebih leluasa dalam mendiskusikan pandangan mereka.

Evaluasi dan Umpan Balik

Anda perlu melibatkan siswa dan orang tua untuk mengokreksi progres siswa di kelas. Tidak hanya dalam hal yang negatif,namun juga progres serta peningkatan apa saja yang sudah dicapai siswa.

Tidak hanya dilakukan pada saat penerimaan rapor, namun perlu dilakukan rutin guna memberitakan hasil kinerja siswa kepada orang tua.

Dengan demikian, orang tua dan siswa lebih paham dengan apa yang mereka lakukan serta bagaimana cara memperbaikinya.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan, semoga bisa menjadi referensi untuk menuju kreatifitas yang lebih baik.

4/30/2021

Syarat Mudah Untuk Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2021

Syarat Mudah Untuk Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2021

Syarat Mudah Untuk Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2021 mungkin sudah banyak yang mengetahui. Khususnya bagi mereka calon mahasiswa yang tidak lolos SNMPTN.

Syarat Mudah Untuk Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2021
Mendaftar pada universitas atau perguruan tinggi negeri memanglah tidak mudah. Terdapat banyak saingan, sehingga memerlukan upaya yang lebih dibanding dengan Universitas swasta.

Nah seperti yang kita ketahui, teruntuk calon mahasiswa Indonesia yang sebelumya tidak lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), akan kembali berjuang melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Dikutip dari laman resmi ltmpt.ac.id, jadwal pelaksanaan UTBK SBMPTN akan dibagi menjadi dua gelombag. Untuk gelombang pertama, UTBK akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 18 April 2021.

Sedangkan untuk tahap atau gelombang 2 (kedua), akan dilaksanakan mulai dari tanggal 26 April hingga 2 Mei. Sementara mengenai hasil, akan diumumkan pada 14 Juni 2021 pukul 15.00 WIB.

Dibalik kuota yang disediakan hanya sedikit, terdapat banyak persaingan yang mungkin bisa kita anggap tidak sebanding.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika peserta mempersiapkan diri secara matang. Baik dari materi atau beberapa hal lain yang menjadi pendukung.

Selain itu, lakukan pula persiapan pada saat hari ujian. Bahkan persiapan yang satu ini sangat wajib dan dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Menurut yang kami lansir dari Twitter resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), @ltmptofficial, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan.

Pertanyaannya, apa saja tips yang dimaksud? Berikut beberapa tips saat mengikuti UTBK SBPMTN di hari H.

Syarat Mudah Untuk Bisa Ikut UTBK SBMPTN 2021

1. Poin yang pertama, pastikan bahwa anda sampai pada lokasi ujian 45 menit sebelum dimulainya sesi ujian serta jangan sampai terlambat.

2. Gunakan pakaian yang rapi dan sopan, serta mengenakan sepatu.

3. Sudah makan dan minum (agar tidak lemas, dll)

4. Membawa semua (seluruh) dokumen yang disyaratkan dalam ujian UTBK SBMPTN. Beberapa diantaranya mencakup :

  • Kartu tanda Peserta UTBK SBMPTN 2021
  • Fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir bagi lulusan 2019 dan 2020
  • Surat keterangan kelas 12 yang sudah ditandatangani oleh kepala sekolah, serta berisi nama siswa, NISN siswa, NPSN sekolah, serta pas foto berwarna siswa terbaru (ukuran bebas) bagi angkatan 2021.
  • Identitas diri lain, seperti halnya KTP/SIM/Kartu Pelajar.

5. Untuk poin terakhir, pastikan anda menggunakan masker (wajib), face shield (dianjurkan), serta sarung tangan (jika diinginkan).

Karena saat ini masih dalam masa pandemi, tentunya anda harus memperhatikan beberapa poin syarat yang sudah kami sebutkan di atas.

Sehingga, selain memperhatikan materi yang akan diujikan pada UTBK SBMPTN, tentunya anda juga harus memperhatikan beberapa poin lain sebagai pendukung.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami rangkum, semoga bisa membantu dan berguna bagi yang membutuhkan.

2/11/2021

Jadi Syarat Masuk STAN, Ini Informasi UTBK – SBMPTN 2021 Yang harus Diketahui

Jadi Syarat Masuk STAN, Ini Informasi UTBK – SBMPTN 2021 Yang harus Diketahui

Teruntuk calon mahasiswa baru, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menerapkan syarat. Yakni menggunakan nilai UTBK-SBMPTN 2021 atau Ujian Tulis berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Jadi Syarat Masuk STAN, Ini Informasi UTBK – SBMPTN 2021 Yang harus Diketahui
Dikutip dari situs tryout online STAN, Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menjelaskan bahwa STAN mensyaratkan calon mahasiswa memiliki nilai UTBK kelompok soshum. UTBK yang dimaksud ada Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Dengan diterapkannnya ketentuan tersebut, maka tidak semua bagian dari UTBK-SBMPTN 2021 digunakan dalam seleksi masuk STAN.

Sedangkan untuk sebelumnya, STAN atau PKN STAN juga sudah menjalin kerja sama (MoU) dengan LTMPT, yakni utnuk menggunakan skor UTBK-SBMPTN 2021.

Meski sudah memberi kabar terkait dengan informasi ini, Ketua Pelaksana LTMPT menyarankan masyarakat untuk menunggu kabar resmi dari STAN. Pasalnya, informasi resmi STAN bisa dijamin kebenarannya, bukan hoax, serta bisa dipercaya sehingga tidak mengakibatkan masyarakat tersesat.

Untuk saat ini, informasi syarat masuk STAN 2021 sudah bisa diakses melalui situs resmi Ri, BPPK, dan PKN STAN. Sedangkan utnuk informasi terkait dengan UTBK SBMPTN 2021, bisa dilihat pada laman resmi LTMPT di https://ltmpt.ac.id

Apa yang menjadi syarat dari UTBK 2021? Berikut kami sudah merangkum tentang informasi UTBK-SBMPTN 2021. Simak baik-baik ya!

Daftar Persyaratan UTBK 2021

  • Siswa SMA/SMK/MA/Sederajat kelas XII pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2021.
  • Lulusan SMA/SMK/MA/Sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020. Usia maksimal per 1 Juli 2021 ialah 25 tahun.
  • Membayar biaya UTBK
  • Hasil tes UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan di tahun 2021.

Jadwal Pelaksanaan UTBK 2021

  • Daftar atau registrasi akun LTMPT pada tanggal 7 Februari hingga 12 Maret 2021
  • Pendaftaran UTBK – SBMPTN pada tanggal 15 Maret hingga 1 April 2021
  • Pelaksanaan UTBK 2021 pada tanggal 12 hingga 18 April 2021 untuk gelombang 1 – Tanggal 26 April hingga 2 Mei untuk gelombang 2
  • Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SBMPTN 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2021 pukul 15.00 WIB.

Daftar Materi UTBK 2021

  • Materi yang diterapkan pada UTBK-SBMPTN 2021 kelompok soshum terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pelajaran geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi.
  • Untuk alokasi waktu tes UTBK – SBMPTN kelompok soshum ialah 195 menit.

Sudah siap mendaftarkan diri menjadi peserta UTBK – SBMPTN 2021 tujuan STAN? Tentu harus paham beberapa syarat yang harus dilengkapi.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan. Semoga apa yang kami tulis ini bisa menjadi salah satu referensi yang memang benar-benar dibutuhkan.

2/09/2021

Informasi Jalur Penerimaan Dan Alokasi Daya Tampung Mahasiswa Baru LTMPT

Informasi Jalur Penerimaan Dan Alokasi Daya Tampung Mahasiswa Baru LTMPT

Jalur Penerimaan Dan Alokasi Daya Tampung Mahasiswa Baru mungkin sudah dijelaskan oleh beberapa sumber di internet. Akan tetapi, tidak kesemuanya menyajikan informasi yang lengkap. Sehingga tidak sedikit orang yang masih bingung untuk memahaminya.

Informasi Jalur Penerimaan Dan Alokasi Daya Tampung Mahasiswa Baru LTMPT
Dikutip dari laman resmi LTMPT, jalur penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana pada PTN dilakukan melalui beberapa seleksi. Beberapa diantaranya ialah SNMPTN, SBMPTN, Jalur Mandiri, sekaligus menurut yang memenuhi kriteria oleh pihak PTN.

Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), dilakukan berdasar pada hasil penelusuran prestasi akademik atau portofolio dari calon mahasiswa.

Sedangkan untuk Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN), dilakukan berdasar pada hasil ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan kriteria lain yang sudah disepakati oleh PTN.

Terlepas dari penerimaan mahasiswa baru, khususnya yang melalui SNMPTN dan SBMPTN, PTN juga bisa melakukan seleksi mandiri. Salah satunya bisa menggunakan nilai hasil UTBK.

Jika dari sisi daya tampung pada setiap Program Studi (Prodi) yang sudah disediakan untuk para calon mahasiswa baru, khususnya yang mengikuti SNMPTN, akan ditetapkan paling sedikit sebanyak 20% dari daya tampung Prodi yang bersangkutan.

Sedangkan untuk kuota Prodi yang disediakan untuk calon mahasiswa yang mengikuti SBMPTN, akan ditetapkan paling sedikit sebanyak 40% dari daya tampung Prodi yang bersangkutan.

Bagaimana dengan penetapan kuota untuk seleksi mandiri? Kuota setiap prodi dari seleksi mandiri ditetapkan paling banyak 30% dari daya tampung prodi yang bersangkutan.

Apa saja persyaratan peserta agar bisa mengikuti SNMPTN?

  • Calon peserta masih berada di kelas terkhir pada pendidikan menengah dan akan lulus pada tahun berjalan.
  • Calon peserta mempunyai prestasi akademik yang baik serta konsisten ditunjukkan dengan kuota terbaik di sekolah dan dilakukan oleh LTMPT
  • Calon peserta masuk pada kuota peringkat terbaik di sekolah yang ditentukan akreditasi sekolah.
  • Calon peserta dinyatakan memenuhi syarat lain yang sudah ditentukan oleh masing-masing PTN. Ketentuan lebih lanjut terkait persyaratan dan tata cara penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN, nantinya akan ditetapkan oleh LTMPT.

Apa saja syarat peserta untuk mengikuti SBMPTN?

  • Peserta sudah mempunyai akun LTMPT
  • Peserta mempunyai nilai UTBK SBMPTN yang masih berlaku
  • Peserta sudah mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus pendidikan menengah
  • Peserta merupakan lulusan menengah maksimal tiga tahun terakhir
  • Syarat dan ketentuan lebih lanjut tentang persyaratan dan tata cara penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN, akan ditetapkan oleh LTMPT.
  • Sementara itu, ketentuan tentang persyaratan, metode, tata cara, sekaligus kriteria seleksi mandiri yang dilaksanakan oleh masing-masing PTN, diatur dan ditetapkan oleh PTN bersangkutan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Apabila informasi diatas masih kurang, serta ingin data yang lebih lengkap. Anda bisa mengakses langsung laman resmi LTMPT di https://ltmpt.ac.id

1/30/2021

Perbedaan SNMPTN Dan SBMPTN Pada Tes UTBK LTMPT 2021

Perbedaan SNMPTN Dan SBMPTN Pada Tes UTBK LTMPT 2021

Seperti yang sudah diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), setidaknya ada 3 jalur seleksi dalam penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2021.
Perbedaan SNMPTN Dan SBMPTN Pada Tes UTBK LTMPT 2021
Jalur yang dimaksud ialah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.

Kesemua jalur tersebut mengikuti perkembangan teknologi informasi, sehingga proses seleksi dilakukan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Yang menjadi pertanyaan disini ialah, apa perbedaan antara SNMPTN dan SBMPTN? Siswa yang bisa mendaftar di SNMPTN ialah siswa yang eligible, yakni siswa yang dinyatakan layak mendaftar. Daftar siswa ini bisa dilihat pada laman resmi LTMPT atau situs resmi Kemendikbud.

Pada peserta yang ikut dalam SNMPTM sendiri tidak akan dipungut biaya sedikit pun. Pasalnya semua biaya sudah ditanggung oleh pemerintah. Untuk proses seleksi, berdasar dari hasil penelusuran prestasi akademik.

Syarat peserta untuk mengikuti seleksi SNMPTN ialah :

  • Siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir (XII) di tahun 2021 dan memiliki prestasi unggul.
  • Mempunyai prestasi akademik sekaligus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
  • Mempunyai Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PPDS.
  • Mempunyai nilai rapor semester 1 dengan 5 yang sudah dimasukkan pada PPDS oleh pihak sekolah.
  • Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga, wajib mengunggah portofolio.
  • Setiap siswa bisa memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN.
  • Apabila memilih dua prodi, maka salah satu harus berada di provinsi PTN yang sama dengan SMA/SMK/MA asalnya.
  • Apabila memilih satu program studi, maka bisa memilih PTN yang berada di provinsi manapun.
  • Tidak dianjurkan untuk lintas minat (tergantung syarat dan ketentuan PTN yang dituju).

Yang sangat penting untuk digarisbawahi, bagi para peserta yang sudah lulus SNMPTN 2021 tidak diperbolehkan serta akan ditolak saat mengikuti SBMPTN 2021.

Sedangkan untuk peserta tunanetra, diharuskan menyertai juga dengan surat keterangan dari kepala sekolah.

Dari sisi peserta kelompok ujian Saintek atau kelompok ujian Soshum, perlu membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN, yakni sebesar Rp 200 ribu.

Sementara untuk kelompok ujian campuran (Saintek dan Soshum) membayar biaya UTBK sebagai syarat pendaftaran SBMPTN, yaitu sebesar Rp 300 ribu.

Teruntuk SBMPTN, berikut syarat peserta untuk bisa mengikuti tes :

  • Siswa SMA/SMK/MA/Sederajat lulusan tahun 2019, 2020 dan harus sudah mempunyai ijazah. Sedangkan untuk lulusan SMA sederajat dari luar negeri, harus mempunyai ijazah yang sudah disetarakan.
  • Mengikuti serta mempunyai nilai UTBK 2021.
  • Dalam kondisi sehat sehingga tidak menggangu kelancaran proses studi.
  • Bagi peserta yang memilih prodi bidang seni dan olahraga, wajib mengunggah portofolio.
  • Setiap siswa diperbolehkan untuk memilih dua prodi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi pada dua PTN.

1/28/2021

Tahapan Registrasi Akun LTMPT Agar Bisa Daftar SNMPTN

Tahapan Registrasi Akun LTMPT Agar Bisa Daftar SNMPTN

Memasuki awal tahun 2021, sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi siswa kelas XII yang ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Apalagi pendaftaran yang dilakukan melalui jalur Seleksi nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.

Tahapan Registrasi Akun LTMPT Agar Bisa Daftar SNMPTN
Tepat pada tanggal 4 Januari 2021 lalu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sudah meluncurkan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021 secara virtual melalui kanal Youtube LTMPT Official.

Selain membahas tentang SNMPTN 2021, LTMPT juga mengulas tentang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (ABMPTN) 2021.

Pada pemaparannya, Ketua LTMPT menjelaskan secara lengkap informasi mengenai skema SNMPTN 2021. Tentu saja, jalur tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas XII yang eligible atau mempunyai hak untuk mendaftar (siswa yang mempunyai prestasi di sekolah).

Terlepas dari itu, siswa yang eligible juga harus melakukan registrasi untuk mempunyai akun LTMPT, yaitu terhitung sejak 4 januari 2021 pukul 15.00 WIB.

Prof. Nasih selaku Ketua LTMPT, menyebut jika registrasi akun khusus diperuntukkan bagi lulusan 2021 dan akan mengikuti SNMPTN 2021. Penutupan pendaftaran ini direncanakan pada tanggal 1 Februari 2021. Setidaknya ada waktu 27 hari untuk mempersiapkan diri.

Terkait dengan alur registrasi serta verifikasi akun sekolah, ada beberapa poin yang patut diperhatikan. Beberapa diantaranya mencakup :

  • Sekolah mendaftarkan akun menggunakan NPSN dan kode registrasi yang ada di Pusdatin
  • Pihak sekolah melakukan verifikasi dan validasi akun
  • Selanjutnya, Sekolah melakukan aktivasi akun menggunakan email

Bagaimana dengan alur registrasi dan verifikasi akun siswa? Ada 3 poin yang harus dilakukan. Beberapa diantaranya ialah :

  • Siswa mendaftar akun menggunakan NISN, NPSN, dan tanggal lahir.
  • Siswa melakukan aktivasi akun menggunakan email.
  • Siswa melakukan verifikasi dan validasi akun.
Setelah melewati beberapa tahap diatas, maka proses selanjutnya ialah melakukan pengecekan pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS). Langkah yang harus ditindaklanjuti ialah :
  • Login dengan akun yang sudah terdaftar
  • Cek informasi sekolah (data sekolah dan jurusan)
  • Menyelesaikan (finalisasi) data sekolah
  • Pemeringkatan siswa yang eligible dan finalisasi siswa eligible
  • Pengisian nilai siswa eligible dan finalisasi nilai.

Untuk PPDS sendiri, hanya bisa dilakukan oleh pihak sekolah. Sehingga kewenangan PPDS sepenuhnya diberikan pada sekolah untuk input data sesuai yang dibutuhkan.

Masih dalam keadaan login, bisa membuka laman https://ppds.ltmpt.ac.id dan login menggunakan akun LTMPT yang sudah terdaftar. Apabila tidak mempunyai akun, maka tidak akan bisa login sekaligus tidak bisa mendaftar SNMPTN 2021.

Mungkin hanya itu saja informasi yang bisa kami sampaikan. Jika informasi diatas masih kurang, maka bisa melakukan pengecekan langsung di laman resmi LTMPT.

Informasi terkait SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021, bisa diunduh melalui laman https:www.ltmpt.ac.id

1/26/2021

11 Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2021 Yang Harus Diketahui

11 Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2021 Yang Harus Diketahui

Teruntuk calon mahasiswa yang mempunyai keinginan masuk perguruan tinggi negeri (PTN), maka sudah bisa mulai dari sekarang dalam mempersiapkan diri dengan baik.

11 Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2021 Yang Harus Diketahui
Tidak berbeda dari tahun sebelumnya, jalur masuk di 2021 masih sama, yaitu dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), serta Jalur Mandiri.

Pada jalur yang pertama yang bisa digunakan ialah SNMPTN 2021. Supaya memberikan gambaran bagi para calon peserta SNMPTN, maka Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT( menyelenggarakan sosialisasi pelaksanaan SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN tahun 2021 secara daring (online).

Seperti dipaparkan oleh Ketua Pelaksana LTMPT Budi Prasetyo, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan pda pendaftaran SNMPTN 2021.

Maka dari itu, dalam sosialisasi online tersebut pihak LTMPT juga memberikan gambaran pada kepala sekolah serta guru BK. Khususnya pada penggunaan jalur SNMPTN 2021.

Untuk lebih jelasnya, berikut 11 tahapan pendafaran SNMPTN 2021 :

  1. Untuk poin satu, ialah pengumuman oleh LTMPT teruntuk bagi sekolah sesuai dengan akreditasi dan jumlah siswa.
  2. Melakukan registasi akun LTMPT bagi sekolah (Wajib bagi sekolah yang belum punya akun LTMPT. Dalam hal ini, sekolah harus daftar (registrasi) melalui laman https://portalltmpt.ac.id)
  3. Registrasi akun LTMPT bagi siswa (Wajib bagi semua siswa kelas XII melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id)
  4. Pihak sekolah menentukan calon peserta Berdasar data LTMPT dari jumlah siswa dan akreditasi di Dapodik-Pusdatin Kemendikbud atau EMIS-Pendis Kemenag.
  5. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS)
  6. Pendaftaran SNMPTN 2021
  7. Pilihan PTN dan Program Studi Pendaftar bisa memilih paling banyak dua PTN.
  8. Pengunggahan portofolio (Wajib bagi peserta yang memilih program studi Bidang Seni dan Olahraga)
  9. Seleksi Jalur SNMPTN 2021 (Berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN)
  10. Pengumuman Kelulusan hasil SNMPTN 2021
  11. Melakukan daftar ulang (Sesuai dengan PTN tempat calon mahasiswa dinyatakan diterima)
Menurut penjelasan Budi, semua proses akan dipercayakan pada sekolah untuk memasukkan nilai. Atau bisa juga menjadi kewenangan sekolah. Akan tetapi, yang di isikan pada PPDS hanya siswa yang terbilang eligible.

Terlepas dari itu, untuk memperoleh informasi yang lebih jelas dan valid, pihak LTMPT juga memberikan himbauan pada pihak sekolah untuk terus melakukan pemantauan. Khususnya terkait dengan perkembangan info, tidak terkecuali ketentuan mengisi PPDS yang akan diunggah pada laman LTMPT.

Sebagai tambahan catatan, pengumuman kuota akan dilaksanakan hingga 28 Desember 2020. Sedangkan untuk layanan masa sanggah tentang kuota, bisa dilakukan paling lambat pada Jumat 15 Januari 2021 pukul 15.99 WIB.

Bagaimana? Apa anda sudah siap mendaftar SNMPTN 2021? Tentu beberapa poin diatas bisa menjadi dasar sebelum anda mengikuti seleksi yang akan segera dilaksanakan.

1/24/2021

Info LTMPT dan Pengumuman Jadwal SNMPTN 2021

Info LTMPT dan Pengumuman Jadwal SNMPTN 2021

Secara resmi, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT sudah meluncurkan Sistem Penerimaan Mahasiswa baru (PMB) 2021 secara virtual melalui kanal Youtube LTMPT Official pada hari Senin (4/1/2021) yang lalu.

Info LTMPT dan Pengumuman Jadwal SNMPTN 2021

Informasi yang disampaikan ialah tentang seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ujian Tulis dengan Basis Komputer (UTBK), serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021.

Sedangkan untuk peluncuran SNMPTN 2021 ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Prof, Nizam. Beliau menyebut jika pelaksanaan SNMPTN ataupun UBTK dan SBMPTN 2020 berjalan lancar meski berada pada kondisi pandemi Covid-19.

Pada pemaparannya, Prof. Nizam menyebut jika semua mengikuti protokol kesehatan dengan baik, maka tentunya bisa menjaga (mencegah) dari penularan pandemi. Sehingga, hal baik pada pelaksanaan UTBK 2020 kemarin bisa dibudidayakan.

Dalam hal pelaksanaan di 2021, pihak Kemendikbud akan terus berupaya meningkatkan semua aspek dengan baik. Pasalnya, semua sudah paham dengan kondisi pandemi serta bisa beradaptasi.

Terlepas dari pembahasan tersebut, kami juga sudah merangkum beberapa hal terkait dengan info LTMPT sekaligus jadwal SNMPTN. Berikut rincian selengkapnya :

Info LTMPT

Dari sisi LTMPT, setidaknya ada beberapa jalur dan kuota yang harus diperhatikan dalam penyelenggaran SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2021. Apa saja?

Dari sisi jalur kuota, terbari dengan SNMPTN (minimum 20 persen), SBMPTN (minimum 40 persen), dan Seleksi Mandiri (maksimum 20 persen).

Bersumber dari data 28 Desember 2020, LTMPT mengumumkan kuota siswa eligible mendaftar melalui jalur SNMPTN. Sedangkan untuk kelengkapan data, bisa di cek pada laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/ltmpt. 

Jika sudah benar, maka harus login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id (menggunakan akun sekolah( mulai dari 4 Januari 2021.

Berikut Jadwal Lengkap SNMPTN 2021

  • Pengumuman jumlah kuota dilakukan sejak 28 Desember 2020
  • Setiap sekolah yang siswanya ingin mendaftar melalui jalur SNMPT, diwajibkan untuk melihat data ini.
  • Layanan masa sanggah terkait kuota, bisa dilakukan paling lambat Jumat 15 Januari 2021 pukul 15.00 WIB.
  • Terhitung mulai 4 Januari 2021, maka Registrasi akun LTMPT dibuka dan akan ditutup pada tanggal 1 Februari 2021 pukul 15.00 WIB (lulusn tahun 2021 dan ikut SNMPTN).
  • Penetapan siswa eligible oleh sekolah, ditutup sejak 8 Februari 2021 pukul 15.00 WIB.
  • Pengisian PPDS mulai 11 Januari hingga 8 Februari 2021 pukul 15.00 WIB
  • Pendaftaran SNMPTN dimulai pada 15 hingga 24 Februari pukul 15.00 WIB.
  • Pengumuman SNMPTN 22 Maret 2021.

Berada pada kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Semua pendaftaran dilakukan secara daring. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko penularan saat mendaftar secara konvensional. Sekian informasi yang bisa kami bagikan, semoga bisa membantu!

1/22/2021

Terkait Keikutsertaan di Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN 2021, Ini 8 Poin Yang Harus Diketahui

Terkait Keikutsertaan di Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN 2021, Ini 8 Poin Yang Harus Diketahui

Apa saja poin penting terkait keikutsertaan siswa pada pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN 2021? Untuk memperoleh jawaban yang lebih jelas, baca ulasan berikut hingga tuntas.

Terkait Keikutsertaan di Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN 2021, Ini 8 Poin Yang Harus Diketahui
Terkait dengan beredarnya informasi mengenai “keikutsertaan siswa atau peserta pada pelaksanaan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021”, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) meluncurkan Surat Edaran tentang Keikutsertaan siswa pada SNMPTN dan SBMPTN 2021.

LTMPT dalam Surat Edaran Nomor 02/SE.LTMPT/2021, menyampaikan beberapa poin penting yang ada hubungannya dengan pelaksanaan seleksi. Apa saja poin tersebut?

1. LTMPT tidak pernah menerbitkan atau mengeluarkan aturan tentang larangan bagi siswa maupun lulusan MA Keagamaan untuk mendaftar atau mengikuti SNMPTN, UTBK-SBMPTN 2021.

2. Jalur seleksi untuk masuk PTN yang diselenggarakan LTMPT yakni SNMPTN dan UTBK-SBMPTN. Menerapkan Program Studi (Prodi) yang ditawarkan pada kedua jalur tersebut DIUSULKAN oleh Rektor masing-masing PTN, tidak terkecuali PTKIN dan Politeknik Negeri.

3. Program studi yang ditawarkan oleh PTKIN dalam SNMPTN dan SBMPTN 2021, merupakan program studi yang hanya bersifat umum. Sedangkan untuk prodi Keagamaan, tidak ditawarkan pada kedua seleksi tersebut. Terkhusus untuk program studi Keagamaan, PTKIN akan menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara tersendiri.

4. Prodi atau program studi yang ditawarkan oleh Politeknik Negeri pada SNMPTN dan SBMPTN 2021 hanya utnuk Program Studi D4. Sedangkan untuk luar program tersebut, Politeknik Negeri menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara tersendiri.

5. Untuk siswa kelas XII tahun 2021 pada jenjang SMA/SMK/Madrasah Aliyah (MA), baik itu negeri ataupun swasta yang eligible, tetap diperbolehkan mengikuti SNMPTN 2021 dengan pilihan Prodi yang ada di PTN (disesuaikan dengan syarat yang ditentukan PTN), atau PTKIN (hanya untuk prodi umum serta sesuai persyaratan), atau Politeknik (khusus untuk prodi D4 sesuai syarat yang ditentukan).

6. Seleksi jalur untuk SNMPTN menggunakan nilai rapor. Pertimbangan seleksi berfokus pada kesesuaian nilai mata pelajaran dan juga nilai mata pelajaran dengan prodi yang sudah dipilih.

7. Teruntuk siswa kelas XII tahun 2021 pada jenjang SMA/SMK/Madrasah Aliyah (MA) baik itu negeri ataupun swasta (yang belum lolos SNMPTN 2021) dan siswa lulusan tahun 2020 dan 2019, masih diperbolehkan untuk mengikuti SBMPTN 2021 dengan pilihan Prodi yang ada di PTN (disesuaikan dengan syarat dan ketentuan PTN), atau PTKIN (dengan prodi umum saja sesuai persyaratan) atau Politeknik (dikhususkan untuk program studi D4 dan disesuaikan dengan persyaratan).

8. Penetapan lulus seleksi pada SNMPTN dan SBMPTN merupakan kewenangan penuh dari Rektor PTN/PTKIN/Direktur Politeknik dan bukan kewenangan dari LTMPT.

Bagaimana? Sudah paham dengan penjelasan yang sudah kami bahas diatas? Jadi meski tidak lulus seleksi untuk SNMPTN, nyatanya masih bisa mencoba SBMPTN yang sejatinya hampir tidak ada perbedaan diantara keduanya.

3/23/2019

TERKUAK! Panduan daftar ulang Calon MABA Lulus SNMPTN 2019 Lengkap!

TERKUAK! Panduan daftar ulang Calon MABA Lulus SNMPTN 2019 Lengkap!

TERKUAK! Panduan daftar ulang Calon MABA Lulus SNMPTN 2019 Lengkap. Tepat pada Hari Jumat (Jumat keramat) tanggal 22 Maret 2019, kelulusan peserta SNMPTN 2019 telah diumumkan. Terdapat 92.331 (Sembilan puluh dua ribu tiga ratus tiga puluh satu) siswa telah lulus dari total 478.606 siswa seleksi SNMPTN 2019. Berbahagialah bagi anda yang telah lulus SNMPTN 2019.
TERKUAK! Panduan daftar ulang Calon MABA Lulus SNMPTN 2019 Lengkap!
Namun perlu diketahui Bagi peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Jalur SNMPTN Tahun 2019 wajib melihat syarat, ketentuan, dan jadwal registrasi (daftar ulang) yang dapat dilihat di website/laman PTN tujuan masing-masing. Di samping itu, peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Jalur SNMPTN Tahun 2019 tidak dapat mendaftar jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2019.

Bagi anda yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan berkas-berkas untuk daftar ulang ke masing2 kampus tujuan anda. Perlu diketahui bahwa, mekanisme dan prosedur daftar ulang SNMPTN 2019 mengikuti kebijakan dan aturan masing-masing PTN yang dituju.

Nah, kami telah merangkum untuk beberapa universitas, tata cara pendaftaran ulang bagi calon MABA Jalur SNMPTN 2019 yang dapat dilihat pada masing2 link sebagai berikut:
  1. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Universitas Brawijaya
  2. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Universitas Indonesia
  3. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Institut Teknologi Bandung (ITB)
  4. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Universitas Airlangga
  5. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Universitas Hasanuddin
  6. Panduan daftar ulang Calon MABA Jalur SNMPTN 2019 Universitas Negeri Makassar
Bagi kalian yang melakukan cek kelulusan SNMPTN 2019 pada web snmptn berikut, anda dapat melihat pada pdf dibawah:

Panduan Cara Daftar Ulang SNMPTN 2019 Universitas Hasanuddin 2019

Panduan Cara Daftar Ulang SNMPTN 2019 Universitas Hasanuddin 2019

Tepat pada hari jumat, 22 maret 2019 LTMPT sudah mengumumkan Siswa-Siswi yang lolos SNMPTN 2019. Dalam hal ini, termasuk juga bagi calon mahasiswa Universitas Hasanuddin. Oleh karena itu bagi kalian yang telah berhasil lulus SNMPTN 2019, segeralah persiapkan diri untuk melakukan daftar Ulang SNMPTN 2019. Pihak kampus Unhas sendiri telah memberikan panduan untuk daftar ulang bagi siswa yang lulus snmptn 2019 sebagai berikut ini:


Panduan Cara Daftar Ulang SNMPTN 2019 Universitas Hasanuddin 2019

  1. Mengisi formulir pendaftaran ulang secara Online di http://unhas.ac.id/pmb tanggal 08–15  April 2019 ;
  2. Mengikuti Verifikasi Tahap I (Verifikasi rapor, prestasi akademik lain) di Gedung Registrasi Unhas Kampus Tamalanrea sesuai jadwal masing-masing calon di laman http://unhas.ac.id/pmb/ (terlampir di surat panggilan) dengan membawa kelengkapan seperti pada Poin Tahap I Lampiran-3;
  3. Jika lolos verifikasi Tahap I, maka Saudara harus mengikuti Verifikasi UKT di Gedung Registrasi Unhas Kampus Tamalanrea sesuai jadwal masing-masing calon di laman http://unhas.ac.id/pmb/ (terlampir di surat panggilan) dengan membawa kelengkapan seperti pada Lampiran-4;
  4. Bagi calon mahasiswa yang dinyatakan lulus Verifikasi Tahap I dan Tahap II membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di bank BTN (seluruh cabang) dengan membawa Slip Pembayaran (didownload di laman http://unhas.ac.id/pmb/) pada tanggal 12 - 22 Juni 2019 dengan rincian seperti pada Lampiran-1.
  5. Mendaftarkan diri di Gedung Registrasi Unhas Kampus Tamalanrea sesuai jadwal masing-masing calon di laman http://unhas.ac.id/pmb/ (terlampir di surat panggilan) dengan membawa kelengkapan seperti pada Lampiran-3 (Tahap III);
  6. Pada saat Verifikasi Tahap III, calon penerima Beasiswa Bidikmisi diharuskan membawa kelengkapan seperti yang tertera pada Lampiran-4 untuk diverifikasi oleh Tim Verifikasi;
  7. Mengikuti pemeriksaan kesehatan saat mendaftar (poin 5), yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Universitas Hasanuddin;
  8. Berpakaian rapi dan sopan (tidak mengenakan kaus oblong), baju putih lengan panjang, celana kain hitam untuk laki-laki, rok panjang hitam untuk wanita dan memakai sepatu;
Jika Saudara tidak hadir tepat waktu atau tidak dapat memenuhi  ketentuan-ketentuan di atas, maka hak Saudara sebagai calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin tahun akademik 2019/2020 dinyatakan gugur. Baca juga: Pedoman daftar ulang SNMPTN 2019 UNM

Jika dibutuhkan informasi lebih lanjut, hubungi Help Desk Panitia Unhas di No.Hp:
0821-9124-0248, 0411-586006 (via telepon), via email akademik@unhas.ac.id, akademikunhas@gmail.com atau WhatsApp (WA) 082-197-499-605 aktif jam 08:00 - 16:00 WITA dengan periode aktif 08 April s/d 11 Agustus 2019 setiap hari kerja.
Kepada peserta lolos agar tidak menerima informasi dari pihak lain yang tidak bertanggungjawab.
Pedoman daftar Ulang Calon MABA SNMPTN 2019 Universitas Negeri Makassar (UNM)

Pedoman daftar Ulang Calon MABA SNMPTN 2019 Universitas Negeri Makassar (UNM)

Pedoman daftar Ulang Calon MABA SNMPTN 2019 Universitas Negeri Makassar (UNM). SNMPTN 2019 telah diumumkan, terdapat 92.331 siswa yang lulus melalui jalur SNMPTN 2019. Apakah anda sudah melakukan cek kelulusan SNMPTN 2019 ? Untuk calon mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) dapat cek pada link berikut ini: http://pengumuman.unm.ac.id/ atau http://pengumuman.snmptn.ac.id/.
Prosedur daftar Ulang Calon MABA SNMPTN 2019 Universitas Negeri Makassar (UNM)
Nah bagi kalian yang telah berhasil lulusan seleksi snmptn 2019 UNM, anda sudah dapat untuk mempersiapkan berkas untuk registrasi ulang snmptn 2019. Mekanisme prosedur dan syarat Pendaftaran Ulang Siswa Lulus SNMPTN UNM 2019 adalah sebagai berikut ini: Lihat Juga: Pedoman daftar ulang Calon MABA ITB SNMPTN 2019
Prosedur daftar ulang: 
  1. Mengisi Biodata Calon Mahasiswa (25 s.d. 27 Maret 2019) di http://registrasi.unm.ac.id/maba
  2. Pengisian Data Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara Online (25 s.d. 27 Maret 2019) di http://simukt.unm.ac.id/
  3. Pengumuman Uang Kuliah Tunggal (29 Maret 2019) di http://simukt.unm.ac.id
  4. Sanggah Uang Kuliah Tunggal (1 s.d. 2 April 2019) di http://simukt.unm.ac.id/sanggah
  5. Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (1 s.d. 5 April 2019) di Bank BNI
  6. Registrasi Online (1 s.d. 5 April 2019) untuk memperoleh NIM di http://registrasi.unm.ac.id/maba
Sanksi:
  1. Calon mahasiswa baru yang memberikan data yang tidak benar pada isian UKT online akan digugurkan kelulusannya.
  2. Calon mahasiswa yang tidak mengikuti jadwal yang telah ditetapkan di atas dianggap mengundurkan diri sebagai mahasiswa baru Universitas Negeri Makassar
Lain-lain:
  1. Calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di Universitas Negeri Makassar kemudian tidak lulus Satuan Pendidikan SMA/SMK/MA dan sederajat maka kelulusannya dibatalkan
  2. Calon mahasiswa yang telah diterima di Universitas Negeri Makassar kemudian mengundurkan diri atau kelulusannya dibatalkan, maka semua biaya yang telah dibayarkan ke UNM tidak dapat ditarik kembali
  3. Informasi tentang pendaftaran ulang calon mahasiswa baru program sarjana dapat menghubungi Subbagian Registrasi dan Statistik Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar Menara Pinisi Lantai 2, atau nomor telepon 085756819552 disetiap hari kerja pukul 08.00 s.d. 16.00 Wita atau melalui telegram https://t.me/uktUNM19
Informasi lengkap pendaftaran ulang bagi Calon MABA UNM jalur SNMPTN 2019 dapat dilihat pada file pdf berikut ini:

Cara Daftar Ulang MABA ITB Jalur SNMPTN 2019 Lengkap!

Cara Daftar Ulang MABA ITB Jalur SNMPTN 2019 Lengkap!

Cara Daftar Ulang MABA ITB Jalur SNMPTN 2019 Lengkap! - SNMPTN 2019 telah diumumkan pada jumat 22 Maret 2019 yang lalu. Tidak berapa lama lagi, pendaftaran ulang bagi calon maba masing2 PTN akan segera dibuka, oleh karena itu ada baiknya untuk mempersiapkan berkas2 yang dibutuhkan terlebih dahulu. Tata Cara Daftar Ulang Maba UNAIR Jalur SNMPTN 2019

Ketentuan Awal
Setiap calon mahasiswa ITB 2019 diwajibkan melaksanakan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB pada jadwal yang telah ditetapkan, terlepas dari ada atau tidaknya pengumuman tentang nilai UKT yang harus dilunasi. Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB harus dilakukan sendiri oleh calon mahasiswa yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan. Sebelum melaksanakan pendaftaran, calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNMPTN 2019 diharuskan melaksanakan pengisian data calon mahasiswa di laman resmi ITB (https://pmb.akademik.itb.ac.id) mulai tanggal 23 April s.d. 11 Mei 2019. Keterangan mengenai pengisian data calon mahasiswa secara online tersebut dapat diperoleh di alamat https://usm.itb.ac.id/wp/?page_id=465.
Cara Daftar Ulang MABA ITB Jalur SNMPTN 2019 Lengkap!
Persyaratan Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2019 Jalur SNMPTN.
Dokumen-dokumen persyaratan yang harus dibawa dan dilengkapi calon mahasiswa pada saat pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB, adalah sebagai berikut :
·         Hasil Cetak Final Pengisian Data Calon Mahasiswa Baru ITB 2019. Calon mahasiswa diharuskan menyelesaikan proses Pengisian Data Calon Mahasiswa Baru ITB 2019 (termasuk data ekonomi bagi calon mahasiswa yang mengajukan bantuan biaya pendidikan atau beasiswa Bidikmisi) hingga tanggal 11 Mei 2019, untuk dapat melakukan cetak final. Lembar hasil cetak sementara (DRAFT) Pengisian Data Calon Mahasiswa Baru ITB 2019 tidak dapat digunakan.
·         Kartu Tanda Peserta SNMPTN 2019 (asli). Calon mahasiswa yang tidak membawa Kartu Tanda Peserta SNMPTN 2019, tidak diperkenankan memasuki area pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019.
·         1 (satu) lembar pasfoto hitam putih ukuran 3 x 4 cm. Pas foto tersebut ditempelkan di Lembar Validasi yang akan diperoleh calon mahasiswa di lokasi pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB.
·         Akte Kelahiran asli (ditunjukkan/diperlihatkan kepada petugas) dan 1 (satu) lembar fotokopi. Surat Kenal Lahir dan/atau dokumen sejenis selain Akte Kelahiran, tidak dapat digunakan.
·         Bukti Kelulusan SMA Asli berupa STTB/Ijazah dan/atau Tanda Lulus Sementara dari SMA asal (pas foto harus terkena cap sekolah), serta 1 (satu) fotokopinya (dilegalisasi oleh Kepala Sekolah). Kelulusan SMA merupakan syarat utama untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri. ITB akan membatalkan kelulusan calon mahasiswa yang tidak mampu menunjukkan bukti kelulusan SMA dari penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN 2019.
·         Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) 2019, serta 1 (satu) fotokopinya (dilegalisasi oleh Kepala Sekolah).
·         Rapor SMA asli semester 1 s.d. semester 5 dan 1 (satu) fotokopinya, dilegalisasi oleh Kepala Sekolah. Rapor asli dan fotokopinya akan diambil petugas.
·         Sertifikat Bukti Prestasi asli (apabila ada, sesuai data dokumen yang diunggah saat pendaftaran SNMPTN) dan 1 (satu) fotokopi (dilegalisasi oleh Kepala Sekolah).
·         Bagi calon mahasiswa yang mendaftar ke FSRD ITB, diwajibkan membawa karya gambar asli yang diunggah untuk dokumen portofolio serta membawa peralatan gambar (pensil/ballpoint/spidol hitam).
·         Bukti Pelunasan UKT ITB. Bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan subsidi UKT atau mengajukan permohonan Beasiswa Bidikmisi yang belum memperoleh keputusan mengenai nilai UKT yang harus dibayarkan, dapat mengajukan penundaan pelunasan UKT dengan membawa surat keterangan dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) ITB.
o    Bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan subsidi/beasiswa Bidikmisi, nilai UKT yang harus dibayarkan akan diumumkan oleh Lembaga Kemahasiswaan (LK) ITB di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai permasalahan UKT, silakan menghubungi LK ITB di nomor 022-2534275 atau melalui e-mail ke alamat beasiswaitb@kemahasiswaan.itb.ac.id.
o    Pengajuan Surat Penundaan Pelunasan UKT dilakukan di Lembaga Kemahasiswaan (LK) ITB, Gd. Campus Center Barat, Kampus ITB, Jl. Ganesa no. 10 Bandung, hanya dapat dilaksanakan calon mahasiswa yang bersangkutan 1 (satu) hari sebelum jadwal Pendaftaran Mahasiswa Baru bagi calon mahasiswa yang bersangkutan (tergantung pada jadwal masing-masing Fakultas/Sekolah).
o    Pengajuan Surat Penundaan Pelunasan UKT di Lembaga Kemahasiswaan (LK) ITB hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan subsidi UKT atau mengajukan permohonan Beasiswa Bidikmisi yang belum memperoleh keputusan mengenai nilai UKT yang harus dilunasi.
·         Surat Hasil Pemeriksaan Kesehatan (Medical Examination Form) yang telah diisi lengkap, dilengkapi foto calon mahasiswa dan ditandatangani oleh dokter pemeriksa, sesuai dengan format yang disediakan ITB di laman Kit Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019. Foto Thorax dilampirkan bersama dengan Surat Hasil Pemeriksaan Kesehatan tersebut.
·         Bukti Kepemilikan Asuransi Kesehatan (bukan Asuransi Kecelakaan) yang dapat memfasilitasi rawat inap karena sakit. ITB mewajibkan seluruh mahasiswa ITB memiliki Asuransi Kesehatan, yang dapat memfasilitasi rawat inap karena sakit, selama melaksanakan pendidikannya di ITB. Calon mahasiswa harus dapat menunjukkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan yang berlaku minimum selama 2 semester (dapat diperpanjang), dalam salah satu bentuk sebagai berikut :
o    Kartu kepesertaan asuransi kesehatan (asli dan 1 fotokopi) yang mencantumkan nama calon mahasiswa dan tanggal akhir masa berlaku.
o    Kartu kepesertaan asuransi kesehatan (asli dan 1 fotokopi) atau polis asuransi kesehatan tanpa kartu (asli) yang mencantumkan nama calon mahasiswa tanpa tanggal akhir masa berlaku, disertai dengan :
§  Formulir keterangan asuransi kesehatan dari provider asuransi yang bersangkutan (format formulir dapat diunduh di tautan ini)
§  Laporan transaksi terakhir atau bukti pembayaran premi terakhir
o    Kartu Kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)/Kartu Indonesia Sehat (KIS)/Kartu Jakarta Sehat (KJS)/Kartu Jakarta Pintar (KJP) (asli dan 1 fotokopi) yang mencantumkan nama calon mahasiswa tanpa tanggal akhir masa berlaku, disertai dengan :
§  Formulir keterangan asuransi kesehatan dari provider asuransi yang bersangkutan (format formulir dapat diunduh di tautan ini), atau
§  Laporan transaksi terakhir atau bukti pembayaran premi terakhir yang mencantumkan nama calon mahasiswa, atau
§  Apabila pembayaran BPJS/KIS/KJS/KJP tersebut ditanggung oleh instansi/perusahaan, dapat digunakan surat keterangan dari instansi/perusahaan yang bersangkutan
§  Mohon calon mahasiswa memastikan bahwa kartu/kepesertaan BPJS/KIS/KJS/KJP tersebut dapat digunakan di fasilitas kesehatan di Kota Bandung
o    Bagi calon mahasiswa yang memerlukan pengantar dari ITB untuk memperoleh Surat Keterangan dari Provider Asuransi, dapat mengunduh surat pengantar tersebut di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id.
o    Bagi calon mahasiswa yang belum memiliki asuransi kesehatan dapat melakukan pembelian asuransi kesehatan di lokasi pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB, tanggal 14 – 16 Mei 2019. Calon mahasiswa dapat menggunakan kuitansi bukti pembelian asuransi tersebut beserta formulir keterangan asuransi kesehatan dari provider asuransi yang bersangkutan (format formulir dapat diunduh di tautan ini) sebagai dokumen persyaratan asuransi.
o    Asuransi kesehatan bagi calon mahasiswa penerima Beasiswa Bidik akan disediakan ITB, setelah pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB.
·         Surat Perjanjian Mahasiswa Baru ITB 2019 yang telah diisi dan ditandatangani calon mahasiswa di atas meterai Rp. 6000,-. Surat perjanjian tersebut dapat diperoleh dari laman Kit Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB2019.
·         Surat Pernyataan Dokumen Akademik yang telah diisi dan ditandatangani calon mahasiswa di atas meterai Rp. 6000,-. Surat pernyataan tersebut dapat diperoleh dari laman Kit Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019
·         Surat Keterangan Bebas Buta Warna dari Dokter Spesialis Mata asli, sesuai dengan format yang disediakan ITB di laman Kit Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019, bagi calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di sekolah/fakultas berikut :
o    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (khusus peminat program studi Kimia)
o    Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati
o    Sekolah Farmasi
o    Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (khusus peminat program studi Teknik Geologi)
o    Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan
o    Fakultas Teknologi Industri (khusus peminat program studi Teknik Kimia)
o    Fakultas Seni Rupa dan Desain
·         Bagi calon mahasiswa yang akan mengajukan permohonan subsidi biaya pendidikan atau telah mengajukan lamaran Beasiswa Bidikmisi, diwajibkan :
o    Mengunggah dokumen-dokumen berikut di laman http://pmb.akademik.itb.ac.id pada tanggal 23 April – 11 Mei 2019 :
§  Fotocopy Kartu Keluarga yang mencantumkan nama calon mahasiswa
§  Salinan bukti pembayaran rekening listrik yang mencantumkan secara jelas kapasitas daya listrik tempat tinggal
§  Fotocopy tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mencantumkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) atau Perjanjian Kontrak/Sewa tempat tinggal dengan alamat sesuai dengan yang tercantum pada Kartu Keluarga
§  Foto tempat tinggal sesuai dengan yang tercantum pada Kartu Keluarga
§  Essay (diketik dalam format MS Word). Informasi mengenai essay yang harus dibuat oleh calon mahasiswa dapat diperoleh di tautan ini.
o    Bagi calon mahasiswa yang akan mengajukan permohonan subsidi biaya pendidikan, menyerahkan dokumen-dokumen berikut pada saat pelaksanaan Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB, tanggal 14 – 16 Mei  2019 (sesuai jadwal masing-masing fakultas/sekolah) :
§  Surat Pernyataan Orang Tua/Wali asli yang telah diisi dan ditandatangani di atas meterai Rp. 6000,-. Surat pernyataan tersebut dapat diperoleh dari laman Kit Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019
§  Salinan bukti pembayaran rekening listrik
§  Surat Keterangan Penghasilan orangtua/wali dari Pemberi Pekerjaan/RT/RW/ Kelurahan.
o    Bagi calon mahasiswa yang merupakan calon penerima Beasiswa Bidikmisi, penyerahan dokumen dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2019, pada jadwal yang akan disampaikan kemudian.
o    Dokumen yang tidak berhasil diunggah wajib dibawa pada saat Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019. Pengajuan subsidi biaya pendidikan dan Beasiswa Bidikmisi tidak akan diproses apabila terdapat data/dokumen yang tidak lengkap.

Semua persyaratan dan dokumen tersebut harus dibawa pada saat Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2019. Kekurangan/ketidaklengkapan persyaratan dan dokumen, dapat menyebabkan kelulusan calon mahasiswa yang bersangkutan di SNMPTN 2019 ditunda atau dibatalkan dan tidak dapat diklaim kembali untuk alasan apa pun. Selengkapnya terkait Cara Daftar Ulang MABA ITB Jalur SNMPTN 2019 Lengkap! dapat dilihat disini

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Karya Ilmiah

[karyailmiah][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done