Berita Pendidikan: Aturan
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Aturan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aturan. Tampilkan semua postingan

9/01/2020

 Pola Pelaksanaan Tatap Muka Pada Zona Hijau Berdasarkan Aturan Kemendikbud

Pola Pelaksanaan Tatap Muka Pada Zona Hijau Berdasarkan Aturan Kemendikbud

Pola Pelaksanaan Tatap Muka Pada Zona Hijau Berdasarkan Aturan Kemendikbud



Covid-19 kini menyebebkan berbagai masalah pada pendidikan di Indonesia, dimana sistem pembelajarannya menjadi terganggu dan tidak bisa dilaksanakan di sekolah. 

Para siswa sekarang melakukan sistem pembelajaran dari rumah masing-masing sesuai dengan peraturan yang sudah ditetakan oleh Kemendikbud. Mau tidak mau, siswa harus mengikuti anjuran yang sudah diperintahkan. 

Sistem pembelajaran daring atau jarak jauh dilakukan dengan menggunakan media smartphone ataupun laptop. 

Hal itu menyesuaikan dari pihak sekolah masing-masing yang memberikan aturan tersebut. Dengan adanya sistem pembelajaran secara online, hal ini akan memberikan dampak yang baik dalam meminimalisir terjadinya penularan Covid-19. 

Pela Pelaksanaan Sistem Pembelajaran Berdasarkan Zona Covid-19 


Setiap wilayah kini sudah dipantau dengan sistem zona, seperti zona merah untuk kondisi darurat, zona hijau berarti merupakan zona aman. Melihat kondisi itu, Kemendikbud telah memberikan informasi mengenai pola pelaksanaan pembelajaran secara langsung pada zona hijau. 

“Kemendikbud, Kemendagri, Kemenag dan Kemenkes serta tugas penanganan penyebaran Covid-19 akan terus melakukan monitoring secara berkala. Apabila terdapat indikasi tidak aman atau zonanya berubah warna, maka sekolah tersebut wajib tertutup” ujar Ainun dalam konferensi media (10/8/2020). 

“Keputusan tetap ada di Pemerintah Daerah, Kepala Sekolah, Komite Sekolah dan orang tua. Hal ini bukan menjadi kewaiban atau paksaan, melainkan pilihan. Dengan prosedur dan protocol kesehatan harus tetap diaga agar kondisinya tetap baik-baik saja” lanjut Ainun. 

Dari pihak sekolahan sendiri bisa menentukan untuk melaksanakan sistem pembelajaran secara langsung atau tidak. 

Untuk zonasi hijau juga ada yang sudah menerapkan sistem pembelajaran langsung dalam zona hijau, namun tempat pembelajarannya mengacak tidak dijadikan di satu sekolah semuanya. Melainkan menggunakan beberapa tempat yang ada di sekitar daerah seperti TPQ, Mushala, dan lain sebagainya. 

Selain itu, bagi orang tua yang merasa khawatir akan terjadinya penularan Covid-19 terhadap siswa. Maka siswa tesebut diperbolehkan untuk tidak belajar di sekolahkan, melainkan belajar secara daring. Hal ini sudah ditentukan langsung oleh Kemendikbud mengenai peraturan tersebut. 

Nadiem Makarim juga telah menegaskan bahwasanya zona hijau ataupun kuning berarti tidak diwajibkan untuk tetap belajar di sekolahan. 

“Mohon dipahami, dengan adanya SKB revisi ini, bagi yang zona kuning dan hijau itu diperbolehkan. Tetapi, walaupun diperbolehkan, kalau pemdanya dan kepala dinasnya merasa belum siap, mereka tidak harus mulai pembelajaran tatap muka” ujar Nadiem. 

Apabila dari pemda dan kepala dinas sudah siap membuka sistem pembelajaran secara normal. Berbagai persiapan juga harus dilakukan seperti masker, alat pengecek suhu tubuh, dan pemantauan terhadap para siswa secara rutin. 

Hal itu bertujuan agar tidak ada penularan yang terjadi dari para siswa yang sudah menjalankan sekolah. 

“Walaupun diperbolehkan di zona hijau dan kuning membuka pembelajaran tatap muka, namun bukan artinya harus. Kita masih mementngkan otonomi dan prrogatif kepala daerah, kepala sekolah, komite sekolah dan setiap orang tua yang ada di Indonesia” lanjut Nadiem Makarim. 

Akan beresiko besar jika sekolahan tetap melakukan sistem pembelajaran seperti biasanya. Akan lebih efektif jika sistem pembelajaran untuk sementara waktu dilakukan di rumah masing-masing. 

Hal itu untuk kebaikan semuanya supaya tidak ada virus yang menular kembali dan segera terselesaikan. 

Anda sebagai peserta didik yang tidak sabar ingin belajar langsung di sekolahan harus tetap mengikuti anjuran yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Hal itu akan lebih efektif dan juga akan memberikan keuntungan untuk anda sendiri. 

8/31/2020

Manajemen dan Sumber Belajar Daring Selama Pandemi Covid-19

Manajemen dan Sumber Belajar Daring Selama Pandemi Covid-19

Manajemen dan Sumber Belajar Daring Selama Pandemi Covid-19



Sistem pembelajaran online sekarang sudah diterapkan dari rumah, dimana masing-masing siswa harus belajar dari rumah masing-masing dengan menggunakan media seperti smartphone, laptop atau media lainnya. 

Hal ini sudah ditetapkan oleh Kemendikbud mengingat adanya Covid-19 yang masih belum usai hingga sekarang ini. 

Belajar jarak jauh juga memiliki tujuan tersendiri, supaya siswa tidak sepenuhnya diliburkan atau tidak mendapatkan pelajaran sama sekali. 

Mereka akan tetap mendapatkan pembelajaran meskipun berada di rumah. Para siswa harus tetap mengikuti anjuran yang sudah ditentukan oleh Kemendikbud mengenai sistem pembelajaran yang dilakukan di rumah masing-masing. 

Manajemen dan Sumber Belajar Daring 


Dalam sistem pembelajaran yang dilakukan oleh para siswa terdapat manajemen yang harus dilakukan oleh pendidik kepada muridnya. Berikut manajemen yang harus dilakukan guru terhadap siswanya dalam sistem pembelajaran secara online: 

Memberikan Materi Pembelajaran Yang Efektif 


Guru harus memberikan materi pembelajaran yang efektif, meskipun melakukan sistem dari jarak jauh, peserta didik harus tetap mendapatkan pembelajaran yang efektif selayaknya seperti di sekolah. 

Hanya saja terdapat perbedaan dari cara mengajarnya saja yang disampaikan secara online melalui media yang digunakan oleh para siswa dan guru. 

Melakukan Interaksi Yang Baik 

Interaksi yang baik sangat diperlukan antara guru dan murid, hal ini ditujukan agar para siswa tidak bosan saat guru memberikan pengajaran secara daring. 

Banyak kejadian siswa yang tidur dan meninggalkan pelajaran akibat sistem pembelajaran yang dilakukan secara online. Guru harus bisa melakukan interaksi seefektif mungkin terhadap pendidiknya. 

Memberikan Tugas Kepada Para Peserta Didik 

Tugas yang diberikan kepada para peserta didik ditujukan agar siswa tetap belajar di rumah meskipun tidak menjalani pelajaran secara langsung di sekolah. 

Tugas diberikan melalui media masing-masing dan dikirimkan melalui media yang digunakan oleh para siswa. Akan tetapi, dalam pemberian tugas sebaiknya jangan terlalu berlebihan agar siswa tidak kesal akan pembelajaran secara online hanya karena tugas yang diberikan oleh pesertanya. 

Membantu Kebutuhan Peserta Didik 

Peserta didik mengalami masalah kendala untuk kuota yang harus dikeluarkan dalam sistem pembelajaran secara online. Apabila dari pihak pendidik mampu untuk memberikan kebutuhan para peserta didik bisa memberikannya. 

Kuota internet menjadi salah satu kendala yang menjadi keberatan para peserta. Apalagi jika kedua orang tua mereka mengalami kekurangan akan kuota internet yang dibutuhkan. 

Manajemen yang ditentukan oleh guru anda harus dipatuhi dengan baik supaya sistem pembelajaran yang dilakukan bisa berjalan secara efektif. 

Sistem pembelajaran modern ini juga sudah diatur dalam Pemendikbud no 22 tahun 2016 tentang standar proses dengan prinsip sebagai berikut! 
  • - Peserta didik dari diberi tahu menjadi peserta didik mencari tahu. 
  • - Dari guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar. 
  • - Dari pendekatan tekstual menuju proses sebagai penguatan penggunaan pendekatan ilmiah. 
  • - Dari pembelajaran berbasis konten menuju pembelajaran berbasi kompetensi. 
  • - Pembelajaran parsial menuju terpadu. 
  • - Pebelajaran verbalisme menuju keterampilan aplikatif. 
  • - Peningkatan dan kesemimbangan antara keterampilan fisikal. 
  • - Pembelajaran yang berlangsung di rumah, sekolah, dan di masyarakat. 
  • -Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran. 
Beberapa prinsip pembelajaran tersebut kini sudah berjalan. Anda harus bisa memanfaatkan sistem pembelajaran modern supaya kedepannya bisa menjadi lebih baik. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai manajemen dan sumber belajar daring. Semoga bermanfaat untuk anda, terima kasih.

8/30/2020

Begini Panduan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Berdasarkan Surat Edaran Kemendikbud No 4 Tahun 2020

Begini Panduan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Berdasarkan Surat Edaran Kemendikbud No 4 Tahun 2020


Begini Panduan Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Berdasarkan Surat Edaran Kemendikbud No 4 Tahun 2020


Covid-19 menjadi salah satu ancaman yang mampu mengguncang seluruh dunia. Berbagai dampak telah terjadi akibat adanya Covid-19 ini, salah satunya adalah sistem pembelajaran yang menjadi terganggu. 

Sempat diliburkan secara masal, pendidikan di Indonesia terhenti sejenak sambil mencari soulusi pembelajaran yang efektif. 

Hingga pada akhirnya, kementrian pendidikan dan kebudayaan memerintahkan kepada seluruh siswa untuk belajar secara online. 

Dari pihak pusat juga telah mengeluarkan tata cara dalam pembelajaran dari rumah yang harus dilakukan oleh para siswa. 

Sistem pembelajaran dari rumah tentu berbeda seperti biasanya yang mengharuskan anda bertatap muka secara langsung dengan guru anda sendiri. 

Sistem pembelajaran dari rumah ini hanya bersifat sementara sambil menunggu pandemi ini benar-benar sudah hilang. 

Panduan Belajar di Rumah Menurut Surat Edaran Kemendikbud 


Sistem pembelajaran dari rumah kini sudah diterapkan semenjak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sudah diterapkan oleh pemerintah. 

Dimana semua siswa harus melakukan pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing. Hal itu sudah ditetapkan dalam surat edaran Kemendikbud nomor 4 tahun 2020. 

“Saat ini layanan pembelajaran masih mengikuti SE Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 yang diperkuat dengan SE Sekjen Nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan BDR selama darurat Covid-19” ujar Chatarina. 

Tujuan dilakukannya sistem pembelajaran dari jarak jauh adalah untuk memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan sistem pelayanan selama darurat Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dan mencegah terjadinya penularan Covid-19. 

Poin Penting Panduan Belajar Dari Rumah 


Ada beberapa hal penting yang harus anda ketahui dengan adanya sistem pembelajaran dari jarak jauh sebagai berikut: 

Metode Pelaksanaan BDR 

Metode pembelajaran jarak jauh dari rumah dapat dilakukan dengan menggunakan media smartphone ataupun laptop. 

Hal itu menyesuaikan dari kesanggupan masing-masing para peserta didik. Sistem pembelajaran dilakukan secara online sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan oleh masing-masing pihak sekolah. Pelaksanaan BDR di rumah masing-masing juga mengharuskan anda untuk menggunakan seragam. 

Peran Dinas Pendidikan 

Dari dinas pendidikan sendiri memiliki peran dalam membentuk pendidikan, koordinasi secara daring dengan kemendikbud, melakukan pendataan di setiap daerah, melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan BDR dan memberikan fasilitas pembelajaran daring dan luring. 

Peran Kepala Satuan Pendidikan 

Kepala satuan pendidikan juga memberikan peran terhadap sistem pembelajaran dari rumah masing-masing seperti halnya membuat rencana berkelanjutan pembelajaran, melakukan pembinaan dan pemantauan kepada guru, membentuk tim siaga darurat guna mencegah terjadinya penularan Covid-19, berkoordinasi dan memberikan laporan berkala kepada dinas pendidikan dan pos pendidikan daerah. Peran kepala satuan pendidikan satuan sangatlah penting untuk sistem pembelajaran yang dilakukan secara online. 

Peran Pendidik 

Bagi pendidik juga memiliki peran yang sangat penting, dimana pendidik harus memberikan pengajaran yang efektif. 

Pendidik harus bisa memberikan fasilitas terhadap para siswa yang belajar dengan sistem daring. Salah satu fasilitas yang harus dipenuhi adalah biaya kuota yang menjadikan keberatan para siswa karena harus menghabiskannya dalam jumlah yang banyak. 

Selain itu, para pendidik juga harus berinteraksi dengan murid dan orang tua wali murid supaya efektif untuk pembelajaran yang dilakukan. 

Dengan begitu, para orang tua wali murid tidak akan keberatan dengan sistem pembelajaran yang dilakukan. 

Demikian beberapa informasi mengenai panduan belajar dari rumah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Anda harus mematuhi segala peraturan yang sudah ditentukan. Semoga informasi tersebut bermanfaat, terima kasih. 

8/29/2020

Rangkuman Strategi Mengajar Kreatif dan Interaktif dari Kelas Kreatif

Rangkuman Strategi Mengajar Kreatif dan Interaktif dari Kelas Kreatif

Rangkuman Strategi Mengajar Kreatif dan Interaktif dari Kelas Kreatif



Guru merupakan salah satu sosok yang harus bisa memberikan ilmu bermanfaat untuk anak didiknya. Sesuai dengan istilahnya, guru yaitu digugu dan ditiru. 

Sebagai seorang guru berarti harus memberikan contoh yang baik kepada anak didiknya supaya sikap dan apa yang disampaikan dapat diperhatikan dan dilaksanakan oleh muridnya. 

Dalam sistem pembelajaran di sekolah, guru harus mempersiapkan strategi belajar yang efektif agar para siswa bisa memperoleh pengetahuan dengan mudah. 

Banyak siswa yang bosan ketika mendapatkan sistem pembelajaran yang monoton. Biasanya sistem pembelajaran seperti itu akan kurang efektif bagi siswa yang belajar. 

Guru harus bisa mengajar sekratif mungkin agar para siswa tertarik untuk mendengarkan dan mengikuti arahan yang anda berikan. Selain itu, guru juga harus berinteraktif secara efisien kepada anak didiknya agar bisa bergaul dan tidak minder. 

Anda sebagai seorang guru nantinya tidak akan ditakuti oleh anak didiknya. Hal ini juga akan membantu interaksi para siswa supaya dapat berkomunikasi dengan gurunya. 

Bagaimana Strategi Mengajar Kreatif dan Interaktif Dari Kelas Kreatif? 


Mengingat kondisi saat ini terdampak Covid-19, para guru harus memberikan pelajaran jarak jauh (sistem pembelajaran online). 

Guru akan menyampaikan pengajarannya melalui smartphone yang nantinya akan diketahui oleh para siswa dengan tatap muka melalui media yang digunakan. Setiap guru sudah menentukan penggunaan aplikasi yang dipakai untuk belajar online dari kelas kreatif. 

Supaya siswa senang akan pembelajaran yang didapatkan, guru harus memberikan interaksi yang baik kepada anak didiknya. 

Dimana gaya Bahasa yang digunakan supaya sedikit menghibur para siswa agar tidak mengalami kondisi yang tidak diinginkan seperti mengantuk, lebih memilih untuk bermain game, dan lain sebagainya. 

Dengan begitu, siswa tidak akan menyalahgunakan wewenangnya dalam belajar secara online. 

Selain itu, guru juga harus memberikan berbagai macam pertanyaan kepada setiap anak didiknya. Hal ini agar para peserta bisa lebih fokus dan bersiap-siap untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. 

Hal ini menjadi salah satu kekreatifan seorang guru dalam memberikan pengajaran kepada muridnya. 

Anda bisa menciptakan kreatifitas sendiri dalam sistem pembelajaran yang harus dilakukan supaya membuat peserta didik tertarik. Ada banyak sekali ide kreatif dalam memberikan pengajaran yang baik dan benar. 

Tips Mendapatkan Ide Kreatif Untuk Mengajar 


Bagi anda yang masih belum bisa memberikan pengajaran yang kreatif dan interaktif, anda bisa mendapatkan ide dengan mudah. Beberapa diantaranya seperti : 

  • - Menghubungkan minat dan hobi guru dengan pembelajaran. 
  • - Melatih dan membiasakan pola pikir kreatif. 
  • - Menghubungkan sistem pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. 
  • - Mengambil resiko intelektualitas dengan mencoba pendekatan-pendekatan yang baru. 

Dengan menggunakan ide kreatif tersebut, hal ini akan sangat membantu anda untuk memberikan pembelajaran yang efektif kepada anak didiknya. Ketika anda sudah memulai berjalan, biasanya ide-ide kreatif akan muncul dengan sendirinya. 

Selain itu, ada cara lain yang bisa anda dapatkan untuk mendapatkan ide kreatif, yakni melihat referensi orang lain. 

Anda bisa mencarinya di google ataupun youtube, kedua media ini menjadi salah satu sumber yang paling tepat untuk mencari ide kreatif guru supaya bisa memberikan pembelajaran yang efektif kepada muridnya. 

Ada banyak sekali ide kreatif yang bisa anda dapatkan, pilih sesuai dengan kesenangan anda untuk diaplikasikan langsung dalam sistem pembelajaran di kelas kreatif milik anda. 

Dengan belajar kreatif dan interaktif, siswa akan mendapatkan pembelajaran yang efektif.

8/27/2020

Ini Dia Cara Mudah Upload RPP di Situs Guru Berbagi Kemendikbud

Ini Dia Cara Mudah Upload RPP di Situs Guru Berbagi Kemendikbud

Ini Dia Cara Mudah Upload RPP di Situs Guru Berbagi Kemendikbud


Rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan salah satu pegangan yang dimiliki oleh seorang guru dalam memberikan pelajaran di dalam kelas. 

Tujuan dengan adanya RPP adalah untuk membantu guru dalam memberikan pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi yang ditentukan. 

Dengan adanya RPP juga akan membuat siswa lebih siap siaga dalam menjalankan pembelajaran yang akan dilakukan. Guru harus menyiapkan materi pembelajaran yang penting sesuai yang dibutuhkan oleh para siswanya. 

Pastikan materi pembelajaran yang dibuat sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditentukan. Dengan begitu, siswa akan mendapatkan pembelajaran yang efektif. Hal ini akan membantu proses perkembangan siswa dalam kegiatan belajar mengajar kedepannya. 

Cara Upload RPP di Situs Guru Berbagi Kemendikbud 


Situs guru berbagi menjadi salah satu situs yang sudah ditentukan guna memberikan informasi mengenai RPP yang dibuat oleh masing-masing guru untuk dikumpulkan menjadi satu di situs tersebut. 

Hal ini bertujuan agar para siswa dapat belajar dengan mudah mengenai materi pembelajaran yang sudah disiapkan oleh para guru. 

Bagi anda yang ingin mengupload RPP di situs guru berbagi kemendikbud, ada beberapa cara yang harus dilakukan beberapa diantaranya sebagai berikut! 

  1. Buka terlebih dahulu website resmi guru berbagi dengan mengakses alamat di google https://guruberbagi.kemdikbud.go.id
  2. Lakukan login hingga anda bisa masuk ke dalam SIM guru berbagi. 
  3. Setelah itu, anda akan diarahkan ke dalam halaman beranda situs guru berbagi. 
  4. Pilih menu RPP saya pada menu yang ada pada halaman. 
  5. Bila sudah, nantinya aka nada tampilan daftar RPP yang telah dibuat. 
  6. Klik tmbah RPP. 
  7. Setelah itu, anda akan diarahkan ke halaman menuju formulir pengisian RPP. Pastikan anda mengisi formulir RPP dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan yang diutamakan. 
  8. Klik ikon kamera untuk mengunggah thumbnail yang dijadikan cover atau sampul RPP tersebut. Setelah itu, pilih berkas gambar pada komputer anda, disini anda harus mengetahui keberadaan gambar yang disimpan. 
  9. Isikan judul RPP sesuai dengan ketentuan yang ada, biasanya karakter panjang judul yang dibutuhkan maksmimal 50 karakter. 
  10. Pilih jenis RPP dan isikan deskripsi RPP tersebut dengan maksimal 500 karakter. 
  11. Setelah itu, nantinya ada pilihan tingkat jenjang pendidikan, pilih sesuai dengan kebutuhan anda baik untuk SD, SMP, ataupun SMA. 
  12. Jangan lupa untuk menambahkan tag dengan RPP. 
  13. Setelah itu, lampirkan berkas RPP yang sudah anda buat. 
  14. Klik tombol simpan. 
  15. RPP sudah bisa ditampilkan pada daftar RPP di situs kemendikbud. 

Guru berbagi sendiri merupakan suatu ruang gotong royong bagi guru dan penggerak pendidikan untuk saling membagikan informasi mengenai praktik baik rencana pelaksanaan pembelajaran ataupun praktik. 

Anda juga dapat menemukan berbagai macam referensi mengenai pembelajaran jarak jauh dan daring serta belajar bersama dengan rekan guru lain di ruang aksi yang ada di dalam situs guru berbagi tersebut. 

Situs yang satu ini benar memberikan banyak manfaat untuk para penggunanya dalam membuat RPP. 

Bagi anda yang bingung untuk upload RPP yang sudah dibuat, anda tidak usah khawatir. Dengan mengikuti beberapa cara di atas, anda dapat mengupload RPP dengan mudah di situs berbagi kemendikbud yang sudah disediakan. 

Akan sanagt penting bagi anda untuk memberikan RPP dan menguploadnya di situs tersebut. Hal ini akan bermanfaat bagi orang lain nantinya. 

8/26/2020

 Kurikulum Pendidikan di Masa Pandemi, Berikut Perubahan dari Kemendikbud!

Kurikulum Pendidikan di Masa Pandemi, Berikut Perubahan dari Kemendikbud!

Kurikulum Pendidikan di Masa Pandemi, Berikut Perubahan dari Kemendikbud!


Pandemic COVID-19 menjadikan proses pendidikan di Indonesia ini menjadi terganggu. Hal ini tentu membuat para siswa mengalami perubahan dalam sistem pembelajaran yang dilakukan. 

Dari yang biasanya harus datang ke sekolahan, sekarang harus belajar dari rumah dengan menggunakan media smartphone ataupun teknologi lainnya. 

Melihat itu, Kemendikbud melakukan perubahan besar terhadap perubahan kurikulum pendidikan yang terjadi saat ini. 

Perubahan ditujukan agar siswa tetap dapat memperoleh pendidikan dengan baik meski harus belajar di rumah. 

Perubahan ini terjadi semenjak adanya COVID-19 yang muncul di Indonesia karena belum usai sampai saat ini. Maka dari itu, siswa pun harus mengikuti peraturan yang sudah ditentukan. 

Perubahan Kemendikbud Kurikulum Masa Pandemi 


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia telah melakukan penyederhanaan kurikulum selama masa pandemic Covid-19. 

Hal ini dilakukan supaya mencegah terjadinya penularan terhadap dampak virus yang satu ini. Hal itu diungkapkan langsung oleh ketua Kemendikbud mengenai perubahan kurikulum masa pandemi ini. 

“Kami telah menyusun kurikulum darurat yaitu penyederhanaan kompetensi dasar yang ditunggu-tunggu. Ini ada di semua jenjang” ujar Nadiem Awar Makarim. 

Hal itu telah dijelaskan Kemendikbud telah mengurangi secara dramatis Kompetensi Dasar untuk setiap mata pelajaran yang diterimanya. 

Kurikulum ini merupakan kurikulum darurat yang dijalankan selama masa pandemic Covid-19. Hasil yang didapatkan juga merupakan hasil dari saringan kurikulum 2013. 

Kurikulum ini ditujukan pada materi yang diangga sebagai pondasi ke jenjang kompetensi berikutnya. Sebab, ia menilai jika terlalu banyak fokus dalam pembelajaran artinya tidak fokus sama sekali. 

Beberapa contoh dari penyederhanaan kurikulum masa pandem ini diantaranya adalah untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 SD, KD yang dikurangi sebanyak 45%. 

Berbeda dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 2 SD yang dikurangi sebanyak 40%. Sementara untuk tingkat SMP KD nya akan dikurangi sebanyak 56% dan untuk tingkat SMA dikurangi 61%. 

Dengan ini akan memberikan harapan besar agar siswa tidak terbebani dengan banyaknya kompetensi dasar secara psikologis. 

Dengan begitu, siswa akan lebih tenang secara psikologis karena materi yang diberikan tidak terlalu banyak. 

Untuk para guru pun harus mamahaminya karena hal ini akan sangat penting untuk perkembangan muridnya. 

Guru harus memberikan materi yang penting untuk dipelajari para muridnya agar bisa mendapatkan materi yang masuk. 

Begitu juga dengan orang tua, adanya perubahan kurikulum di masa pandemi ini akan menjadikan anaknya dapat diawasi secara langsung oleh kedua orang tua. 

“Mereka boleh menggunakan kurikulum 2013 silahkan, tapi bagi yang membutuhkan kurikulum yang lebih sederhana diperbolehkan menggunakan kurikulum darurat” ujarnya. 

Kurikulum di masa pandemic ini tidak wajib dilakukan bilamana sekolah sudah memiliki cara lain untuk mengajar. 

Kemendikbud telah memahami bahwa selama masa PJJ ini tidak sedikit sekolah yang sudah melakukan penyederhanaan kurikulum sendiri. 

Sehingga tidak mewajibkan bagi setiap sekolah untuk mengikuti kurikulum di masa pandemi Covid-19 ini. 

Harapan besar bagi semua orang mengenai virus Covid-19 agar cepat usai. Sehingga, pendidikan dapat dilanjutkan kembali seperti semula yang mengharuskan anak-anak untuk datang ke setiap sekolahan. 

Banyak dari mereka yang sudah menanti-nantikan keberangkatan sekolahnya dan merasakan bosan ketika harus belajar di rumah sendiri. 

Demikian beberapa informasi mengenai perubahan kurikulum yang terjadi di masa pandemi Covid-19 ini yang telah diputuskan oleh Kemendikbud. Semoga informasi tersebut bermanfaat untuk anda, terima kasih.

4/18/2020

Permendikbud No 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Petunjuk Teknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

Permendikbud No 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Petunjuk Teknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

Cadiak.id  Tepat pada tanggal 28 Februari 2020 yang lalu Pemerintah melalui Kemdikbud telah berhasil menerbitkan peraturan Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020. Belum lama ini Kemdikbud kembali menerbitkan aturan Nomor 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Petunjuk Teknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan. Aturan perubahan ini diterbitkan didasarkan atas peristiwa luar biasa Corona Virus.

Permendikbud No 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Petunjuk Teknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan


Dalam pertimbangannya Permendikbud No 20 Tahun 2020 berbunyi:
  1. bahwa dalam upaya mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah sebagai akibat dari meningkatnya dampak penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) terhadap pembelajaran pada satuan pendidikan, perlu adanya perubahan kebijakan penggunaan dana alokasi khusus nonfisik bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan;
  2. bahwa ketentuan mengenai menu penggunaan dana alokasi khusus nonfisik bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020 belum mengakomodir penggunaan dana untuk operasional pembelajaran dari rumah, sehingga perlu diubah;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 dan angka 2, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020;
Adapun isi lengkap pasal 9A menurut Permendikbud Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Juknis BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020 adalah sebagai berikut:

1) Selama  masa  penetapan  status  Kedaruratan  Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, DAK  Nonfisik  BOP  PAUD dapat  digunakan  oleh  Satuan Pendidikan dengan ketentuan sebagai berikut:
a.  komponen  kegiatan  pembelajaran  dan  bermain dapat digunakan untuk:
1.  pembelian pulsa atau paket data bagi pendidik dan  peserta  didik  dalam  pelaksanaan pembelajaran dari rumah; dan/atau
2.  layanan pendidikan daring berbayar;
b.  komponen kegiatan  pendukung  dapat  digunakan untuk:
1.  pembiayaan honor pendidik dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah; dan/atau
2.  pembelian  cairan  atau  sabun  pembersih tangan,  pembasmi  kuman  (disinfectant), masker, atau penunjang kebersihan lainnya.

2)  Selama  masa  penetapan  status  Kedaruratan  Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, DAK  Nonfisik  BOP  Kesetaraan dapat  digunakan  oleh Satuan Pendidikan dengan ketentuan sebagai berikut:
a.  komponen kegiatan  pendukung  dapat  digunakan untuk  pembiayaan  honor  pendidik  dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah;
b.  komponen kegiatan  administrasi  dan  lainnya  dapat digunakan untuk:
1.  pembelian pulsa atau paket data bagi pendidik dan  peserta  didik  dalam  pelaksanaan pembelajaran dari rumah; 
2.  layanan pendidikan daring berbayar; dan/atau
3.  pembeliaan  cairan  atau  sabun  pembersih tangan,  pembasmi  kuman  (disinfectant), masker, atau penunjang kebersihan lainnya.

3)  Penggunaan  DAK  Nonfisik  BOP  PAUD  dan  BOP Kesetaraan  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  dan ayat  (2)  tidak  menggunakan  ketentuan  besaran persentase  sebagaimana  tercantum  dalam  Lampiran Peraturan  Menteri  Nomor  13 Tahun  2020  tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Anggaran 2020.

4)  Ketentuan  penggunaan DAK  Nonfisik  BOP  PAUD  dan BOP  Kesetaraan  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dan ayat (2) mulai berlaku sejak bulan April tahun 2020 sampai  dengan  dicabutnya  penetapan  status Kedaruratan  Kesehatan  Masyarakat  Covid-l9  oleh Pemerintah Pusat.

Bagi bapak/ibu dapat mendownload dan membaca Juknis BOP PAUD 2020 - Permendikbud No 20 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Petunjuk Teknis DAK Nonfisik BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan  melalui tautan dibawah ini:

4/16/2020

Permendikbud No. 19/2020 tentang Perubahan Juknis BOS Reguler No. 8/2020

Permendikbud No. 19/2020 tentang Perubahan Juknis BOS Reguler No. 8/2020

Cadiak.id - Sebelumnya kami telah menerbitkan artikel mengenai Permendikbud No. 8 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler. Tepat pada hari selasa tanggal 15 April 2020 Kemdikbud telah melakukan Perubahan atas peraturan tersebut. Perubahan ini berhubung dengan wabah covid-19, perubahan ini pada dasarnya memberikan dasar bagi Kepala Sekolah untuk mengambil keputusan atas kejadian pandemi corona ini. 

Permendikbud No. 19/2020 tentang Perubahan Juknis BOS Reguler No. 8/2020

Bahwa Permendikbud No. 19/2020 tentang Perubahan Juknis BOS Reguler No. 8/2020 ini diterbitkan dengan pertimbangan sebagai berikut:
  1. bahwa dalam upaya mendukung pelaksanaan pembelajaran dari rumah sebagai akibat dari meningkatnya dampak penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) terhadap pembelajaran pada satuan pendidikan, perlu adanya perubahan kebijakan pembiayaan operasional sekolah melalui dana bantuan operasional sekolah reguler yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler;
  2. bahwa ketentuan mengenai komponen pembiayaan dalambantuan operasional sekolah reguler yang diatur dalamPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BantuanOperasional Sekolah Reguler belum mengakomodir penggunaan dana untuk operasional pembelajaran darirumah, sehingga perlu diubah;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler.
Adapun point-point penting yang dirubah pada Permendikbud No. 19/2020 ini adalah sebagai berikut: Pasal 1 Permendikbud No 19/2020 bahwa Ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 99) diubah sebagai berikut: “Di antara Pasal 9 dan Pasal 10 disisipkan 1 (satu) pasal yakni Pasal 9A”

Adapun bunyi pasal 9A berdasarkan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 Tentang Perubahan Juknis BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Reguler Tahun 2020, adalah sebegai berikut:

(1) Selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat, sekolah dapat menggunakan dana BOS Reguler dengan ketentuan sebagai berikut:

a. pembiayaan langganan daya dan jasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf g dapat digunakan untuk pembelian pulsa, paket data, dan/atau layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan/atau peserta didik dalam rangka pelaksanaan pembelajaran dari rumah; dan
b. pembiayaan administrasi kegiatan sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 2 huruf e dapat digunakan untuk pembelian cairan atau sabun pembersih tangan, pembasmi kuman (disinfectant), masker atau penunjang kebersihan lainnya.

(2) Ketentuan pembayaran honor paling banyak 50% (lima puluh persen) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (3) tidak berlaku selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat.

(3) Pembiayaan pembayaran honor sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberikan kepada guru yang berstatus bukan aparatur sipil negara dan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. tercatat pada Dapodik per 31 Desember 2019;
b. belum mendapatkan tunjangan profesi; dan
c. memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah dalam masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

(4) Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) mulai berlaku sejak bulan April tahun 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-l9 oleh Pemerintah Pusat.

Untuk pemahaman yang lebih komprehensif silahkan bapak/ibu dapat mendownload dan membaca Permendikbud No. 19/2020 tentang Perubahan Juknis BOS Reguler No. 8/2020 TERBARU  melalui tautan dibawah ini:

4/13/2020

SE No. 9/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Penyetaraan Lulusan Program Paket A,B dan C

SE No. 9/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Penyetaraan Lulusan Program Paket A,B dan C

Cadiak.id - Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Non1or 4 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Desease (Covid-19), pada butir kebijakan No. l.c. disebutkan bahwa dengan dibatalkannya UN tahun 2020, maka  proses penyetaraan bagi lulusan progran, Paket A,  progran, Paket B, dan program Paket C akan ditentukan kemudian. 
SE No. 9/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Penyetaraan Lulusan Program Paket A,B dan C
Menindaklanjuti hal tersebut maka pelaksanaan penyetaraan lulusan Pendidikan Kesetaraan Tahun Ajaran 2019/2020 diatur sebagai berikut. 

1. Ujian Pendidikan Kesetaraan Progran, Paket A, Paket 8, dan Paket C n1elalui penilaian kelulusan yang dilaksanakan oleh n,asing-masing satuan pendidikan;
2. Hasil Ujian Pendidikan Kesetaraan Program Paket A, Paket B, dan Paket C diakui sebagai penyetaraan kelulusan;
3. Ujian Pendidikan Kesetaraan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Ujian Pendidikan Kesetaraan dalan, bentuk tes yang mengumpulkan peserta didik tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelun1 terbitnya surat edaran ini;
  • Ujian Pendidikan Kesetaraan dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;
  • Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang telah melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan sebelum terbitnya surat edaran ini dapat menggunakan hasil penilaian untuk 111enentukan kelulusan peserta didik; dan
  • SKB dan PKBM yang belum melaksanakan Ujian Pendidikan Kesetaraan dapat menggunakan nilai lima sernester terakhir. Nilai sen,ester genap kelas terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;
4. Peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan adalah peserta didik yang sudah terdaftar pada BIO-UN Tahun Ajaran 2019/2020;
5. Kepala SKB dan PKBM wajib memasukkan basil Ujian Pendidikan kesetaraan ke Dapodik paling lambat tanggal 30 Juni 2020.

Bagi yang ingin mendownload dan membaca Surat Edaran tersebut diatas dapat dilihat pada laman dibawah ini:



Juknis Pengelolaan BOS Madrasah dan BOP RA No. 1801 Perubahan

Juknis Pengelolaan BOS Madrasah dan BOP RA No. 1801 Perubahan

Cadiak.id - Sehubungan dengan telah diterbitkannya Juknis Pengelolaan BOP RA dan BOS Madrasah No. 7330 tahun 2020 tentang Petunjuk teknis Pengelolaan Biaya Operasional Raudlatul Athfal dan Biaya Operasional Sekolah Madrasah tahun 2020 yang merupakan pedoman bagi Pemangku kepentingan dalam melakukan pengelolaan, penggunaan, dan pertanggungjawaban dana Bantuan Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah 2020, baik bagi Tim Pengendali dan Pengelola Bantuan di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, maupun Satuan Pendidikan Raudlatul Athfal (RA) dan Madrasah (MI, MTs, MA, maupun MAK). Saat ini Kemenag telah menerbitkan aturan No. 1801 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan No. 7330 tahun 2020 tentang Petunjuk teknis Pengelolaan Biaya Operasional Raudlatul Athfal dan Biaya Operasional Sekolah Madrasah tahun 2020.

Adapun Juknis Pengelolaan BOS Madrasah dan BOP RA No. 1801 Perubahan atas Juknis No. 7330 tahun 2020 TERBARU ini diterbitkan dengan pertimbangan sebagai berikut:
  1. bahwa dalam rangka optimalisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah untuk pencegahan penyebaran COVID-19, perlu mengubah beberapa ketentuan dalam Petunjuk Teknis Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah Tahun Anggaran 2020; 
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7330 Tahun 2109 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional Sekblah pada Madrasah Tahun Anggaran 2020.
Bagi bapak/ibu dapat mendownload dan membaca Juknis Pengelolaan BOS Madrasah dan BOP RA No. 1801 Perubahan  TERBARU  melalui tautan dibawah ini:

Buku Paket

[Buku Paket][recentbylabel2]

Info Sertifikasi

[Info Sertifikasi][recentbylabel2]
Notification
Selamat datang di Cadiak.id jangan lupa untuk mengikuti Sosial Media kami. Untuk Try-Out UTBK dan CPNS Online Gratis silahkan kunjungi Kolompendidikan.id
Done