Berita Pendidikan: Info PPPK
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Info PPPK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info PPPK. Tampilkan semua postingan

3/27/2021

Panduan Program Guru Belajar Seri PPPK Untuk Guru

Panduan Program Guru Belajar Seri PPPK Untuk Guru

Panduan Program Guru Belajar Seri PPPK Untuk Guru ini memang sengaja dirancang, sehingga bisa menyediakan fasilitas pada calon pendaftar guru seri belajar mandiri guru ASN PPPK. Nantinya, guru yang dimaksud bisa lebih siap dalam menghadapi seleksi guru pada program tersebut.

Panduan Program Guru belajar Seri PPPK Untuk Guru
Seperti yang kita ketahui, Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK merupakan program pembelajaran yang dirancang sebagai solusi dalam meningkatkan kompetensi pedagogi.

Selain itu, program ini juga diharap bisa meningkatkan profesionalisme, sekaligus menyediakan fasilitas guna memberikan pengetahuan dan keterampilan.

Program fasilitas ini juga menyediakan latihan berupa soal sebagai bekal dalam mengikuti seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bagi anda yang ingin praktek langsung, bisa melihat preview file yang sudah kami lampirkan dibawah ini. Bisa dibaca atau di unduh pada perangkat masing-masing untuk dipelajari dikemudian hari.


Akan tetapi jika anda masih merasa bingung, berikut kamu juga menyediakan rangkuman terkait dengan tata cara login ke akun peserta belajar seri mandiri calon Guru ASN PPPK :

  • Langkah pertama, ialah dengan mengakses laman https://gurubelajar.kemdikbud.go.id/ dan kemudian pilih Layanan Masuk.
  • Tahap berikutnya, anda bisa mengisi surel atau no. UKG dan Password yang sudah dimiliki. Kemudian klik Masuk.
  • Sedangkan untuk poin ketiga, tepatnya saat anda sudah masuk ke beranda program SIM Guru Belajar, pilih Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.
  • Apabila anda sudah dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti program tersebut, maka kartu untuk mendaftar aktif, silahkan lanjut dengan Klik Daftar.

Umumnya, para peserta bisa memilih Mapel yang akan diikuti. Silahkan langsung saja membaca syarat dan ketentuan terlebih dahulu. Kemudian centang pernyataan bahwa anda setuju dan Klik Daftar.

Bagaimana cara mengubah mata pelajaran? Fitur ini sengaja dibuat untuk guru yang ingin mengubah mapel. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  • Pertama anda akses laman https://gurubelajar.kemdikbud.go.id/ dan pilih Layanan Masuk.
  • Isikan surel untuk login, atau bisa juga dengan no.UKG dan Password. Klik Masuk untuk lanjut.
  • Setelah berada di halaman beranda program SIM Guru Belajar, Pilih Seri belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.
  • Teruntuk anda atau peserta yang ingin mengubah mapel, klik tombol Ubah Mapel.
  • Selanjutnya, pilih mapel yang diinginkan, dan mencentang pernyataan jika setuju. Kemudian diakhiri dengan memilih tombol Mapel untuk menyimpan perubahan data.

Apa saja fasilitas pembelajaran yang disediakan? Untuk tahapan ini, para peserta secara mandiri ataupun berkolaborasi, bisa melakukan beberapa hal mencakup :

  • Belajar tentang substansi pedagogi dan bidang studinya masing-masing.
  • Memaksimalkan fasilitas komunitas pembelajaran dalam mengembangkan pemahaman sekaligus pengetahuan.
  • Mencoba beberapa hal terkait dengan soal formatif guna mengetahui tingkat pemahaman pada substansi yang sudah dipelajari.

Secara dasar, semua poin yang kami jelas di atas sudah ada pada preview yang kami sediakan. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak preview yang dimaksud.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu!

3/25/2021

Langkah Mengetahui Akun SIMPKB Dan Mendaftar Seri PPPK

Langkah Mengetahui Akun SIMPKB Dan Mendaftar Seri PPPK

Pada dasarnya, Langkah Mengetahui Akun SIMPKB Dan Mendaftar Seri PPPK sudah banyak di internet. Akan tetapi, tidak kesemuanya memberikan penjelasan yang lengkap.

Langkah Mengetahui Akun SIMPKB Dan Mendaftar Seri PPPK
Maka dari itu, agar anda tidak bingung, serta bisa langsung praktek. Dibawah ini kami akan bagikan faile pdf tentang panduan membuka akun SIMPKB serta mendaftar seri PPPK. Seperti apa dan bagaimana? Akan lebih baik jika anda menyimaknya hingga tuntas.

Sekedar untuk tambahan referensi, SIM PKB merupakan kepanjangan dari Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian yang Berkelanjutan.

Sistem ini memang secara khusus disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendkbud) yang ditujukan untuk kalangan guru di Indonesia.

Terhitung sejak tahun 2017 silam, Ditjen GTK membuat peraturan tentang wajibnya tenaga pendidik untuk memiliki SIM PKB.

Langkah ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal memberikan fasilitas terbentuknya para guru yang profesional.

Nah, dengan melalui SIM PKB ini, maka seorang guru bisa menempuh pendidikan profesi (mencakup pretest, psotest, serta kegiatan PPG lainnya), sekaligus memperoleh benefit berupa tunjangan.

Meski hanya ditujukan untuk seluruh guru di Indonesia, akan tetapi terdapat syarat yang menjadi dasar supaya seorang guru bisa ikut mendaftar.

Untuk bisa ikut daftar, maka seorang guru harus terdaftar terlebih dahulu pada komunitas guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang berada di bawah naungan Kemdikbud.

Bagi anda yang memang merasa penasaran dengan preview Langkah Mengetahui Akun SIMPKB Dan Mendaftar Seri PPPK, bisa dilihat pada lampiran dibawah ini.


Lanjut tentang informasi SIM PKB, pada dasarnya platform ini dipergunakan utnuk menghimpun guru yang sudah terdaftar di dalam GTK.

Nantinya, GTK bisa memberikan fasilitas dalam melaksanakan PKB (Pengembangan Keprofesioan yang Berkelanjutan). Sedangkan untuk fungsinya, ialah menjadi sumber informasi untuk mengelola data serta menjadi pusat layanan pelaksanaan PKB.

Beberapa fungsi dari PKB sendiri mencakup :

  • Membantu para guru untuk meningkatkan kompetensi guna mencapai standar kompetensi yang sudah ditetapkan oleh undang-undang.
  • Memaksimalkan kompetensi guru di tengah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni sehingga menjadi fasilitator pada proses pembelajaran.
  • Meningkatkan komitmen guru guna mengemban tugas serta fungsi pokok secara profesional.
  • Menumbuhkan kecintaan terhadap profesinya sebagai guru.
  • Mengemban citra, harkat, sekaligus martabat sebagai seorang guru.

PKB sendiri, ditujukan untuk guru yang tiga atau sepuluh kelompok kompetensinya memperoleh nilai UKG di atas KKM.

Intinya, guru bisa mengikuti tes awal sebelum membuat akun di SIM PKB. Apabila sudah masuk ke sekolah serta belum terdaftar di dapodik, maka bisa menghubungi pihak ketua tim MGMP atau KKG.

Jika melihat keterangan singkat di atas, tentu sedikit banyak anda sudah paham dengan SIM PKB. Sehingga bisa dengan mudah mengikuti langkah yang tertera pada preview yang kami sediakan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu!

3/20/2021

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja

Seperti yang kita ketahui, pemerintah akan segera melakukan pengangkatan kepada pihak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Info PPPK 2021 : Penyebab Berakhirnya Perjanjian Kerja
Menurut dari sumber resmi, setidaknya ada beberapa formasi dengan beragam kebutuhan. Dalam hal ini, pengangkatan PPPK 2021 terdiri dari berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan yang lainnya.

Sekedar untuk tambahan informasi, pengangkatan PPPK 2021 akan disesuaikan dengan kebutuhan berbagai instansi yang ada.

Hal tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang No 5 Tahun 2014, PPPK mempunyai kedudukan yang sama dengan PNS lantaran sama-sama sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Teruntuk para guru beserta dengan lainnya, PPPK ini akan menjadi program prioritas Merdeka Belajar 2021 Kemendikbud.

Hingga saat ini, pemerintah sendiri terus melakukan upaya dalam pematangan, yakni dengan berkoordinasi dengan beberapa kementerian terkait.

Akan tetapi, sebelum seleksi dibuka, penting pula bagi para pelamar untuk mengetahui beberapa hal yang menjadi penyebab terputusnya perjanjian kerja.

Nah, bagi anda yang penasaran, berikut beberapa poin yang menjadi penyebab berakhirnya perjanjian kerja tersebut :

1. Diberhentikan dengan hormat

Terdapat beberapa poin yang menjadi penyebab diberhentikan dengan hormat. Beberapa diantaranya mencakup :

  • Jangka waktu perjanjian kerja yang memang sudah berakhir
  • Meninggal dunia atau atas permintaan sendiri
  • Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang berdampak apda pengurangan PPPK.
  • Tidak cakap secara jasmani dan atau rohani, sehingga tidak bisa menjalankan tugas dan kewajiban sesuai perjanjian kerja.

2. Diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri

Sama halnya dengan pemberhentian dengan hormat, salah satu penyebab berakhirnya perjanjian kerja ialah diberhentikan dengan hormat.

Akan tetapi, tidak berdasar pada permintaan sendiri. Beberapa poin yang tercakup disini ialah :

  • Dihukum penjara lantaran melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun. Serta tindak pidana tersebut dilakukan dengan tidak berencana.
  • Melakukan tindakan pelanggaran disiplin yang tergolong pada tingkat berat.
  • Tidak memenuhi target kinerja yang sudah disepakati.

3. Diberhentikan tidak dengan hormat

Sedangkan untuk poin terakhir, sekaligus yang menjadi salah satu penyebab bisa membuat perjanjian kerja berhenti diantaranya :

  • Terjadi penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945
  • Dihukum penjara atau kurungan lantaran sudah melakukan tindak pidana kejahatan jabatan. Dan atau tindak pidana kejahatan yang masihterkait dengan jabatan dan atau pidana hukum.
  • Menjadi anggota atau pengurus dari partai politik
  • Dihukum penjara lantaran melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 2 tahun atau lebih, serta tindak pidana tersebut memang dilakukan dengan berencana.

Saat anda suda paham dengan beberapa poin di atas, tentu bisa lebih mawas diri dan menjaga agar tidak terjadi pelanggaran sesuai perjanjian. Jika memang benar terjadi, maka konsekuensi ditanggung sendiri.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan terkait dengan info PPPK terbaru, khususnya terkait dengan penyebab berakhirnya perjanjian kerja. Semoga bisa membantu!

3/19/2021

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Dijelaskan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), mencatat kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2021) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK 2021) formasinya mencapai 189.000.

 

Tahapan Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021

Akan tetapi, jumlah tersebut masih terbagi untuk pemerintah daerah. Baik itu formasi di provinsi, kabupaten, ataupun kota.

Sedangkan selanjutnya, untuk ASN pemerintah pusat, jumlah kebutuhan mencapai sebanyak 83.000 formasi CPNS serta PPPK.

Sedangkan menurut rencana pengadaan calon ASN 2021, khususnya untuk guru PPPK. Jumlahnya mencapai 1 juta yang bisa diisi oleh tenaga honorre terdaftar dalam Dapodik Kemendikbud, guru honorer eks THK-2, serta lulusan PPG yang belum mengajar.

Dengan melihat jumlah kebutuhan tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sedang mengembangkan platform pendaftaran terintegrasi. Yakni melalui portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN). Tujuannya ialah untuk mengakomodir serangkaian pendaftaran seluruh seleksi ASN.

Yang menjadi pertanyaan disini ialah, Bagaimana tahapan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021? Untuk lebih lengkapnya, yuk simak daftar berikut :

Pembuatan Akun

Langkah pertama, anda bisa membuat akun di portal https://sscn.bkn.go.id, langkahnya bisa menyimak tahap berikut :

  • Masuk atau kunjungi https://sscn.bkn.go.id
  • Isi nomor NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga
  • Isi Alamat email aktif, password dan pertanyaan pengaman
  • Upload Pas foto minimal ukuran 120 kb, maksimal 200 kb
  • Cetak Kartu Informasi Akun

Jika melihat tahapan diatas, mungkin sedikit banyak anda sudah bisa paham tentang langkah yang harus dilakukan. Akan tetapi, agar anda tidak bingung, bisa simak tahap berikutnya :

  1. Login ke https://sscn.bkn.go.id menggunakan NIK dan password yang sudah didaftarkan
  2. Upload atau unggah foto selfie. Foto selfie ini memperlihatkan KTP dan Kartu Informasi Akun untuk bisa melanjutkan pada tahap selanjutnya.
  3. Melengkapi biodata. Di isi dengan nama alamat, dll.
  4. Memilih instansi, seperti jenis formasi dan jabatan. Dalam hal ini, pelamar hanya bisa memilih 1 instansi, 1 formasi dan 1 jabatan.
  5. Mengecek Resume dengan memastikan bahwa data sudah terisi semua dengan benar. Pastikan pula instansi, formasi dan jabatan yang dipilih sudah sesuai.
  6. Mengirim data. Klik Simpan Data yang sudah di cek pada Resume. Pastikan bahwa data yang dimaksud sudah terisi lengkap dan benar. Data yang sudah dikirim tidak bisa diubah dengan alasan apapun.
  7. Cetak Kartu Pendaftaran SSCN. Selanjutnya, cetak dan simpan dengan baik Kartu Pendaftaran SSCN. Kartu ini nantinya bisa dipergunakan sebagai bukti bahwa anda sudah menuntaskan proses pendaftaran melalui laman SSCN.

Bagaimana dengan persyaratan CPNS 2021? Untuk saat ini, syarat CPNS dan PPPK masih menunggu keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Sedangkan menurut rencana, syarat dan jadwal akan dikeluarkan setelah formasi CPNS 2021 ditetapkan pada bulan Maret ini.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami buat. Semoga bisa membantu dan menjadi salah satu referensi yang memang dibutuhkan.

3/18/2021

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer

Terkait dengan Info GTK, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) mengumumkan bahwa pihaknya akan segera membuka pendaftaran Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru honorer.

Info GTK : Status, Syarat, Jumlah Gaji dan Tunjangan Guru Honorer
Berdasar dari penyampaian di akun Instagram resminya, informasi tersebut melampirkan kuota pendaftaran PPPK guru honorer.

Jumlah kuota yang disampaikan ialah sebanyak 1 juta orang. Komitmen tersebut juga dilakukan untuk memberikan perlindungan serta kesejahteraan pada guru honorer.

Nah bagi anda yang penasaran dengan dengan informasi GTK terkait PPPK guru honorer. Berikut rincian yang bisa dipelajari.

1. Status Guru Honorer

Seperti dijelaskan oleh Direktur Jenderal GTK, Iwan Syahril, beliau menyebut bahwa status PPPK dengan PNS ialah sama Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut tentu sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018.

2. Jumlah Gaji dan Tunjangan PPPK Guru Honorer

Guru Honorer yang sudah dinyatakan lolos dalam rekrutmen PPPK, akan memperoleh gaji sesuai dalam PP Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK Pasal 4 ayat 1. Pasal tersebut berbunyi :

"PPPK yang diangkat untuk melaksanakan tugas jabatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diberikan tunjangan sesuai dengan tunjangan Pegawai Negeri Sipil pada Instansi Pemerintah tempat PPPK bekerja."

Sedangkan untuk tunjangan PPPK, terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional, dan tunjangan lainnya.

Informasi ini disampakna oleh Menteri Keuangan Sru Mulyani beberapa waktu lalu. Ia menyebut bahwa PPPK guru honorer akan memperoleh tunjangan selayaknya ASN.

Sri Mulyani menyebut, tunjangan kinerja dan sejenisnya untuk guru, termasuk yang dalam hal ini sebesar Rp 4.060.490 bagi guru yang menikah dan memiliki 2 anak dari sisi total tunjangan kinerja.

3. Syarat Daftar PPPK Guru Honorer

Seperti yang dijelaskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nadiem Makarim. Beliau menyebut bahwa semua guru honorer dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), bisa ikut daftar dan mengikuti tes seleksi PPPK.

Proses pendaftaran PPPK tersebut berlaku pada sekolah negeri ataupun swasta yang sudah terdaftar di Dapodik (Data pokok pendidikan).

Tidak terkecuali juga mantan guru (eks) tenaga honorre kategori 2 (K2) yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS ataupun PPPK sebelumnya.

Terlepas dari itu, lulusan PPG yang tidak mengajar, bisa juga mengikuti seleksi yang dilakukan. Meski demikian, yang bisa diangkat menjadi PPPK pada akhirnya ialah guru yang lulus seleksi.

Untuk jadwal secara pasti, belum ditentukan karena terkendala masa pandemi seperti sekarang yang belum kondusif.

Agar anda tidak ketinggalan update, selalu pantau informasi terkait GTK. Salah satunya ialah dengan mengunnjungi blog ini secara rutin.

Demikianlah info yang bisa kamui rangkum, semoga bisa membantu!

1/14/2021

Ketahui Kriteria, Syarat, Dan Cara Daftar Guru PPPK 2021

Ketahui Kriteria, Syarat, Dan Cara Daftar Guru PPPK 2021

Tahun 2021 yang akan datang, Pemerintah berencana akan melaksanakan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jika dihitung, tercatat ada 1,2 juta kuota PPPK di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Ketahui Kriteria, Syarat, Dan Cara Daftar Guru PPPK 2021

Informasi tersebut tentu menjadi kabar gembira bagi kalangan guru honorer yang berharap statusnya dianggap oleh pemerintah. Sehingga besaran gaji yang terima pun, sesuai dengan jerih payah yang mereka lakukan.


Poin plusnya, ada banyak peluang untuk anda masuk dan lulus seleksi PPPK tahun 2021. Meski begitu, banyak pendaftar yang juga ingin menempati posisi tersebut, sehingga anda harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa lolos seleksi PPPK.


Jika menelisik kebelakang, terdapat beberapa sistematika dalam seleksi guru PPPK. Dalam hal ini, Tentu sistem yang diterapkan sangat berbeda pada setiap tahunnya. Sehingga anda harus lebih teliti dan mengumpulkan informasi untuk bisa mengikuti perkembangan sistem yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut. Bagaimana dengan sistem rekrutmen PPPK untuk tahun 2021?


Ada beberapa poin yang menjadi pembeda seleksi PPPK 2021. Perbedaan dari tahun sebelumnya tersebut mencakup :

  • Semua guru honorer dan lulusan PPG, bisa ikut serta mendaftarkan diri sekaligus mengikuti seleksi. Dan semua yang sudah lulus seleksi, akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru.
  • Setiap pendaftar mempunyai dan diberi kesempatan untuk mengikuti ujian seleksi hingga tiga kali. Apabila gagal pada kesempatan pertama, maka masih bisa belajar dan mengulang kembali ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau tahun berikutnya.
  • Kemendikbud akan menyediakan materi berupa pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum mengikuti ujian seleksi.
  • Pemerintah pusat memastikan ketersediaan anggaran bagi gaji untuk semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.
  • Biaya penyelenggaraan ujian seleksi ditanggung penuh oleh Kemendikbud.


Jika melihat beberapa poin diatas, pastinya bisa menambah semangat bagi anda yang sebelumnya sudah pernah gagal. Bahkan masih ada kesempatan sebanyak dua kali untuk mengulang seleksi di tahun yang akan datang.


Yang sedikit menjadi ganjalan, apa saja syarat untuk mendaftar dan mengikuti seleksi PPPK 2021? Dirangkum dari beberapa sumber, sebenarnya syarat yang dibutuhkan sangatlah sederhana, atau bahkan anda sudah termasuk pada kriteria yang dibutuhkan. Syarat tersebut mencakup :

  • Guru honorer pada sekolah negeri dan swasta (termasuk guru eks-tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK pada tahun sebelumnya).
  • Sudah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
  • Lulusan pendidikan profesi guru yang saat ini tidak mengajar.


Bagaimana? Apa anda sudah siap dengan semua syarat yang sudah kami sebutkan diatas? Jika iya, maka anda sudah memenuhi kriteria dan cukup pelajari lebih lanjut tentang syarat administrasi yang harus dilengkapi.

1/06/2021

Cara Verifikasi Ijazah Guru Honorer Di info.gtk.kemdikbud.go.id Terbaru

Cara Verifikasi Ijazah Guru Honorer Di info.gtk.kemdikbud.go.id Terbaru

Pada dasarnya, Cara Verifikasi Ijazah Guru Honorer Di info.gtk.kemdikbud.go.id Terbaru sangatlah mudah. Yang terpenting ialah, anda harus paham langkah apa yang harus dilakukan.

Cara Verifikasi Ijazah Guru Honorer Di info.gtk.kemdikbud.go.id Terbaru

Dalam hal ini, tepatnya sebelum mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anda harus melakukan verifikasi ijazah terlebih dahulu. Sehingga untuk tahap berikutnya, anda cukup login dan menjalankan prosedurnya sesuai yang diarahkan pemerintah.


Untuk seleksi PPPK terbaru, setidaknya akan ada satu juta for kosong yang disediakan bagi pata guru honorer. Akan tetapi, anda juga diwajibkan untuk memverifikasi ijazah yang dimiliki terlebih dahulu.


Pertanyaannya, bagaimana langkah dan cara verifikasi ijazah untuk guru honorer? Berikut tahapan yang harus anda lalui :

  • Login Info GTK dengan menggunakan akun masing-masing.
  • Klik pada tautan verval ijazah S1 / D4.
  • Lengkapi semua dokumen yang dibutuhkan dengan mencari PT, Prodi, dan juga NIM dan kemudian cek.
  • Jika memang tidak ditemukan, maka silahkan unggah dokumen untuk pengajuan ijazah dengan melampirkan file scan yang sudah diubah dalam format pdf (ukuran file harus kurang dari 1 MB).
  • Untuk bisa memastikan keabsahan ijazah, pastikan bahwa nomor ijazah ada bisa diverifikasi melalui SIVIL (Sistem Ijazah Secara Elektronik) dengan alamat url https://ijazah.kemdikbud.go.id
  • Selanjutnya, pastikan anda sudah mengisi Perguruan Tinggi, Nomor Ijazah dan Angka pengaman dengan benar. Jika nomor ijazah tidak terdaftar, silahkan hubungi Perguruan Tinggi yang menerbitkan ijazah guna memastikan data anda sudah dilaporkan melalui PD-DIKTI.


Sekedar untuk tambahan informasi, seleksi PPPK 2021 mempunyai prosedur yang sedikit berbeda dengan seleksi CPNS. Untuk seleksi CPNS, pendaftar akan menjalani tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).


Sedangkan dari sisi seleksi PPPK, hanya perlu menjalani dua tahapan saja, yaitu seleksi administrasi dan SKB.


Adakah triks dan cara agar bisa lolos seleksi PPPK yang akan datang? Tentu jawaban sederhananya pasti ada. Yang terpenting ialah, anda harus memenuhi beberapa syarat berikut ini :

  • Berusia minimal 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang dilamar. Contoh sederhana ialah, usia pensiun untuk guru PNS ialah 60 tahun. Maka pelamar setidaknya berusia 59 tahun dan masih diperkenankan untuk ikut seleksi.
  • Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat, baik sebagai PNS, PPPK, Anggota Kepolisian, ataupun pegawai swasta.
  • Tidak pernah terkena atau dipindana.
  • Bukan merupakan anggota ataupun pengurus partai politik (parpol) dan tidak ikut serta dalam tindakan politik yang bersifat praktis.
  • Mempunyai atar belakang pendidikan yang sesuai dengan persyaratan jabatan. Contohsederhana, pendidikan terakhir untuk guru ialah S1 atau D4.
  • Mempunyai sertifikasi keahlian tertentu dari lembaga profesi yang mempunyai wewenang.

7/22/2019

Formasi CPNS 2019 Provinsi JABAR akan didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru!

Formasi CPNS 2019 Provinsi JABAR akan didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru!

Formasi CPNS 2019 Provinsi JABAR akan didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru! - Calon Pegawai Negeri Sipil 2019 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak tahun 2019 akan segera dibuka, berdasarkan informasi yang kami kumpulkan CPNS akan dibuka pada bulan Oktober 2019.
Formasi CPNS 2019 Provinsi JABAR akan didominasi Tenaga Kesehatan dan Guru
Tidak ada perbedaan signifikan antara CPNS 2019 dengan yang telah diadakan sebelumnya. Namun CPNS kali ini kabarnya akan menggunakan soal HOTS (High Order Thinking Skill), soal yang mana membutuhkan analisa terlebih dahulu dalam menjawabnya.

Pemerintah Provinsi JABAR sendiri saat ini masih belum dapat membeberkan formasi yang telah diajukan kepada BKN pusat. Namun, pemerintah prov. JABAR telah memberikan sedikit bocoran terkait formasi apa yang saat ini sangat dibutuhkan, berikut infonya yang kami kutip dari tagar.id
Mengingat kuota masih belum bisa di informasikan karena sampai saat ini masih dibahas dengan Kemenpan RB. Berbeda dengan formasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mengantongi jenis formasi untuk CPNS 2019.
Seperti CPNS 2018, formasi CPNS 2019 akan lebih dominan tenaga kesehatan (dokter) dan guru. Sisanya, sebagian kecil kuota untuk teknik. Seperti, teknik sipil dan teknik Bina Marga dan lainnya.
Jenis formasi yang diajukan ini kata Dedi, berdasarkan hasil analisa data CPNS 2018 dan analisa dengan data PNS yang ada saat ini. Analisa pertama, BKD akan melihat kondisi eksisting jabatan-jabatan strategis yang kosong, jumlahnya berapa dan apa saja.
“Biasanya yang disorot adalah untuk pelayanan publik, Formasi inilah yang biasanya harus segera diisi dan disesuaikan dengan jumlah standarnya dan kemampuan negara untuk membayar gaji.” kata dia.
“Komposisi formasi tentu seperti biasa yang paling besar adalah pendidik (guru) dan dokter yang dari CPNS 2018 sampai saat ini selalu mendapatkan porsi yang paling banyak disetiap pengadaan CPNS.” ujar dia.

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Info Sertifikasi

[Info Sertifikasi][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done